Wensly Peniel Raprap
STT Gereja Protestan Indonesia Papua

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi     Pembelajaran  Hybrid   Berbasis   Teknologi  dan Dampaknya pada Kualitas Pendidikan Mansori; Wensly Peniel Raprap; Muhammad Faizul Husnayain; Tatik Safiqo; Bungsu Keumala Sari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/1930mb91

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama dalam metode pembelajaran yang digunakan oleh lembaga pendidikan. Salah satu inovasi yang berkembang adalah penerapan pembelajaran hybrid berbasis teknologi, yaitu model pembelajaran yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran daring melalui pemanfaatan berbagai platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran hybrid berbasis teknologi serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari tenaga pendidik, peserta didik, serta pihak pengelola lembaga pendidikan yang terlibat dalam pelaksanaan pembelajaran hybrid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran hybrid berbasis teknologi mampu meningkatkan fleksibilitas, interaktivitas, serta keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penggunaan berbagai media digital seperti platform pembelajaran daring, video pembelajaran, serta forum diskusi online membantu menciptakan proses belajar yang lebih menarik dan efektif. Selain itu, teknologi juga memudahkan pendidik dalam mengelola materi pembelajaran, memberikan tugas, serta melakukan evaluasi terhadap perkembangan belajar peserta didik. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran hybrid, seperti keterbatasan akses internet, ketersediaan perangkat teknologi, serta keterampilan digital tenaga pendidik yang masih perlu ditingkatkan.
Peran Media Pembelajaran Digital terhadap Minat Belajar Mahasiswa di Era Teknologi Rieneke Ryke Kalalo; Asmuki; Wensly Peniel Raprap; Anggitya Alfiansari; Sa'diyah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 1 (Spesial Issue) (2026): "Dharma Samudera"
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/pbs50r15

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam proses pembelajaran di pendidikan tinggi, khususnya melalui pemanfaatan media pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media pembelajaran digital terhadap minat belajar mahasiswa di era teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa perguruan tinggi yang mengikuti pembelajaran berbasis media digital. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berperan dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa melalui penyajian materi yang lebih menarik, interaktif, dan variatif. Media digital juga mendorong keaktifan mahasiswa, memberikan fleksibilitas dalam proses belajar, serta membantu pemahaman materi pembelajaran. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan dalam pemanfaatan media pembelajaran digital, seperti keterbatasan akses internet, perbedaan tingkat literasi digital mahasiswa, serta desain media pembelajaran yang kurang interaktif. Oleh karena itu, efektivitas media pembelajaran digital sangat bergantung pada kualitas perancangan media dan kemampuan dosen dalam mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran digital merupakan sarana pendukung yang penting dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa, terutama apabila dikombinasikan dengan pembelajaran tatap muka melalui pendekatan blended learning.