Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEJADIAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KLINIK PRATAMA BNN GRESIK Rahayuningrum, Lina Madyastuti; Nurhani, Nurhani; Syaiful, Yuanita
Journals of Ners Community Vol 10 No 1 (2019): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v10i1.844

Abstract

Masa remaja sebagai masa peralihan sering tidak terkontrol hingga mudah terjerumus pada perilaku yang berdampak buruk bagi dirinya maupun orang lain. Kecenderungan mencoba hal-hal baru akan sangat rentan bagi remaja untuk melakukan penyalahgunaan narkoba. Peran dan keterlibatan orang tua dalam pelaksanaan pola asuh orang tua menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba remaja. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan hubungan pola asuh orang tua dengan kejadian penyalahgunaan narkoba pada remaja di Klinik Pratama BNN Gresik.Penelitian ini menggunakan design cross sectional. Metode sampling menggunakan Total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang. Variabel independen adalah pola asuh orang tua. Variabel dependen adalah kejadian penyalahgunaan narkoba pada remaja. Data diambil dengan lembar kuesioner pola asuh dan penyalahgunaan narkoba. Analisa data menggunakan spearman rank  dengan nilai p?0,01.Hasil penelitian menunjukkan separuh orang tua menerapkan pola asuh otoriter (50%). Kejadian penyalahgunaan narkoba remaja paling banyak pada kategori pecandu (66,7%). Hasil perhitungan didapatkan nilai spearman ranktest antara pola asuh orang tua dengan kejadian penyalahgunaan narkoba remaja  p = 0,006 dengan nilai koefisien r = 0,742. Artinya ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan kejadian penyalahgunaan narkoba pada remaja di Klinik Pratama BNN Gresik dengan tingkat hubungan yang kuat. Orang tua sebaiknya hadir bagi remaja dengan sikap terbuka dan menumbuhkan nilai-nilai positif agar remaja tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Kejadian Penyalahgunaan Narkoba, RemajaDOI: 10.5281/zenodo.3549141
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga di Kelurahan Tampa Garam Kota Sorong Papua Barat Daya Bintari, Wisang Candra; Amin, Muhammad; Waly, Nur Aeni; Wangsi, Mitta Muthia; Lestari, Bekti Wiji; Nurhani, Nurhani; Howay, Korintus; Kambu, John Regen
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1312

Abstract

This community service activity was carried out with the aim of enhancing the ability of housewives to manage family finances effectively and wisely in Tampa Garam Village, Sorong City, Southwest Papua Province. The low level of financial literacy among housewives in this area has become the main issue, resulting in limited skills in financial planning, recording expenses, and determining family financial priorities. To address these problems, the training program was designed through four stages: socialization and interactive discussion, core material training, assistance in budget preparation, and evaluation through group discussions. A total of 23 participants took part in this activity and gained comprehensive understanding of the five key steps in family financial management, which include budgeting, determining expenditure priorities, managing debt responsibly, developing saving and investing habits, and monitoring and evaluating family financial conditions regularly. The results of the training indicate a significant improvement in participants’ knowledge and skills, especially in creating more structured financial plans based on household needs. Participants were able to prepare clearer family budgets, set expenditure priorities wisely, and understand the risks associated with poor debt management. Additionally, they demonstrated increased awareness of the importance of saving and investing as a means of anticipating unexpected financial needs in the future. Overall, this activity successfully achieved its objective by providing tangible benefits for improving family financial literacy and encouraging participants to become more independent in managing household financial matters.