Aztry, Aisiyah
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KEEFEKTIFAN MODEL SINEKTIK DAN PENEMUAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN MENULIS PUISI BERDASARKAN TINGKAT KEMANDIRIAN SISWA KELAS VII SMP Aztry, Aisiyah
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1 No 2 (2012): November 2012
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.562 KB)

Abstract

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT EFEKTIF OLEH MAHASISWA SEMESTER VII FKIP UMSU Aisiyah Aztry
Jurnal Bahastra Vol 2, No 1 (2017): Edisi September 2017
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.575 KB) | DOI: 10.30743/bahastra.v2i1.1717

Abstract

Abstrak. Latar belakang masalah dalam penelitian ini kemampuan mahasiswa dalam menulis kalimat efektif masih kurang.Hal ini disebabkan mahasiswa masih sering kesulitan dalam menulis kalimat efektif.Tujuan penelitian ini adalah 1.untuk mengetahui kemampuan menulis kalimat efektif dengan model  pembelajaran berbasis masalah oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . 2. untuk mengetahui kemampuan menulis kalimat efektif dengan model  pembelajaran konvensional oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . 3. Apakah ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan menulis kalimat efektif oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Penelitian ini dilaksanakan di semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan mengambil sampel 36 orang di kelas eksperimen dan 30 orang di kelas kontrol dari populasi siswa kelas VII yang seluruhnya berjumlah 101 orang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan instrumen penilaian yang digunakan adalah tes esai.Di kelas eksperimen diberi pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan di kelas kontrol diberikan pembelajaran menggunakan model konvensional.Pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji rumus thitung, yaitu untuk mengetahui berapa besar pengaruh variabel X1 dan variabel X2. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan siswa dalam menulis kalimat efektif dengan menggunakan model berbasis masalah memiliki kemampuan dalam kategori baik sekali karena jumlah siswa 15 orang sampel (41,66%) mendapat nilai 80-100 dan kemampuan siswa dalam menulis kalimat efektif dengan menggunakan model konvensional memiliki kemampuan dalam kategori cukup karena 15 orang sampel (50%) mendapat nilai 56-65. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa hipotesis diterima karena thitung  ttabel (3,390 1,669) maka hipotesis yang berbunyi “ Adanya pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan menulis kalimat efektif oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ”. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Menulis Kalimat                      EfektifAbstract.The background of the problem in this study is the ability of students to write effective sentences is still lacking. This is because students still often have difficulty writing effective sentences. The purpose of this study is 1. to find out the ability to write effective sentences with a problem-based learning model by VII semester students of Muhammadiyah University of North Sumatra Learning Year 2018-2019. 2. to find out the ability to write effective sentences with conventional learning models by VII semester students of the University of Muhammadiyah Sumatera Utara Learning Year 2018-2019. 3. Is there an effect of the problem-based learning model on the ability to write effective sentences by VII semester students of Muhammadiyah University of North Sumatra Learning Year 2018-2019. This research was conducted in the seventh semester of the Muhammadiyah University of North Sumatra by taking a sample of 36 people in the experimental class and 30 people in the control class from a population of class VII students totaling 101 people. The method used is the experimental method and the assessment instrument used is the essay test. In the experimental class given learning using a problem-based learning model and in the control class learning is given using conventional models. The management and analysis of data is done by using the t-test formula, which is to find out how much influence X1 and X2 variables have. From the results of the study it is known that the ability of students to write effective sentences using problem-based models has the ability in excellent categories because the number of students of 15 samples (41.66%) scored 80-100 and students' ability to write effective sentences using conventional models have the ability in a sufficient category because 15 sample people (50%) scored 56-65. From the results of the study, it can be seen that the hypothesis is accepted because tcount t table (3.390 1.669) then the hypothesis which reads "There is an influence of problem-based learning model on the ability to write effective sentences by VII semester students of North Sumatra Muhammadiyah University 2018-2019".Keywords: Problem Based Learning Model, Writing Effective Sentences
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KALIMAT EFEKTIF OLEH MAHASISWA SEMESTER VII FKIP UMSU Aisiyah Aztry
Jurnal Bahastra Vol 4, No 1 (2019): Edisi September 2019
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/bahastra.v4i1.3188

Abstract

Abstrak. Latar belakang masalah dalam penelitian ini kemampuan mahasiswa dalam menulis kalimat efektif masih kurang.Hal ini disebabkan mahasiswa masih sering kesulitan dalam menulis kalimat efektif.Tujuan penelitian ini adalah 1.untuk mengetahui kemampuan menulis kalimat efektif dengan model  pembelajaran berbasis masalah oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . 2. untuk mengetahui kemampuan menulis kalimat efektif dengan model  pembelajaran konvensional oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . 3. Apakah ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan menulis kalimat efektif oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara . Penelitian ini dilaksanakan di semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan mengambil sampel 36 orang di kelas eksperimen dan 30 orang di kelas kontrol dari populasi siswa kelas VII yang seluruhnya berjumlah 101 orang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dan instrumen penilaian yang digunakan adalah tes esai.Di kelas eksperimen diberi pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan di kelas kontrol diberikan pembelajaran menggunakan model konvensional.Pengelolaan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji rumus thitung, yaitu untuk mengetahui berapa besar pengaruh variabel X1 dan variabel X2. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kemampuan siswa dalam menulis kalimat efektif dengan menggunakan model berbasis masalah memiliki kemampuan dalam kategori baik sekali karena jumlah siswa 15 orang sampel (41,66%) mendapat nilai 80-100 dan kemampuan siswa dalam menulis kalimat efektif dengan menggunakan model konvensional memiliki kemampuan dalam kategori cukup karena 15 orang sampel (50%) mendapat nilai 56-65. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa hipotesis diterima karena thitung  ttabel (3,390 1,669) maka hipotesis yang berbunyi “ Adanya pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan menulis kalimat efektif oleh mahasiswa semester VII Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ”. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Menulis Kalimat                      Efektif Abstract.The background of the problem in this study is the ability of students to write effective sentences is still lacking. This is because students still often have difficulty writing effective sentences. The purpose of this study is 1. to find out the ability to write effective sentences with a problem-based learning model by VII semester students of Muhammadiyah University of North Sumatra Learning Year 2018-2019. 2. to find out the ability to write effective sentences with conventional learning models by VII semester students of the University of Muhammadiyah Sumatera Utara Learning Year 2018-2019. 3. Is there an effect of the problem-based learning model on the ability to write effective sentences by VII semester students of Muhammadiyah University of North Sumatra Learning Year 2018-2019. This research was conducted in the seventh semester of the Muhammadiyah University of North Sumatra by taking a sample of 36 people in the experimental class and 30 people in the control class from a population of class VII students totaling 101 people. The method used is the experimental method and the assessment instrument used is the essay test. In the experimental class given learning using a problem-based learning model and in the control class learning is given using conventional models. The management and analysis of data is done by using the t-test formula, which is to find out how much influence X1 and X2 variables have. From the results of the study it is known that the ability of students to write effective sentences using problem-based models has the ability in excellent categories because the number of students of 15 samples (41.66%) scored 80-100 and students' ability to write effective sentences using conventional models have the ability in a sufficient category because 15 sample people (50%) scored 56-65. From the results of the study, it can be seen that the hypothesis is accepted because tcount t table (3.390 1.669) then the hypothesis which reads "There is an influence of problem-based learning model on the ability to write effective sentences by VII semester students of North Sumatra Muhammadiyah University 2018-2019".Keywords: Problem Based Learning Model, Writing Effective Sentences
Women’s Motivation and Constributions in Digital Literacy Activities: A Lesson from Literary Work Appreciation Aztry, Aisiyah; Damaianti, Vismaia S.; Mulyati, Yeti; Sastromiharjo, Andoyo
Journal of Languages and Language Teaching Vol 12, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.11920

Abstract

This research aims to describe the contribution of women as digital literacy activists and the form of community activities. This research is a phenomenological research, which describes the phenomena that occur with a qualitative approach, descriptive analysis and data collection techniques of interviews, literature studies and documentation. The results of the study were obtained in the form of motivation, contribution and activity of women in digital literacy. Women's motivation is due to an internal drive in the form of self-actualization, values, awareness and empathy. The external impetus is due to the phenomenon of low interest in reading, the influence of social media and the urgency of community education. The form of contribution is in the form of commitment, time, material, ideas and innovation. Forms of digital literacy activities such as reading, writing, discussing and appreciating literary works with a series of activities arranged and agreed upon together and guided by contributors or collaborating with other parties. The implication of the results of this study is that it can be used as a consideration for stakeholders to give appreciation in the form of awards to women digital literacy activists. Providing legal assistance for the legality of digital literary literacy communities, as well as funds for activities and the creation of literary works. Another thing is as a basis for follow-up to hold certified and nationally recognized training or seminars.
MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING DALAM KEMAMPUAN MENULIS ARGUMENTATIF Aztry, Aisiyah
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2020): Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.602 KB) | DOI: 10.30596/bahterasia.v1i1.3740

Abstract

Kemampuan menulis merupakan salah satu materi yang penting dalam pembelajaran di jenjang universitas. Fenomena yang terjadi saat ini adalah masih terdapat kekurangan mahasiswa dalam menulis. Oleh karena itu, diadakanlah penelitian ini untuk mengetahui penerapan model student facilitator and explaining dalam upaya meningkatkan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP UMSU. Dalam penelitian ini, digunakan metode Penelitian tindakan kelas (PTK). Untuk memperoleh data, digunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Pemerolehan data merupakan hasil karangan mahasiswa yang berupa data kualitatif. Hasilnya dianalisis dengan rubrik penilaian serta dinilai dalam bentuk kuantitatif. Hasil analisis data disajikan secara deskriptif. Setelah penelitian, didapatkan hasil bahwa penerapan model student facilitator and explaining mampu meningkatkan kemampuan menulis argumentatif mahasiswa pendidikan bahasa dan sastra Indonesia FKIP UMSU. kemampuan menulis argumentatif mahasiswa mengalami peningkatan dari 46,67% menjadi 76,6% dan meningkat lagi menjadi 80%.Kata Kunci: model pembelajaran, kemampuan menulis, dan menulis argumentatif
Women’s Motivation and Constributions in Digital Literacy Activities: A Lesson from Literary Work Appreciation Aztry, Aisiyah; Damaianti, Vismaia S.; Mulyati, Yeti; Sastromiharjo, Andoyo
Journal of Languages and Language Teaching Vol. 12 No. 4 (2024): October
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jollt.v12i4.11920

Abstract

This research aims to describe the contribution of women as digital literacy activists and the form of community activities. This research is a phenomenological research, which describes the phenomena that occur with a qualitative approach, descriptive analysis and data collection techniques of interviews, literature studies and documentation. The results of the study were obtained in the form of motivation, contribution and activity of women in digital literacy. Women's motivation is due to an internal drive in the form of self-actualization, values, awareness and empathy. The external impetus is due to the phenomenon of low interest in reading, the influence of social media and the urgency of community education. The form of contribution is in the form of commitment, time, material, ideas and innovation. Forms of digital literacy activities such as reading, writing, discussing and appreciating literary works with a series of activities arranged and agreed upon together and guided by contributors or collaborating with other parties. The implication of the results of this study is that it can be used as a consideration for stakeholders to give appreciation in the form of awards to women digital literacy activists. Providing legal assistance for the legality of digital literary literacy communities, as well as funds for activities and the creation of literary works. Another thing is as a basis for follow-up to hold certified and nationally recognized training or seminars.
PEREMPUAN BERLITERASI KRITIS: OPTIMALISASI PERAN IBU DALAM LITERASI KELUARGA Aisiyah Aztry; Vismaia S. Damaianti; Yeti Mulyati; Andoyo Sastromiharjo
MABASAN Vol. 18 No. 1 (2024): Mabasan
Publisher : Balai Bahasa Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62107/mab.v18i1.782

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kemampuan literasi kritis ibu serta mengoptimalisasikan peran ibu dalam literasi keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian ini, yaitu profil ibu dan anak, profil literasi keluarga, dan kemampuan literasi kritis ibu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden telah berusaha untuk membudayakan literasi keluarga di rumah masing-masing. Dalam hal menyediakan bahan bacaan, 75% responden memilih untuk membeli, 20% responden memilih untuk mengunduh, dan 5% responden  memilih untuk meminjam dari perpustakaan. Dalam hal strategi literasi keluarga, 20% responden telah menyusun program literasi keluarga, sedangkan 80% responden belum menyusun program literasi keluarga. Program literasi keluarga yang telah disusun oleh 20% responden memiliki perbedaan karena disesuaikan dengan karakteristik keluarga masing-masing. Setelah dilakukan penyuluhan untuk mengoptimalisasikan peran ibu dalam literasi keluarga, dapat diketahui kemampuan berpikir kritis ibu berada dalam kategori sangat baik dan baik. Dengan demikian, ibu dapat memahami bahwa dalam berliterasi, yaitu mencari, menerima, mengelola, memproses, dan menyebarkan informasi dibutuhkan daya berpikir kritis. 
LITERASI DIGITAL DAN PERAN PEREMPUAN DALAM MEMBUDAYAKAN ETIKA BERBAHASA Aisiyah Aztry; Winarti Winarti; Mutia Febriyana; Desti Fatin Fauziyyah
Bahterasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jpbsi.v7i2.30806

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan literasi digital dan peran perempuan dalam membudayakan etika berbahasa di era digital melalui pendekatan systematic literature review. Kajian dilakukan terhadap 30 artikel ilmiah yang dipilih secara sistematis dari basis data Scopus, Google Scholar, DOAJ, dan Garuda pada rentang tahun 2016–2026 melalui tahapan identifikasi, penyaringan, penilaian kualitas, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan lima tema utama, yaitu (1) rendahnya kesadaran etika berbahasa di media digital, (2) literasi digital sebagai fondasi etika komunikasi, (3) peran strategis perempuan dalam membangun komunikasi yang empatik, (4) tantangan perempuan berupa cyberbullying dan kekerasan verbal, serta (5) pentingnya pendidikan literasi digital berbasis karakter. Novelty penelitian ini terletak pada integrasi literasi digital, perspektif gender, dan etika berbahasa ke dalam satu kerangka konseptual yang menempatkan perempuan sebagai penggerak dalam membentuk budaya etika komunikasi di ruang digital. Kontribusi ilmiah penelitian ini berupa kerangka konseptual penguatan etika berbahasa yang dapat menjadi landasan bagi pengembangan pendidikan literasi digital dan kebijakan komunikasi digital yang lebih humanis.