Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA JEPANG MELALUI MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN DARING DI SMK KESEHATAN SADEWA Rosi Rosiah; Arsyl Elensyah Rhema Machawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i1.6664

Abstract

Abstrak: Pada tahun 2017 pemerintah Jepang dengan pemerintah Indonesia sudah membuat perjanjian IJEPA terutama dalam bidang kesehatan dengan mengirimkan perawat dari Indonesia untuk bekerja sebagai perawat di Jepang. Perawat yang diperlukan oleh pemerintah Jepang tidak hanya perawat lulusan S1 dan D3. Bahkan perawat yang berasal dari SMK Kesehatan pun mempunyai peluang pekerjaan yang sama. Untuk menghadapi peluang tersebut SMK Kesehatan menjawab dengan memasukan mata pelajaran bahasa Jepang ke dalam kurikulumnya baik untuk kegiatan intrasekolah maupun ekstrasekolah. Dalam kondisi Pandemi saat ini dimana pembelajaran semua dilaksanakan secara online sehingga sangat penting memilih media yang digunakan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melatih kemampuan Bahasa Jepang siswa SMK Kesehatan Sadewa dan untuk mengetahui respons siswa setelah mendapatkan pelatihan. Pelatihan dilaksanakan dua kali pada tanggal 21 dan 23 Juli 2021 dengan peserta 25 siswa SMK Kesehatan Sadewa kelas XII Asisten Keperawatan 3. Pelatihan dilaksanakan dengan materi penjelasana manfaat video pembelajaran, Kosakata dan pola kalimat Bahasa Jepang. Berdasarkan survei yang dibagikan kepada peserta. Peserta merasa media dan materi yang disampaikan menarik dan sangat bermanfaat. Abstract:  In 2017 the Japanese government and the Indonesian government had made an IJEPA agreement, especially in the health sector, by sending nurses from Indonesia to work as nurses in Japan. Nurses needed by the Japanese government are not only nurses who graduate from S1 and D3. Even nurses from Health Vocational Schools have the same job opportunities. The Health Vocational School responded by incorporating Japanese subjects into its curriculum for both Intra-school and extra-school activities to face this opportunity. In the current Pandemic conditions where all learning is carried out online, it is essential to choose the media used. This service aims to train the Japanese language skills of the Sadewa Health Vocational School students and to find out the student's response after receiving the training. The training was conducted twice on 21 and 23 July 2021 with 25 Sadewa Health Vocational School class XII Nursing Assistant 3. The training was carried out with material explaining the benefits of learning videos, Japanese vocabulary, and sentence patterns. Based on the survey distributed to participants. Participants felt that the media and materials presented were exciting and very useful.
Upaya Meningkatkan Literasi Anak Melalui Grup Membaca Dongeng Anak Jepang di PAUD Srikandi (Pengabdian di Dusun Sinogo Kelurahan Pagerharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo) Rosi Rosiah; Arsyl Elensyah Rhema Machawan
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.25 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.94

Abstract

Tingkat Gemar Membaca (TGM) Kabupaten Kulonprogo, menurut rri.co.id TGM masyarakat Kabupaten Kulon Progo dinilai masih baik, bahkan menjadi yang tertinggi di DIY. Namun, secara nasional, TGM Kabupaten Kulon Progo masih rendah dan penyebarannya belum terlalu merata, salah satunya di Dusun Sinogo yang terletak di perbatasan. Gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab semua pemangku kepentingan termasuk dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi sosial, pegiat literasi, orang tua, dan masyarakat. Oleh karena itu, pelibatan publik dalam setiap kegiatan literasi menjadi sangat penting untuk memastikan dampak positif dari gerakan peningkatan daya saing bangsa. Dalam rangka mendukung Gerakan Literasi Nasional melalui program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) ini mencoba untuk meningkatkan budaya literasi pada anak- anak dengan grup membaca dongeng anak dari Jepang. Anak-anak yang dituju adalah siswa PAUD di Dusun Sinogo Kelurahan Pagerharjo Kecamatan Simagaluh Kabupaten Kulonprogo yang dilaksanakan empat kali selama satu bulan dengan metode penyuluhan dan pelatihan. Grup membaca dimulai dengan melaksanakan pemeriksaan gizi, sosilisasi pentingnya membaca, mengajarkan teknik mendongeng, dan praktik mendongeng dongeng Jepang berjudul “Momotarou”. Masyarakat merasa grup membaca sangat penting dan masyarakat akan terus melaksanakan program ini.
Pengenalan Podcast Sebagai Media Pengajaran Di PAUD Anak Samudra, Pedukuhan Ngepet Arsyl Elensyah Rhema Machawan; Rosi Rosiah
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1045

Abstract

Dari hasil observasi permasalahan yang muncul berkenaan dengan kegiatan pembelajaran harus diganti dengan pembelajaran jarak jauh. Dilakukannya sistem pembelajaran jarak jauh tentu memungkinkan terjadinya kendala-kendala, seperti sinyal internet yang terkadang buruk atau pun device yang mengalami malfungsi. Bahkan menurut penuturan pihak kelurahan, masih banyak orang-orang di daerah tersebut yang mengalami kesulitan memakai perangkat internet. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memperkenalkan alternatif media ajar berupa podcast. Langkah yang ditempuh pada pengabdian ini diproses dengan tiga tahap yaitu, 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan; 3) tahap evaluasi hasil dari wawancara menunjukkan penerimaan yang baik dari peserta. Ada pengalaman baru dari peserta yang baru pertama kali merekam bahan ajar menggunakan konsep podcast khususnya menggunakan aplikasi Anchor. Kegiatan ini juga menambah wawasan peserta bahwa pemberian materi ajar atau tugas bisa memanfaatkan aplikasi android yang bisa menambah unsur estetik dengan fitur latar musik atau bunyi jeda sesi
Penyuluhan Optimalisasi Lahan Sempit untuk Masyarakat Tani di Dusun Tegalrejo Bantul Arsyl Elensyah Rhema Machawan; Dedi Suryadi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.55.1068

Abstract

Dari hasil observasi permasalahan yang muncul berkenaan dengan pengelolaan lahan pertanian yang sempit, padahal keperluan masyarakat tani terhadap hasil tani cukup besar, praktik sewa lahan dengan taraf penjualan yang rendah berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat tani. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah memperkenalkan model pertanian perkotaan sebagai alternatif cara bercocok tanam dengan kondisi lahan yang sempit. Langkah yang ditempuh pada pengabdian ini diproses dengan tiga tahap yaitu, 1) tahap persiapan; 2) tahap pelaksanaan ; 3) tahap evaluasi Hasil dari wawancara menunjukkan penerimaan yang baik dari peserta terdapat perubahan cara pandang untuk pengelolaan lahan sempit, menambah wawasan ada potensi untuk mengubah pola pertanian yang bisa menjadi destinasi wisata. Kemudian, peserta juga memiliki motivasi untuk mencoba praktik optimalisasi pengelolaan lahan sempit
Gender Based Conversation Topics of Japanese Native Speakers on Contact Situations with Japanese Learners of Indonesia: First-Time Meeting Encounter Sonda Sanjaya; Meira Anggia Putri; Arsyl Elensyah Rhema Machawan
Chi'e: Journal of Japanese Learning and Teaching Vol 11 No 2 (2023): CHI'E Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang (Journal of Japanese Learning and Teaching
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chie.v11i2.72284

Abstract

This study aims to observe the trends in the categories and types of topics raised by male and female Japanese speakers in conversations with contact situations (with Indonesian speakers) at the first meeting. The conversation is conducted via roleplay in the Japanese language with two settings: a conversation at a cultural exchange event at a university in Indonesia (first setting) and a conversation on a train in Indonesia (second setting). The experiment involved 20 groups consisting of 10 male conversation groups and 10 women's conversation groups. Each group consists of one Japanese-speaking student and one Indonesian-speaking student. Conversations were conducted online using ZOOM and were recorded by researchers. Conversation topics were collected using the conversational engagement-free listening technique and the note-taking technique, in which the researcher listened to the recorded conversations and recorded the topics raised by Japanese speakers. From the data obtained, it is known that male and female Japanese speakers, both in the first and second settings, mainly raise topics related to the Indonesian-Japanese situation and culture. Topics in the category of personal information are also often raised by male and female Japanese speakers in both the first and second settings. In addition, judging from the number of types of topics and the number of occurrences of topics, female Japanese speakers tend to focus less on specific topics. In contrast, male Japanese speakers tend to focus on specific topics.