Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PRODUKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP KOTA TEGAL Hendrayana Hendrayana; Ninik Umi Hartanti
Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Vol 14, No 1 (2018): SAINTEK PERIKANAN
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.403 KB) | DOI: 10.14710/ijfst.14.1.77-80

Abstract

Produktivitas perikanan tangkap Kota Tegal cenderung fluktuatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan alat tangkap cantrang dan untuk mengetahui produktifitas perikanan tangkap di Kota Tegal Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling method. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% kapal di PPP Tegalsari merupakan kapal cantrang. Hasil tangkapan ikan dari tahun 2015-2017 menurun sebesar 30,11%.  Ikan ekonomis seperti kakap merah (Lutjanus bitaeniatus), ikan lidah (Cynoglossus lingua), ikan pari (Dasyatis sp), rajungan (Portunus pelagicus) sulit ditemukan di Perairan Tegal.  Zona penangkapan berubah dimana awalnya dilakukan di Kawasan Perairan Tegal saat  penangkapan dilakukan hingga Kawasan perairan kalimantan. Tegal capture fisheries productivity is fluctuating. The aims of this research was to determained cantrang fishing gear and Tegal capture fisheries productivity. The descriptive method and purposive sampling method was applied in this research. The results showed that 90% of the ship at PPP Tegalsari ships was cantrang ships. Fish catch from 2015-2017 decreased by 30.11%. Economic fish like Lutjanus bitaeniatus , Cynoglossus lingua , Dasyatis sp and Portunus pelagicus hard to find at Tegal Water. There need to be fishing gear and fish target in fishing activities.
Pertumbuhan Ikan Petek (Leiognathus equulus) di Ekosistem Mangrove Perairan Kabupaten Tegal Hendrayana Hendrayana; Intan Herwindra Millyaningrum; Ninik Umi Hartanti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 2 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.631 KB)

Abstract

Ikan petek merupakan salah satu ikan ekonomis penting di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pertumbuhan ikan petek (Leiognathus equulus) di Perairan Kabupaten Tegal. Penelitiandilaksanakan di Perairan Larangan dan Suradadi, Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif. Analisis data pertumbuhan dilakukan dengan menggunakan persamaan Von Bertalanffy. Panjangikan petek di Perairan Larangan berkisar antara 1,6 – 6,9 cm dan Perairan Suradadi berkisar antara 1,6–9,4cm. Pertumbuhan ikan petek di Perairan Larangan diperkirakan mampu mencapai panjang maksimal (L∞)sebesar 7,26 cm, sedangkan di perairan Suradadi sebesar 9,89 cm.
HUBUNGAN PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)DENGAN PENGURANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BREBES Yanti Puji Astutie; Suyono; Mobinta Kusuma; Ninik Umi Hartanti
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 3 No No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi Program Keluarga Harapan (PKH)pada angka kemiskinan di Kabupaten Brebes. Metode pengumpulan dilakukan denganwawancara, observasi, studi pustaka dan penggalian informasi tertulis dari sumber resmiyang relevan, serta Focus Group Discusion (FGD). Lokasi penelitian ini adalah 7Kecamatan dengan cakupan 10 desa yang tergolong dalam wilayah merah. Hasil analisismenunjukkan bahwa keluarga sangat miskin di Kabupaten Brebes tergolong dalamkelompok kemiskinan absolut yang dipicu oleh rendahnya tingkat pendidikan. Temuan lainadalah sebagian besar PKH telah disalurkan tepat sasaran walaupun masih terdapatsebagian kecil keluarga yang tidak layak menerima PKH. Keberadaan PKH hanya sedikitmenurunkan kemiskinan dengan tingkat korelasi -0,189. Keluarga Penerima Manfaat(KPM) menerima satu sampai dua jenis PKH, serta menerima PKH rata – rata dua tahunlebih. Pola konsumsi pembelanjaan KH sebagian besar dgunakan untuk kebutuhan pokokdan biaya sekolah. Hasil lainnya adalah hanya sedikit KPM yang memiliki kesadaranbahwa mereka tidak layak menerima PKH. Kinerja pendamping dipandang cukup baik.KPM sebagian besar merasa puas dengan kinerja pendamping PKH, namun masihmembutuhkan tambahan jumlah pendamping PKH di masa yang akan datang. 
Pengaruh Kombinasi Pakan Pelet Dan Wolffia Arrhiza Terhadap Pertumbuhan Dan Efisiensi Pakan Ikan Nila Salin (Oreochromis Niloticus) Pendederan II Sony Wicaksono; Sutaman; Ninik Umi Hartanti
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 5 (2025): Oktober : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i5.414

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi pakan pelet komersial dan Wolffia arrhiza terhadap performa pertumbuhan benih ikan nila salin (Oreochromis niloticus) pendederan II. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan rasio pelet dan wolffia: Kontrol (100:0), A (85:15), B (75:25), dan C (65:35). Hasil menunjukkan bahwa pemberian pakan kombinasi berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan pertumbuhan panjang mutlak, namun tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap laju pertumbuhan spesifik (SGR). Penurunan performa pertumbuhan pada pakan kombinasi dibandingkan kontrol diduga akibat hambatan serat kasar (selulosa) dinding sel wolffia serta pengalihan energi pakan untuk proses osmoregulasi di media payau (6 ‰) dan adaptasi terhadap fluktuasi amonia (0,4-0,8 mg/l). Rasio konversi pakan (FCR) cenderung meningkat seiring bertambahnya proporsi wolffia, dengan nilai terbaik pada Kontrol (1,5) diikuti Perlakuan A (2,4). Meskipun terjadi penurunan efisiensi pakan, tingkat kelangsungan hidup tetap stabil dan tidak berbeda nyata pada kisaran 79-88%. Penelitian menyimpulkan bahwa Perlakuan A (substitusi 15% wolffia) merupakan dosis paling efektif yang mampu menyokong pertumbuhan dengan performa panjang mutlak yang secara statistik setara dengan kontrol, sehingga berpotensi sebagai alternatif pakan pendorong efisiensi biaya.
Analisis Kelayakan Usaha Teknik Budidaya Rumput Laut (Gracilaria Sp) Yang Berbeda Pada Tambak Tradisional Di Desa Randusanga Kulon Kabupaten Brebes Guntur Bayu Samudra; Nurjanah; Ninik Umi Hartanti
Journal of Golden Generation Multidisciplinary Vol. 1 No. 5 (2025): Oktober : Journal of Golden Generation Multidisciplinary
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggm.v1i5.523

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan serta perekonomian masyarakat pesisir. Teknologi budidaya menentukan produktivitas budidaya dan kelayakan usaha budidaya yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha serta mengevaluasi teknik budidaya rumput laut (Gracilaria sp) pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes. Pertumbuhan rumput laut metode terapung menghasilkan bobot tertinggi dibandingkan metode lepas dasar dan metode dasar. Analisis kelayakan usaha menunjukkan bahwa budidaya rumput laut di lokasi penelitian secara finansial layak untuk dikembangkan. Total biaya produksi per tahun berkisar antara Rp49.980.000 hingga Rp76.445.000, dengan rata-rata keuntungan yang diperoleh petani sebesar Rp24.864.000 hingga Rp53.587.000 per tahun. Nilai Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) seluruh responden berada di atas 1, yakni pada kisaran 1,48 hingga 1,70, yang mengindikasikan bahwa usaha budidaya rumput laut layak dilakukan. Secara keseluruhan, usaha budidaya rumput laut Gracilaria sp. pada tambak tradisional di Desa Randusanga Kulon memiliki prospek yang baik dan dapat dijadikan sumber pendapatan utama bagi masyarakat pesisir setempat. Penerapan metode terapung serta pengelolaan kualitas air yang optimal merupakan sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha budidaya di wilayah tersebut