Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYAKERANG HIJAU (Perna viridisL)DENGAN METODE FLOATING BOX BERBASIS KEMITRAANDI KAWASAN PANTAIKARANGDEMPEL KABUPATEN BREBES Suyono; Narto
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 1 No No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes sangat strategisuntuk dijadikan kawasan pengembangan budidaya kerang hijau(Perna viridis L.).Tujuanpenelitian ini meliputi : 1. Menentukan luas wilayah beserta daya dukung lingkungan perairanpantai yang layak untuk budidaya kerang hijau; 2. Merumuskan strategi pengembanganbudidaya kerang hijauberbasis daya dukung lingkungan dengan pola kemitraan di kawasanperairan pantai Karangdempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes.Penelitian ini dilaksanakanselama dua bulan pada Oktober-Nopember 2016. Penelitian ini menggunakan metodeeksperimen secara observatif. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakananalisis SWOTdalam penyusunan strategi pengembangan budidaya kerang hijau. Hasil penelitianmenunjukan bahwa : 1) Budidaya kerang hijau dengan metode floating box menunjukanpertumbuhan yang positif. Antisipasi perlu dilakukan terhadap adanya potensipencemaran/kandungan logam berat yang terbawa aliran Sungai Cisanggarung; 2)Areal potensialpengembangan budidaya kerang hijau seluas 5 – 10 hektar dari sekitar 30 hektar luas perairanpantai Karangdempel. Strategi pengembangan budidaya kerang hijau di perairan pantaiKarangdempel direkomendasikan sebagai berikut : 1) Pemberdayaan kelompok masyarakatdalam membudidayakan kerang hijau ; 2) Pengaturan kegiatan budidaya kerang hijau secaraterpadu dengan kegiatan lainnya. 3)Peningkatan daya saing kerang hijau Karangdempel; 4)Pelibatan lembaga penelitian untuk mengantisipasi dan mengatasi potensi kandungan logamberat pada kerang hijau; 5) Koordinasi lintas ekologis dan administratif denganpemerintah/masyarakat wilayah perbatasan untuk meminimalisasikan konflik kepentingan. 
HUBUNGAN PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)DENGAN PENGURANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN BREBES Yanti Puji Astutie; Suyono; Mobinta Kusuma; Ninik Umi Hartanti
JURNAL ILMIAH ULTRAS BREBES Vol 3 No No. 2 (2020): Jurnal Ilmiah Ultras Brebes
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Brebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi Program Keluarga Harapan (PKH)pada angka kemiskinan di Kabupaten Brebes. Metode pengumpulan dilakukan denganwawancara, observasi, studi pustaka dan penggalian informasi tertulis dari sumber resmiyang relevan, serta Focus Group Discusion (FGD). Lokasi penelitian ini adalah 7Kecamatan dengan cakupan 10 desa yang tergolong dalam wilayah merah. Hasil analisismenunjukkan bahwa keluarga sangat miskin di Kabupaten Brebes tergolong dalamkelompok kemiskinan absolut yang dipicu oleh rendahnya tingkat pendidikan. Temuan lainadalah sebagian besar PKH telah disalurkan tepat sasaran walaupun masih terdapatsebagian kecil keluarga yang tidak layak menerima PKH. Keberadaan PKH hanya sedikitmenurunkan kemiskinan dengan tingkat korelasi -0,189. Keluarga Penerima Manfaat(KPM) menerima satu sampai dua jenis PKH, serta menerima PKH rata – rata dua tahunlebih. Pola konsumsi pembelanjaan KH sebagian besar dgunakan untuk kebutuhan pokokdan biaya sekolah. Hasil lainnya adalah hanya sedikit KPM yang memiliki kesadaranbahwa mereka tidak layak menerima PKH. Kinerja pendamping dipandang cukup baik.KPM sebagian besar merasa puas dengan kinerja pendamping PKH, namun masihmembutuhkan tambahan jumlah pendamping PKH di masa yang akan datang.