Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Elkawnie

Penentuan Kondisi Tulang Femur Menggunakan Analisis Tekstur Pada Citra Digital Sri Wahyuni
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v1i2.537

Abstract

Rangka (tulang) merupakan struktur penting penyusun tubuh manusia. Terdapat beberapa penyebab yang dapat mengakibatkan kelainan-kelainan pada tulang yang kemudian menggangu efektifitas fungsi tulang. Dalam hal ini patah tulang (fraktur) dan pengapuran tulang (osteoporosis) merupakan 2 kondisi yang sangat sering ditemukan. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian metode pengolahan citra digital dengan analisis tekstur pada penentuan kondisi tulang femur. Secara umum, sistem pengenalan kondisi tulang femur tersebut terdiri dari dua bagian utama, yaitu ekstraksi ciri menggunakan analisis tekstur yang menghitung nilai-nilai statistik citra bersasarkan histogramnya serta klasifikasi dengan metode K nearest neighbor (KNN). K-NN merupakan metode pengenalan objek berdasarkan perhitungan jarak terdekat dengan data pembelajaran. Pada kondisi fraktur ekstraksi ciri dengan operasi morfologi menunjukkan adanya diskontinuitas, hal ini yang kemudian akan menjadi indikasi pada kondisi femur fraktur, begitu pula dengan pengenalan morfologi pada kondisi lainnya. Adapun hasil pengujian dan analisis simulasi sistem menunjukkan bahwa pengujian secara terpisah pada masing-masing kondisi memiliki nilai akurasi yang lebih tinggi dibandingkan pengujian secara bersamaan. Untuk pengujian osteoporosis memiliki nilai akurasi tertinggi yaitu 90%. Perbaikan metode pada tahap pre-processing diharapkan mampu meningkatkan nilai akurasi yang diperoleh begitu juga dengan penambahan jumlah data yang digunakan. Kata kunci :
Pengaruh Penggunaan Jenis Modulasi Sistem HAPS pada Layanan DVB-T Sri Wahyuni
Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v2i2.2689

Abstract

DVB-T (Digital Video Broadcasting- Terresrial) merupakan sebuah standar terbuka dalam transmisi video digital yang telah diakui secara internasional dikeluarkan oleh ETSI. Pada penelitian ini akan menganalisis pengaruh pemilihan jenis modulasi yang digunakan terhadap performansi layanan DVB-T pada sistem High Altitude Platforms Station (HAPS). HAPS yang dikenal sebagai stratospheric broadband adalah sebuah standar infrastruktur telekomunikasi yang serupa dengan satellite, yang ditempatkan di lapisan stratosfer. HAPS dikembangkan untuk menjalankan layanan serupa satellite dengan biaya yang lebih hemat, waktu perealisasian yang jauh lebih pendek dan memiliki cakupan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan infrastuktur terestial saat ini. Kanal HAPS dapat menyediakan hubungan LOS antara platform HAPS dengan user sehingga dapat disimulasikan dengan kanal rician. Berdasarkan hasil penelitian, performansi layanan DVB-T pada sistem HAPS dipengaruhi oleh jenis modulasi dan mode kerja yang digunakan, penggunaan modulasi QPSK dengan mode kerja 8K memberikan performansi paling baik, dengan memenuhi nilai BER yang telah ditentukan yaitu lebih kecil dari 10-4