Yappy F. Saroinsong
Program Studi Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Interaksi Obat Diabetes Pada Pasien Geriatri Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Lapangan Sawang Kabupaten Sitaro Tahun 2016 Rocky Ardiles Lawere; Gideon A. R. Tiwow; Reky R. Palandi; Yappy F. Saroinsong; Jeane Mongi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.98 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v4i2.339

Abstract

Interaksi obat yang buruk didefinisikan sebagai interaksi antara satu atau lebih obat yang mengakibatkan perubahan efektivitas atau toksisitas salah satu obat. Bukti menunjukkan bahwa obat dapat berkontribusi memperburuk sindrom geriatri sendiri atau melalui interaksi obat - obat atau interaksi obat dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi obat diabetes pada pasien geriatri di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Lapangan Sawang. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif, variabel yang diamati meliputi: peresepan obat pada pasien diabetes geriatri, golongan dan jenis obat diabetes yang digunakan, pasien dabetes geriatri, rute pemberian obat diabetes dan interaksi obat – obat diabetes dengan obat lainnya.Hasil penelitian didapati 57 orang pasien geriatri dengan diagnosa diabetes, obat diabetes yang digunakan oleh adalah golongan biguanida yaitu metformin 500 mg dan insulin dengan nama dagangnovorapid, novomix dan levemir.
Penerapan Standar Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Di Kecamatan Tobelo Kota Kabupaten Halmahera Utara Betari Malinda Tuwongena; Ferdy A. Karauwan; Devie R. Lumy; Yappy F. Saroinsong
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.51 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v4i2.340

Abstract

Standar Pelayanan Kefarmasian sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Untuk menjamin mutu pelayanan kefarmasian kepada masyarakat, maka pemerintah mengeluarkan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek sesuai Peraturan Menteri Kesehatan RI. Nomor 35 Tahun 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah standar pelayanan di apotek dikecamatan tobelo kota apakah baik, sedang atau buruk yang meliputih pengelolan sediaan farmasi dan pelayanan farmasi klinik.Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan memakai jenis penelitian survey dengan teknik pengambilan data melalui kuesioner. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Jumlah tenaga kefarmasian yakni apoteker 10 (dari 10 apotek). Tenaga teknis kefarmasian 7 (dari 10 apotek) dan tenaga non teknis 12 ( dari 10 apotek). sebagian besar atau 90% pemilik sarana apotek adalah milik pribadi dan hanya 10% milik BUMN/Perusahan. 20% hadir selama apotek buka, 50% hadir setiap hari pada jam tertentu, 10% hadir 2-3 seminggu dan 20% hadir 1 kali sebulan. Hasil persentase ratarata untuk skor standar pelayanan kefarmasian meliputi pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai serta pelayanan farmasi klinik untuk 10 apotek yang menjadi sampel penelitian yang ada di Tobelo Kota adalah 71,57% atau masuk pada kategori Sedang.