Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multi-Temporal Chlorophyll-A Monitoring in Lake Matano and Towuti Using Landsat 8 OLI Imagery Lalu Muhamad Jaelani; Rossita Yuli Ratnaningsih
Journal of Applied Geospatial Information Vol 3 No 1 (2019): Journal of Applied Geospatial Information (JAGI)
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.352 KB) | DOI: 10.30871/jagi.v3i1.1065

Abstract

Lake Matano and Towuti are two of 15 lake priorities in Indonesia. For preservation purposes, a routine water quality monitoring from satellite is needed. In this study, 11 scenes of Landsat 8 data were processed to produce chlorophyll-a concentration as an indicator of water quality condition on these two lakes. The result showed that water quality in Lake Matano and Towuti were in low cholorphyll-a condition with chlorophyll-a concentration ranged from 0.000– 2.298 mg/m3, 0.000-2.236 mg/m3, respectively. The accuracy of estimated Chlorophyll-a in these two lakes were affected by an inaccurate of atmospheric corrected data. To improve the accuracy, a more accurate atmospheric correction algorithm for Landsat 8 was still required.
Penerapan Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Visual-Spasial untuk Meningkatkan Pemahaman Teori Elemen Kota pada Pendidikan Arsitektur Cahyanti, Pita Asih Bekti; Hidayah, Retna; Ratnaningsih, Rossita Yuli; Amandha, Maitsa
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 3 No. 2 (2026): Volume 3 Issue 2 Februari 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/e463ck97

Abstract

Pemahaman terhadap struktur ruang kota merupakan tantangan bagi mahasiswa arsitektur yang umumnya lebih terbiasa merancang pada skala tapak. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas metode Collaborative Learning berbasis media visual dan spasial dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap teori elemen kota menurut Kevin Lynch. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one-group pretest–posttest dengan subjek 39 mahasiswa Program Studi Arsitektur semester 5. Data diperoleh melalui pre-test, post-test, observasi dosen, dan evaluasi mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi, menghubungkan, dan menerapkan elemen kota melalui kegiatan kolaboratif dan eksplorasi visual. Kegiatan refleksi individu juga memperkuat pemahaman konseptual melalui proses reflection-on-action (Schön, 1983). Kendala utama meliputi keterbatasan waktu dan kompleksitas spasial, namun mahasiswa menilai kolaborasi dan media visual sebagai aspek paling membantu dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Collaborative Learning dengan pendekatan visual-spasial efektif membangun spatial thinking dan kesadaran reflektif mahasiswa, serta berpotensi menjadi model pedagogi kontekstual dalam pendidikan arsitektur. The findings contribute to pedagogical discourse in architectural education by demonstrating the integration of collaborative and reflective learning as a contextual teaching model. Penelitian ini tidak hanya menilai efektivitas metode, tetapi juga menawarkan model konseptual pembelajaran kolaboratif reflektif yang dapat diterapkan secara kontekstual dalam studio arsitektur.