Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

STRATEGI MEWUJUDKAN SUATU ORGANISASI PEMBELAJAR Dingot Hamonangan Ismail
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 5, No 1 (2016): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v5i1.65

Abstract

The era of globalization requires HR organizations or companies who have extensive knowledge and insight as well as a reliable competence. With knowledge (breadth) and reliable competencies, organizations can survive in a highly competitive life by producing superior works and provide benefits to the lives of others. The best container for growing a superior human resources is the presence of a learning organization- organizations that continuously develops its ability, to create the future.Keywords: Globalization, Human Resource Management, Organizational Learning
PELAKSANAAN PENDIDIKAN SOFT SKILLS PADA POLITEKNIK LP3I JAKARTA Dingot Hamonangan Ismail
JURNAL LENTERA BISNIS Vol 5, No 2 (2016): JURNAL LENTERA BISNIS
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/jrlab.v5i2.33

Abstract

Pendidikan Indonesia masih bertahan dan terjebak dengan gaya hard skill. Padahal nyaris setiap hari, iklan lowongan pekerjaan di media cetak maupun di internet  menggunakan kriteria-kriteria soft skill untuk merekrut pegawainya.  Realitas  inilah yang menjadikan pendidikan di Indonesia semakin memprihatinkan. Pengangguran terdidik membludak, padahal dunia industri kesulitan mencari pekerja “siap pakai” karena yang tersedia hanya para pencari kerja yang hanya siap bekerja saja. Tujuan penelitian ini untuk melihat Proses pembelajaran soft skills di Politeknik LP3I Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian Studi Lapangan  (Field Research). Teknik    pengumpulan datanya, melalui observasi dan Studi Pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa konsep pendidikan soft skills di Politeknik LP3I Jakarta cukup bagus. Sayang dalam pelaksanaannya masih perlu dibenahi agar terjadi transformasi (penularan) soft skill bukan hanya pengajaran.Kata kunci: Soft skills, Dunia Industri, Politeknik LP3I Jakarta, Pelatihan, Kepribadian, Emosional Quetions
Persiapan Memasuki Dunia Kerja Bagi Lulusan SMK Generasi Z Retno Widowati; Dingot Hamonangan Ismail; Damdam Damiyana; Ria Estiana; Redjeki Agoestyawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat STIE Surakarta Vol 1 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56456/dimaseta.v1i2.16

Abstract

Siswa SMK setelah lulus memiliki dua pilihan yaitu melanjutkan ke jenjang Pendidikan yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi atau langsung bekerja. Kelemahan dari lulusan SMK generasi Z saat ini adalah informasi terkait persiapan memasuki dunia kerja sangat minim diperoleh, sehingga banyak lulusan SMK yang menjadi pengangguran. Solusi yang dapat dilakukan dalam rangka menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan informasi secara detil mengenai persiapan yang harus dilakukan dalam memasuki dunia kerja di era industri 4.0 dan society 5.0, khususnya mengenai softskill yang dibutuhkan dan juga bagaimana menyusun CV yang menarik dan informatif agar pencari kerja dapat mengetahui kualitas dan kompetensi calon karyawan sebelum menjalani tes seleksi berikutnya. Metode yang dilakukan adalah metode ceramah dengan 5 narasumber yang berbeda. word : generasi Z, SMK, softskill, CV.
PENERAPAN METODE MUHASABAH DALAM PEMBINAAN KARAKTER BAGI SISWA GENERASI Z Dingot Hamonangan Ismail; Retno Widowati; Damdam Damiyana; Redjeki Agoestyawati Agoestyawati; Syubli Abbas; Ria Estiana
JURNAL ABDIMAS PLJ Vol 3, No 1 (2023): JURNAL ABDIMAS PLJ, Juli 2023
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/japlj.v3i1.791

Abstract

In the teaching and learning process, there are three aspects of ability that are targeted, namely knowledge, attitudes, and skills. The balance between these three aspects requires serious attention from teachers and all related parties in schools or in educational institutions. Students are nurtured and educated not only as intelligent, but at the same time have good social sensitivity, morals/character and religion, so that students are born as a religious generation. To achieve these educational goals with religious nuances, teachers are expected to be able to deliver students who have the intelligence to understand good morals through setting an example by showing good behavior so that students can emulate and apply it in everyday life. School is a place of learning for children. The purpose of the school itself is to teach about teaching students to become students who are able to advance the nation. In schools there is interaction between students and their teachers, which is called the teaching and learning process. In the teaching and learning process, of course, it does not always run smoothly or efficiently, but there are also problems encountered in learning, as well as for students at school, of course there are many obstacles or problems faced by students. This happens due to several factors besides that the attitudes and behavior of each student are of course different so that it can cause problems at school whether studying or not. The series of service activities is carried out in three stages. The first stage is observation where universities pay visits to SMKN 16 Jakarta to identify problems that occur in student character during the learning process at school. The second stage is carrying out activities for providing material and muhasabah for students, while the third stage is the evaluation stage related to the implementation of community service.Keyword: character building, muhasabah, generation Z
Optimalisasi Jiwa Kewirausahaan dan Pengelolaan Keuangan UMKM bagi Anggota Dharma Wanita Persatuan Sektor III Mampang Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Retno Widowati; Nurul Giswi Karomah; Syamsurizal Syamsurizal; Dingot Hamonangan Ismail; D. Purnomo
Jurnal Pengabdian Masyarakat STIE Surakarta Vol 2 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56456/dimaseta.v2i2.47

Abstract

Dalam rangka mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta Selatan, Dharma Wanita Persatuan Sektor III Mampang Sudin Gulkarmat memiliki kesempatan untuk memfasilitasi anggotanya dalam pengembangan diri optimalisasi jiwa kewirausahaan dan pengelolaan manajemen keuangan. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah tersebut. Tujuan dari program pelatihan dan pendampingan bagi anggota Dharma Wanita Persatuan Sektor III Mampang Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan aitu menumbuhkan jiwa kewirasuahaan sehingga dapat memulai usaha dalam bentuk UMKM serta pengelolaan keuangannya.. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk pelatihan, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan, sebanyak 80% peserta merasa puas dan bersedia untuk mengikuti kegiatan serupa dan pendampingan ke depannya.
Persiapan Memasuki Dunia Kerja Syamsulrizal; Dingot Hamonangan Ismail; Retno Widowati; damdam damiyana; Edison P. Sirait
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Desember 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v3i1.48

Abstract

Didalam suatu organisasi, karyawan merupakan aset yang sangat bernilai untuk mencapai tujuan. Karyawan adalah ujung tombak organisasi, jadi kunci utama sukses organisasi sebenarnya diawali dengan proses rekrutmen dan seleksi yang baik. Sebelum masuk dunia kerja, maka calon karyawan perlu memahami softskill apa saja yang dibutuhkan organisasi pencari kerja. Pencarian sumber daya manusia yang unggul dilakukan melalui sejumlah proses, salah satunya adalah seleksi administratif melalui Curiculum Vitae (CV). Pada kegiatan seleksi CV, sebelum menjalani tes seleksi berikutnya, organisasi dapat mengetahui kualitas dan kemampuan calon karyawan. Pada siswa di SMKN 48 Jakarta pada bulan September 2024 ada permasalahan yang disebabkan kurangnya pemahaman siswa terkait persiapan memasuki dunia kerja dan teknik menyusun CV yang menarik. Oleh karena itu tim dosen LP3I membantu memberikan pencerahan tentang bagaimana membuat CV yang baik dan menarik.
PENGUATAN KARAKTER KEWIRAUSAHAAN MELALUI OUTBOUND TRAINING DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA TUGU SELATAN SEBAGAI DESTINASI UNGGULAN Inna Hanarti; Dingot Hamonangan Ismail; Aditya Burhan; Rahmi Utami; Harry Jundrio
JURNAL ABDIMAS PLJ Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS PLJ, DESEMBER 2025
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34127/japlj.v5i2.2017

Abstract

Tugu Selatan Village has great potential as a leading tourist destination in Puncak, West Java. However, the main challenge lies in the mental readiness and character of MSMEs in facing global competition. This article discusses the Community Service (PkM) program, a collaborative effort between six universities and a Village-Owned Enterprise (BUMDes). One innovative method used is outbound training to hone teamwork, leadership, and mental toughness. The results show that the experiential learning approach effectively increases the motivation and collaborative character of entrepreneurs in Kampung Koboi and Kampung Susu.
Economic GIG In Indonesia: Challenges And Opportunities For Gen Z And Milenials Joko Nugroho; Verus Hardian; Dingot Hamonangan Ismail; Joko S Dwi Raharjo
Best Journal of Administration and Management Vol 2 No 1 (2023): Best Journal of Administration and Management
Publisher : International Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/bejam.v2i1.112

Abstract

This research discusses how the Development and Implementation of the Gig Economy in Indonesia and how Gen Z and Gen Millennials deal with it. Research using the literature review method shows that Gig Economy has developed in Indonesia, but in its implementation it is still stuck in the transportation and business sectors between goods, food and people. The development of the Gig Economy in Indonesia has not yet explored the creative economy industrial sector and other knowledge-intensive sectors.
PENERAPAN MODEL TRIPLE HELIX DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF SEBAGAI PENGGERAK INKLUSIVITAS EKONOMI NASIONAL: STUDI KASUS KOREA SELATAN Dhiya Aulia Hanifah; Dingot Hamonangan Ismail
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, November 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i2.1098

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model kolaborasi Triple Helix di Korea Selatan dengan menyoroti peran dan strategi masing-masing aktor. Analisis ini bertujuan untuk menarik pelajaran yang dapat diterapkan di Indonesia untuk mengembangkan industri kreatif dan menjadikannya salah satu pendorong inklusivitas ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis jurnal dan publikasi akademik yang membahas penerapan model Triple Helix dan pengembangan industri kreatif di Korea Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pesat industri kreatif di Korea Selatan sangat dipengaruhi oleh kejelasan peran, sinergi yang kuat, dan keselarasan strategis antara universitas, industri, dan pemerintah. Koordinasi yang solid dan visi jangka panjang di antara ketiga aktor memungkinkan pertumbuhan dan inovasi berkelanjutan di sektor ini. Penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi para pembuat kebijakan dan akademisi di Indonesia untuk mengadopsi dan mengadaptasi model Triple Helix seperti yang diterapkan di Korea Selatan. Dengan meningkatkan kolaborasi antara universitas, industri, dan pemerintah, Indonesia dapat mempercepat pengembangan industri kreatif dan menjadikannya sektor strategis untuk pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif.