Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

HUBUNGAN LAMA KERJA DENGAN KEMAMPUAN MEKANISME KOPING PERAWAT DALAM MELAKUKAN ASUHAN KEPERAWATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI DKI JAKARTA DAN BANTEN Julianus Zendarto; Zahrah Maulidia Septimar; Lastri Mei Winarni

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v1i1.16179

Abstract

Coronavirus atau Covid-19 adalah virus yang bemula dari kota Wuhan China dan menyebar ke seluruh dunia sehingga menjadikan tahun 2020 menjadi tahun yang mengkhawatirkan. Perawat merupakan salah satu bagian dari tenaga kesehatan yang menangani wabah ini. Beban dan lama kerja yang dirasakan dapat mempengaruhi mekanisme koping perawat dalam memberikan asuhan keperawatan selama pandemic ini.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja dengan kemampuan mekanisme koping perawat dalam melakukan asuhan keperawatan selama pandemi COVID-19 di DKI Jakarta dan Banten. Dari hasil penelitian perawat yang memiliki mekanisme koping adaptif sebanyak 392 (99%), dan lama kerja > 10 tahun yang memiliki mekanisme koping adaptif terbanyak 93 (100%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lama kerja dengan mekanisme koping perawat dalam melakukan asuhan keperawatan saling berhubungan dengan P Value 0,05.Kata Kunci : Asuhan Keperawatan, Hubungan Kerja, Mekanisme koping
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kecemasan Perawat Covid-19 Selama Pandemi di Indonesia Rudi Haryanto; Zahrah Maulidia Septimar
The Indonesian Journal of Infectious Diseases Vol 6, No 1 (2020): The Indonesian Journal of Infectious Disease
Publisher : Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof Dr. Sulianti Saroso

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32667/ijid.v6i1.90

Abstract

Latar Belakang: Perawat yang terlibat langsung dalam penanganan dan perawatan pasien COVID-19 beresiko mengalami gangguan psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pada perawat yang merawat pasien COVID-19 selama pandemi di Indonesia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional pada 336 perawat yang merawat pasien COVID-19 di rumah sakit di berbagai wilayah di Indonesia. Pengambilan data penelitian ini menggunakan kuesioner Hospital Anxiety and Depression Scale (HADS) versi Indonesia, kuesioner data demografi dan kuesioner dukungan rumah sakit yang disebar secara daring melalui google form. Hasil: Hasil analisis dari 336 orang perawat COVID-19 terdapat 27% yang mengalami cemas ringan, 20,8% cemas sedang, dan 2,7% cemas berat, serta 48,8% tidak mengalami kecemasan. Tingkat depresi mempengaruhi tingkat kecemasan (p<.000, r=0.451). Dukungan rumah sakit yang baik menurunkan tingkat kecemasan (p<.000, r=-0.278). Perawat COVID-19 yang telah menikah/ berkeluarga cenderung memiliki tingkat kecemasan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang masih sendiri. Kesimpulan: Status pernikahan, dukungan rumah sakit dan tingkat depresi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pada perawat COVID-19 di rumah sakit. Dukungan rumah sakit merupakan faktor yang signifikan mempengaruhi tingkat kecemasan.
Pengalaman Pasien HIV/AIDS yang Menjalani Pengobatan Antiretroviral (ARV) di Yayasan Bina Muda Gemilang Balaraja Tangerang Zahrah Maulidia Septimar; Siti Robeatul Adawiyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.515 KB) | DOI: 10.33221/jikm.v8i03.340

Abstract

Pengobatan antiretroviral (ARV) kombinasi merupakan terapi terbaik bagi pasien terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) hingga saat ini. Tujuan utama pemberian ARV adalah untuk menekan jumlah virus (viral load), sehingga akan meningkatkan status imun pasien HIV dan mengurangi kematian akibat infeksi oportunistik. Pada tahun 2015, menurut World Health Organization (WHO) antiretroviral sudah digunakan pada 46% pasien HIV di berbagai negara. Penggunaan ARV tersebut telah berhasil menurunkan angka kematian terkait HIV/AIDS dari 1,5 juta pada tahun 2010 menjadi 1,1 juta pada tahun 2015. Desain penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi. Partisipan di tentukan dengan teknik purposive sampling berjumlah sepuluh orang dengan terdiri dari pasien yang positif HIV AIDS yang sedang menjalani pengobatan ARV.Tekhnik wawancara mendalam dilakukan menggunakan alat perekam dan panduan wawancara terstruktur, serta catatan lapangan.Analisa data menggunakan qualitative content analysis dengan pendekatan Collaizi. Tujuan penelitian ini di harapkan dapat menggali lebih dalam tentang pengalaman pasien HIV/AIDS yang menjalani pengobatan ARV. Dari hasil penelitian di temukan beberapa tema yang menjadi pembahasan tema yang di cantumkan berdasarkan apa yang terjadi pada pasien HIV/AIDS yang berkaitan dengan pengalaman konsumsi ARV. Yaitu pemahaman mengenai penyakit HIV/AIDS, mengalani ketidaknyamanan fisik, memahami ketidaknyamanan psikis, hambatan yang dialami selama pengobatan, dukungan selama menjalani pengobatan, harapan untuk mencapai kesembuhan dari penyakit. Diperlukan studi pendahuluan lebih lanjut untuk mengkaji secara mendalam tema yang telah teridentifikasi pada jumlah partisipan yang lebih banyak.
EFEKTIVITAS SENAM DISMENORE TERHADAP PENANGANAN NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN ALAM JAYA KOTA TANGERANG Diah Ayu Astuti; Nofri Zayani; Zahrah Maulidia Septimar
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 2 (2021): Nusantara Hasana Journal, July 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Nyeri haid merupakan salah satu gangguan reproduksi yang menimbulkan ketidaknyamanan pada wanita. Pengobatan non farmakologis berupa senam dismenore dapat mengurangi rasa nyeri saat haid. Hal ini karena saat melakukan senam dismenore, tubuh menghasilkan hormon endorphin yang dapat meringankan rasa nyeri. Tujuan: Mengetahui efektivitas latihan senam dismenore terhadap penanganan nyeri haid pada remaja putri. Metode: Desain penelitian pre experimental dengan rancangan one group pretest posttest, yaitu memberikan terapi senam dismenore kepada remaja putri yang mengalami nyeri haid selama tiga hari. Pemilihan subyek penelitian menggunakan metode purposive sampling yaitu hanya remaja putri yang terindikasi nyeri haid. Sampel berjumlah 15 orang. Analisis data dilakukan dengan paired sample T-Test. Hasil: Pemberian senam dismenore berpengaruh terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri di Kelurahan Alam Jaya Tangerang P = 0,000 (p<0,05). Pemberian senam dismenore pada remaja putri mampu mengurangi intensitas nyeri haid dari berat terkontrol sebanyak 11 orang (73,3%) dan sedang sebanyak empat orang (26,7%) menjadi sedang sebanyak 13 orang (86,7%). Rata-rata penurunan intensitas nyeri yaitu dari 6,73 menjadi 4,67. Kesimpulan: Pemberian intervensi senam dismenore efektif menurunkan nyeri haid pada remaja putri di Kelurahan Alam Jaya Tangerang.
PERILAKU BERISIKO DAN PERILAKU PENCEGAHAN TERTULAR PENYAKIT HIV/AIDS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PADA TAHUN 2020 Hannny Putri Ristianadewi; Zahrah Maulidia Septimar; Ahmad Yusuf Gunawan Wibisono
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 2 (2021): Nusantara Hasana Journal, July 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis artikel dan jurnal penelitian apakah ada perilaku berisiko dan perilaku pencegahan tertular penyakit HIV/AIDS di Lembaga Pemasyarakatan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan atau Literature review didasarkan pada format PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-analyses). Berdasarkan penelitian ditemukan masih terdapat kejadian berperilaku berisiko sesama narapidana di Lapas karena rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran para tahanan seperti banyaknya warga binaan dengan kasus narkoba yang masih berpotensi menggunakan jarum suntik secara ilegal, praktik tato secara sembunyi-sembunyi serta tingkat hunian yang sangat padat yang memungkinkan terjadinya seks tidak aman, disisi lain layanan kesehatan juga kurang memadai dan ditemukan dibeberapa Lapas perilaku pencegahan tertular HIV/AIDS sudah diterapkan dan para tahanan banyak yang sudah mengikuti program tersebut. Masih tinggi angka kejadian perilaku berisiko sesama narapidana di lapas, ditemukan pada beberapa Lapas bahwa perilaku pencegahan tertular HIV/AIDS di Lapas sudah diterapkan dan para tahanan banyak yang sudah mengikuti program tersebut, dan rendahnya tingkat pengetahuan dan kesadaran para tahanan yang berakibat banyaknya tindakan praktik perilaku berisiko.
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN STRATEGI KOPING PADA PASIEN HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT TAHUN 2020 widia irawati nurbiati; Zahrah Maulidia Septimar; H.A.Y.G Wibisono
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 2 (2021): Nusantara Hasana Journal, July 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi hemodialisa yang dilakukan oleh pasien gagal ginjal kronis telah mempengaruhi banyak perubahan kehidupan, Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi renal dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan dan elektrolit. Pada pasien gagal ginjal sering mengalami khawatir karena kondisi sakit yang dialaminya hal ini dapat menjadi stressor fisik yang mampu mengarahkan pasien pada tingkat stress, cemas bahkan depresi. Pada saat menghadapi keadaan yang penuh stress pasien gagal ginjal harus beradaptasi dengan stressor. Hal yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari koping. Penelitian bertujuan ini mengetahui Hubungantingkat stres dan strategi koping pada pasien hemodialisa. Penelitian ini menggunakan Literature review yang berasal dari hasil-hasil penelitian yang sudah dilakukan dan diterbitkan dalam jurnal online nasional dan internasional. Dalam melakukan penelitian ini peneliti melakukan pencarian jurnal penelitian yang dipublikasikan di internet menggunakan seach engine ProQuest, PubMed, Research Gate, SagePub dan Schoolar. Ada hubungan tingkat stress dengan strategi koping pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT Putri Ladia; Meynur Rohmah; Zahrah Maulidia Septimar
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 4 (2021): Vol. 1 No. 4 (2021): Nusantara Hasana Journal, September 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the United States about 11 million people suffer from work stress. Another survey shows that nearly a quarter of Americans consider work stress to be the biggest and most important problem in life. Method: Literature study This writer uses traditional literature studies with reseach studies and systematic approaches namely thematic analysis, simplified approach. In searching for several articles, this literature uses the PICO strategy with inclusion criteria, namely using two languages, namely Indonesian and English, respondents are nurses who work in hospitals, articles that are obtained from primary sources and are vulnerable when the article is 5 years (2015-2020 ). Results: Based on the Literature study, there was a correlation between workload and nurses work stress. Thus, nurses who experience excessive workload will be vulnerable to increased work stress.
PENGARUH TERAPI MUSIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI Fischa Awalin; Zahrah Maulidia Septimar; Aidah Aidah
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 1 (2021): Nusantara Hasana Journal, June 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang. Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang paling umum diderita oleh banyak orang. Hipertensi sekarang menjadi masalah utama kita. Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Tujuan penelitian. Mampu mengidentifikasi jurnal terkait pengaruh terapi musik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Mampu mempelajari jurnal terkait pengaruh terapi musik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi dan menjelaskan informasi tentang hasil pengaruh terapi musik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode Desain penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan atau literature review. Kajian kepustakaan ini melalui penelusuran hasil publikasi ilmiah rentang tahun 2014 – 2019 menggunakan database Google Scholar, Pubmed dan DOAJ. Penulis akan menguraikan pada tabel yang berisi nama penulis, sampel, judul jurnal, sumber jurnal dan hasil penelitian. Hasil. Dari 16 artikel ditemukan 15 hasil yang menunjukkan pengaruh terapi musik terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Rekomendasi. Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat global dan terus meningkat. Sehingga perlu dilakukan tindakan terapi musik untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.
PENGARUH PENGGUNAAN GADGET TERHADAP PENURUNAN KETAJAMAN PENGLIHATAN PADA REMAJA TAHUN 2020 Qonita Qonita; Zahrah Maulidia Septimar
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 4 (2021): Vol. 1 No. 4 (2021): Nusantara Hasana Journal, September 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on a survey that has been done the increase in children who have used glasses has reached 10%, especially students in the City of South Tangerang. Last year the children who used glasses were caused by the factor of too often using smartphones reaching 24% but now it has reached 10%. Visual acuity disorders in school-age children are important health problems. Early detection and publication of the prevalence and factors associated with visual impairment in primary school students in Indonesia is still very rarely done. Methods: Researchers used data bases such as Google Scholar, Pubmed, and Pro-quest to search for articles by authors conducting searches in Indonesian and English with the keywords "gadget" "sharpness of vision / sharpness of vision" and "teenager / teenager", for look for journal articles covering keywords for the period 2015-2020. Results: Of the 27 articles found among them showed the results that there is a relationship between the use of gadgets with decreased visual acuity in teens. Discussion: Based on the results of interviews and observations obtained by the researchers, it is argued that there may be a number of things that affect the child's visual acuity, for example the position of the use of gadgets, lighting intensity, age and genetics. Conclusion: Based on the results of a literature review study obtained by researchers, it can be concluded that abnormalities in eye vision value are caused by playing bad gadgets, playing bad gadgets raises the risk of tired eyes. Eye disorders in children due to gadgets are increasing. Suggestion: This study shows that counseling about eye health is needed and factors that can affect the level of eye acuity in adolescents as a preventive measure.
HUBUNGAN PENDIDIKAN KESEHATAN PROTOKOL KESEHATAN DENGAN PENERAPAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI KAMPUNG PICUNG RT 003 RW 05 Junita Anggi Saputri; Nining Sriningsih; Zahrah Maulidia Septimar
Nusantara Hasana Journal Vol. 1 No. 6 (2021): Nusantara Hasana Journal, November 2021
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health education, health protocols are needed as an effort to prevent the transmission of covid-19.The government stanted that all provinces in Indonesia had recorded COVID-19 cases. One of the provinces with high corfirmed cases is East Java 12.695, DKI Jakarta 11.823 south Sulawesi 5.379 Central Java 4.159 and west Java 3.280 task force from 34 provinces has the most recovered cases 6.871 East Java Province 4.391 south Sulawesi 1.941 west Java 1.665 Central Java.1.57. Purpose: to find out the relationship between health education health protocols and the implementation of covid-19 prevention. Research Design: correlation method with cross sectional approach. Samples were taken using the Slovin formula with a total sample of 109 respondents. Sampling using accidental sampling technique. This analysis uses univariate and bivariate analysis with chi square test and correlation.. Results: based on univariate results, the majority of 109 people with good health protocol health education were 87 people (79.8%) and the implementation of good Covid-19 transmission prevention was 92 people (84.4%). The results of the bivariate analysis obtained a p-value of 0.001, so it can be concluded that there is a relationship with health education health protocols on the implementation of preventing Covid-19 transmission. Conclusion: there is a relationship between health education and the implementation of Covid-19 transmission prevention. Suggestion: for the community of Kampung Picung RT 003 RW 05 it can be used as input in increasing public knowledge about the importance of health education protocol health on the implementation of prevention of transmission of Covid-19 in Kampung Picung RT 003 RW 05.