Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL BISNIS

HARMONISASI UU HPP PERPAJAKAN INDONESIA DENGAN TAX CENTER JILID 2 Setiadi Setiadi
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 7, No 1 (2022): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/.v7i1.857

Abstract

Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban negara dan peran wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan Negara dan pembangunan Nasional. Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, hanya dua kali target penerimaan pajak tercapai. Apalagi target pajak selalu meleset. Puncaknya terjadi pada 2015, ketika hanya 81,5 persen dari target penerimaan pajak. Segala upaya dikerahkan untuk mencapai target perpajakan. Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan penerimaan perpajakan yaitu pemerintah mencanangkan program program pengampunan pajak (tax amnesty) pada tahun 2016. Berbeda dengan tahun 2021, semua target berhasil dilakukan, namun kita juga membutuhkan pengampunan pajak. dan komponen UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan, bagaimana menyelaraskannya dengan Perpajakan Indonesia. Kata Kunci : Pengampunan Pajak, Undang-Undang tentang harmonisasi peraturan perpajakan, harmonisasi
EFEKTIVITAS PENERIMAAN ATAS PERALIHAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI WILAYAH DKI JAKARTA Setiadi, Setiadi; Ramadhan, Muhammad Ikmal
JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA Vol 9 No 2 (2024): JURNAL BISNIS & AKUNTANSI UNSURYA
Publisher : Feb Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jbau.v9i2.1282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas penerimaan atas peralihan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan setelah adanya peralihan dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota/Kabuapten. Objek Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta. Data dalam penelitian diperoleh dari Laporan Keuangan Pemerintah Daerah periode 2018 sampai dengan periode 2021. Data yang digunakan merupakan data kuantitatif yang dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa peralihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di wilayah DKI Jakarta tahun 2018 sampai dengan 2020 berada pada kriteria efektif sedangkan tahun 2021 berada pada kriteria kurang efektif. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah dengan efisien. Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan juga berkontribusi terhadap penerimaan Pajak Daerah dengan efektif dan efisien.Kata Kunci: Pajak Bumi dan Bangunan, Efektivitas Pajak Bumi dan Bangunan.