Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN PGPR SEBAGAI SOLUSI KELANGKAAN PUPUK SUBSIDI DI KELOMPOK TANI JARI LAING, DESA BANGKA JONG Onesimus Ke Lele; Fany Juliarti Panjaitan; Maria Imelda Humoen; Christian Agustinus Darloni; Dermianus Magong; Florensius Heriko Jehamur
Jurnal Abditani Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v4i2.73

Abstract

Ketersediaan pupuk organik bersubsidi menjadi salah satu kunci keberhasilan pertanian organik. Perkembangan pertanian dewasa ini lebih mengutamakan kesehatan dan keamanan serta keberlanjutan usaha tani yang ramah lingkungan. Dampak kelangkaan pupuk bersubsidi tidak hanya kepada produksi hasil tanaman yang menurun atau secara kualitas tidak terjamin tetapi juga berdampak pada ekonomi masayarakat miskin yang membutuhkan pupuk bersubsidi dalam usaha budidaya tanaman miliknya. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kertampilan petani dalam memproduksi pupuk hayati sebagai jawaban atas masalah kelangkaan pupuk organik bersubsidi yang setiap tahun dialami kelompok tani Jari Laing. Melalui pemanfaatan agen hayati Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) yang diproduksi sendiri dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk bersubsidi dari pemerintah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu berupa penyuluhan tentang manfaat PGPR, pelatihan dan pendampingan pembuatan PGPR kepada semua anggota kelompok tani Jari Laing. Hasil dari kegiatan ini adalah mitra dapat memperoleh pengetahuan tambahan tentang manfaat PGPR bagi tanaman. Secara praktis, mitra mampu memproduksi PGPR dalam jumlah yang banyak secara mandiri dengan biaya yang murah tanpa dibatasi ruang dan waktu dalam memproduksinya. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, dosen dan mitra berpartisipasi aktif sehingga berdampak langsung kepada peningkatan kemampuan petani dalam memproduksi PGPR.
EFFECT OF ORGANIC MULCHING TIME ON THE GROWTH OF CASHEWS (Anacardium occidentale) Yazza Cappy Yoland Harahap; Maria Imelda Humoen; Egidius Naitkakin; Franky Rionaldo Lay
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mulching is a soil and water conservation technique widely used in cultivation systems. Mulching functions to suppress groundwater evaporation, inhibit weed growth, and improve soil physical conditions. This study was conducted with the aim of determining the effect of mulching time on the growth of cashew (Anacardium occidentale) seedlings. The study was conducted at the Faculty of Military Logistics Vocational, Indonesian Defense University, Belu, East Nusa Tenggara Province, and was conducted in April–May 2026 using a single-factor Completely Randomized Design (CRD) and using three treatments: P0 (control), P1 (mulching 7 days after planting), and P2 (mulching 14 days after planting). The parameters tested in this study were plant height, stem diameter, number of leaves, root length, wet weight of the stover, and dry weight of the stover. The results showed that mulching did not significantly affect the growth of cashew seedlings. Mulching 7 days after planting gave the highest growth results in the parameters of plant height (18 cm), stem diameter (5.87 mm), number of leaves (6 pieces), root length (8.33 cm), wet weight of the stover (6.53 g), and dry weight of the stover (2.67 g).
Strategi Peningkatan Produktivitas Kakao (Theobroma Cacao L.) di PT. Timur Mitra Niaga Kabupaten Malak Maria Yestiana M. K. Leo; Elesta Banamtuan; Maria Imelda Humoen; Resti Fadilla; Maria Diah Ayu Pitaloka
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/cxghfq32

Abstract

Kabupaten Malaka merupakan salah satu wilayah di NTT yang memiliki kondisi iklim yang sesuai dengan syarat tumbuh kakao dan wilayah ini juga berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratis Timor Leste (RDTL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan produktivitas tanaman kakao di Kabupaten Malaka dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dengan menyiapkan kuesioner dan melakukan wawancara dan menggunakan perhitungan analisis SWOT. Hasil penggabungan matriks IFE dan EFE dalam matriks SWOT dalam pengembangan produktivitas kakao terdapat alternatif strategi yaitu; Malaksanakan pelatihan bagi para karyawan; Peningkatan penggunaan bibit unggul dengan melakukan peremajaan tanaman atau sambung samping untuk tanaman yang sudah tua; Memanfaatkan teknologi untuk mengatasi perubahan iklim dan cuaca yang tidak menentu; Megintroduksi pembuatan pupuk organik atau pupuk kompos dan mengintroduksi pengendalian hama terpadu