Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

APLIKASI PENGENALAN AKSARA BATAK BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN API GESTURE Hotma Pangaribuan
Journal Information System Development Vol 2, No 2 (2017): Journal Information System Development (ISD)
Publisher : UNIVERSITAS PELITA HARAPAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The script of the archipelago is a script used specifically to write a particular regional language. Dijawa known as Javanese script, is known as Balinese script, and in Batak known as Batak script. This research aims to introduce Batak script especially Toba Batak script based on android using Aplication programming interface (API) with Gesture model. The focus of this research is how to translate Indonesian letters, words and sentences into Toba Batak script on smartphone devices and the like that can be used by users by downloading the application on the playstore. From the results of this study can be introduced type of type of letters or script Batak, for the preservation of Toba Batak script maintained. While the method used to design the application of Batak Toba script is UML (Unified Modeling Language) is the most frequently used methodology today for the analysis and design of the system with object oriented methodology that adapt to the rampant use of object oriented programming language "(OOP). As for the design of letters aksara batak model using gesture (a set of gestures) can be done through a program called GestureBuilder that has been installed in the Android Emulator. The result of this research is knowing or converting Indonesian or Batak Toba language to Toba Batak script with text data can be letter, word or sentence. 
PENGARUH PENGUNAAN SEARCH ENGINE (GOOGLE) TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 1 BATAM Hotma Pangaribuan
Computer Based Information System Journal Vol. 1 No. 2 (2013): CBIS Journal
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.466 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengguna Search engine (Google) berpengaruh terhadap terhadap prestasi Belajar siswa di SMK Negeri 1 Batam. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti melakukan pengumpulan data berupa data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik, yaitu teknik wawancara, teknik observasi, teknik kuesioner, dan teknik dokumentasi. Objek penelitian hanya di ambil 1 sekolah yaitu SMK Negeri 1 Batam.Total responden yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 109 responden. Jumlah tersebut didapat dengan menggunakan rumus Taro Yamane. Adapun metode yang digunakan adalah metode survei yaitu dengan menggunakan kuesioner atau angket sebagai alat pengumpulan data. Tujuan penggunaan kuesioner adalah untuk memperoleh data primer dari responden yang dianggap mewakili populasi. Data primer tersebut selanjutnya dijadikan bahan analisis sebagai acuan untuk menarik kesimpulan dalam penelitian ini. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan bantuan aplikasi statistik SPSS 19. Untuk memperoleh gambaran mengenai variabel yang diteliti yaitu search engiene (Google) terhadap prestasi belajar siswa, peneliti melakukan analisis deskriptif, setelah hasilnya diperoleh dipaparkan secara deskriptif. Analisis selanjutnya adalah analisis verifikatif yaitu untuk mengukur pengaruh variable X dan variabel Y dan mengecek kebenaran hasil penelitian. Analisis verifikatif terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, dan uji-t. Untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, peneliti melakukan analisis regresi sederhana, uji-t. Berdasarkan hasil pengujian melalui analisis regresi linier berganda, Hasil uji-t untuk variabel bebas Google diperoleh t-hitung 7,446> 1,98260 (t-tabel) dan nilai signifikan 0,000< 0,05 membuktikan variabel search engine (Google) secara individu berpengaruh terhadap variabel Prestasi Belajar Siswa.
PELATIHAN GERBANG LOGIKA DASAR MENGGUNAKAN INTEGRATED CIRCUIT (IC) DI SMK NIZAM AL-MULK JURUSAN TKJ Hotma Pangaribuan; Joni Eka Chandra; Ganda Sirait
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 2022
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.381 KB)

Abstract

Salah satu keunggulan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah lulusannya siap kerja. Untuk itu mahasiswa harus dibekali dengan kemampuan keterampilan yang sesuai dengan perkembangan teknologi yang ada. Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi digital yang sangat maju menyebabkan Sekolah Menengah Kejuruan dituntut untuk mempersiapkan siswanya untuk beradaptasi dengan perkembangan yang ada. SMK Nizam al-Mulk Batam merupakan salah satu Sekolah Menengah Kejuruan produktif yang mengembangkan program studi baru yaitu Teknik Digital salah satu tujuannya, adalah untuk mempersiapkan siswa agar mempunyai ketrampilan memasuki dunia kerja. Kendala yang dihadapi SMK Nizam al-Mulk adalah mengikuti perkembangan teknologi digital terutama dari segi fasilitas peralatan dan kemampuan sumber daya manusia yang harus didorong dengan menjalin Kerjasama dalam bentuk pelatihan salah satunya dengan pelatihan bagaimana membuat dan menghitung komponen komponen gerbang logika dasar serta merancang menggunakan integrated circuit. Melalui Pelatihan pembuatan gerbang logika dasar menggunakan Integrated Circuit diharapkan dapat membantu kendala yang dihadapi SMK Nizam Al-Mulk agar permasalahan yang ada dapat teratasi dengan baik.
PEMBINAAN KEGIATAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN 5R (RAPI, RINGKAS, RAWAT, RAJIN, DAN RESIK) DI BATAM Arsyad Sumantika; Ganda Sirait; Sunarsan Sitohang; Hotma Pangaribuan
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Volume 1 Nomor 2 2022
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.369 KB)

Abstract

Batu Aji merupakan salah satu daerah di Batam yang memiliki penduduk yang padat danberkembang. Pada daerah yang masih berkembang tersebut, pengelolaan lingkungan berupa konsepringkas, resik, rapi, rajin, rawat masih belum optimal. Hal ini karena masalah kedisiplinan masyarakatbelum tertanam dengan baik. Salah satu cara yang digunakan untuk menciptakan budaya yang positiftersebut adalah dengan cara menerapkan dan mengimplementasikan aktivitas 5R. Aktivitas kegiatan 5Radalah budaya yang dapat digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat terkait aktivitas sehari-hari maupunaktivitas resmi. Prinsip kegiatan 5R adalah menerapkan kegiatan dengan prinsip Resik, Rapi, Ringkas, Rajin,dan Rawat. Meskipun budaya 5R nampak mudah untuk dilaksanakan, tetapi dalam pelaksaaan danpenerapannya sangat dibutuhkan adanya konsistensi dan kedisiplinan sehingga diperlukan adanyapengabdian masyarakat yang dilakukan tim pengabdi masyarakat. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatandidapatkan bahwa pengetahuan dan pemahaman semakin bertambah setelah diberikan pembinaan.Masyarakat juga berpendapat bahwa kegiatan 5R jika dilakukan secara konsisten dapat menjadikankebiasaan yang baik. Oleh karena itu, kegiatan pembinaan ini harus dilakukan secara konsisten di masayang akan datang. Beberapa point lainnya yang perlu diperhatikan adalah adanya rencana dari timpengabdi masyarakat memberikan salah satu bentuk produk untuk mendukung kegiatan 5R yaitu berupaproduk kantong plastik sampah pada beberapa keluarga di Kelurahan Kibing sebagai bentuk memfasilitasikegiatan pengabdian kepada masyarakat
PELATIHAN DASAR PEMROGRAMAN PYTHON UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH SMK ADVENT BATAM Hotma Pangaribuan; Sunarsan Sitohang
JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 2025
Publisher : Asosiasi Dosen Akutansi Indonesia, KEPRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64795/jupadai.v4i2.186

Abstract

Basic Python programming training at Batam Adventist Vocational School aims to improve students' digital literacy to prepare them for the information technology era. This activity was motivated by students' low understanding of programming and the need for digital skills in the workplace. The implementation method was carried out through face-to-face workshops, hands-on practice, and simple project-based evaluations. The results showed a significant increase in students' understanding of basic Python concepts, logical skills, and motivation to learn programming further. This training is expected to be the first step in building a technology-literate generation ready to face the challenges of the Industrial Revolution 4.0.
MACHINE LEARNING PENDETEKSI WAJAH DENGAN OPEN CV MENGGUNAKAN PYTHON Sunarsan Sitohang; Hotma Pangaribuan
Prosiding Vol 8 No 1 (2026): SNISTEK
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/psnistek.v8i1.11743

Abstract

Machine learning is a branch of artificial intelligence that enables computers to identify patterns, make predictions, or take actions based on provided data. In essence, machine learning grants computers the ability to "learn" from experience or data and use this knowledge to handle new situations or similar tasks. This process is carried out through convolution, where a filter is slid across the entire area of an image to recognize existing patterns. Face detection and attendance systems have become compelling topics in the fields of computer vision and security. In today's digital era, the use of automated systems to recognize faces and monitor attendance is increasingly vital across various sectors, including education, business, and security. Research on the development of face detection and attendance systems utilizes the Python programming language and OpenCV (Open Source Computer Vision Library). Python is a popular programming language with numerous libraries supporting computer vision development, while OpenCV provides various functions and algorithms useful for image analysis and processing. Face detection and attendance systems built with Python and OpenCV hold great potential for increasing efficiency and accuracy in the attendance process, as well as minimizing misuse or fraud. Therefore, in its implementation, it is essential to consider appropriate privacy policies and data protection measures to ensure the technology is used ethically and in compliance with applicable laws. Through this research, it is expected that readers will gain a better understanding of face detection.
PELATIHAN PROTEKSI DATA SERTA PENGUATAN LITERASI CYBERSECURITY DAN PADA SISWA SMK KOLESE BATAM Saut Pintubipar Saragih; Hotma Pangaribuan; Sunarsan Sitohang; Irene Svinarky
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 2 (2026): SWADIMAS EDISI JULI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no2.1328

Abstract

Cybersecurity literacy has been extensively researched and supports the fact that technology users, generally teenagers, tend to lack a strong foundation of specialized knowledge about Cybersecurity. This Community Service activity, aimed at schools, was conducted using a blended-learning training method and interactive, practice-based educational methods. The resource persons who delivered the material in this activity focused on strengthening participants' fundamental knowledge in Cybersecurity and raising awareness of the importance of device security and early prevention of cyberattacks. This training also included simulation-based Technical Skills, or hands-on practice, in setting up smartphone devices and desktops, and browser applications, such as activating two-factor authentication (2FA), configuring content privacy settings, auditing third-party application permissions, and an introduction to suspicious link detection techniques on smartphone interfaces.Literasi keamanan siber (Cybersecurity) banyak diteliti dan mendukung bahwa pengguna teknologi umumnya remaja cenderung tidak memilki pondasi kuat terhadap pengetahuan khusus tentang keamanan siber. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang ditujukan kepada sekolah ini dilakukan dengan metode pelatihan blended learning dan juga menggunakan metode edukasi yang interaktif berbasis praktik. Narasumber yang menyampaikan materi pada kegiatan ini berfokus pada Penguatan fundamental pengetahuan peserta pada bidang keamanan siber serta fokus pada Kesadaran (awareness) pada pentingnya pengamanan perangkat dan pencegahan dini atas serangan siber (cyberattack). Pelatihan ini juga mencakup Kemampuan Teknis berbasis simulasi atau praktik langsung dalam melakukan pengaturan (setting) pada perangkat smartphone, desktop dan aplikasi browser seperti aktivasi fitur autentikasi dua faktor (2FA), pengaturan privasi konten, audit izin aplikasi pihak ketiga, dan pengenalan teknik deteksi tautan mencurigakan pada antarmuka smartphone
Studi Perbandingan Model Hybrid MobileNet-YOLO: Trade-off Akurasi dan Efisiensi Komputasi dalam Deteksi Objek Jayantiara Zalba Yuswa; Hotma Pangaribuan
Computer Science and Industrial Engineering Vol 14 No 01 (2026): Comasie Vol 14 No 1
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/comasiejournal.v14i01.11002

Abstract

Deploying object detection models on resource-constrained devices requires balancing high accuracy with computational efficiency. This research analyzes the performance trade-off of hybrid architectures combining MobileNet backbones (V2, V3-Small, and V3-Large) with YOLO detectors. The study employs an experimental method using the Pascal VOC dataset across four input resolutions ranging from 320 to 640 pixels to measure Mean Average Precision (mAP@50) and Frames Per Second (FPS). The results demonstrate a significant trade-off between precision and speed. MobileNetV3-Large at 640px achieves the highest accuracy of 58.5% mAP, making it suitable for precision-critical tasks. Conversely, MobileNetV3-Small at 320px proves to be the most efficient model, achieving 165.2 FPS on a GPU and maintaining real-time performance on a standard CPU at 30.4 FPS. These findings provide empirical guidance for selecting optimal hybrid architectures based on specific hardware constraints, proving that MobileNetV3-Small is the superior choice for low-power edge implementation.
RANCANG BANGUN APLIKASI EVALUASI KINERJA KARYAWAN BERBASIS WEB DENGAN SIMULASI DATA DAN PENDEKATAN FUZZY MCDM Wilson Sah Putra Halawa; Hotma Pangaribuan
Computer Science and Industrial Engineering Vol 14 No 01 (2026): Comasie Vol 14 No 1
Publisher : LPPM Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/comasiejournal.v14i01.11039

Abstract

Employee performance evaluation is an essential activity in manufacturing industries to maintain productivity and product quality. Conventional evaluation methods are often subjective and less effective when performance assessment involves multiple criteria and uncertain data. This study aims to design and implement a web-based employee performance evaluation system using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making (Fuzzy MCDM) method. Employee performance is assessed based on two main criteria: work quantity, measured by production output against dynamic targets, and work quality, measured by the number of defective products. The Fuzzy MCDM approach is applied through fuzzification, weighting, aggregation, and defuzzification processes to produce objective and adaptive performance scores. The system is developed using PHP and MySQL for data processing, while HTML, CSS, JavaScript, and Chart.js are used for interface design and performance visualization. The results show that the system is able to calculate performance scores accurately and present evaluation results clearly through graphical representations. The proposed system can support effective performance monitoring and data-driven managerial decision-making in manufacturing environments.
Implementasi Qr Code pada Sistem Antrian Sekolah dengan Prinsip Fifo Berbasis Android Muhammad Suhail Amr; Hotma Pangaribuan
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem antrian sekolah berbasis Android yang menerapkan teknologi Quick Response (QR) Code serta algoritma First In First Out (FIFO) guna menciptakan proses layanan yang lebih tertib, transparan, dan efisien di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan Agile dengan pendekatan Scrum. Sistem dirancang menggunakan arsitektur client-server, di mana antarmuka pengguna dikembangkan dengan framework Flutter dan manajemen data ditangani secara terpusat menggunakan Node.js, Express.js, dan MongoDB. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memverifikasi kesesuaian fungsionalitas terhadap kebutuhan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berfungsi secara valid sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Implementasi algoritma FIFO berhasil mengotomatisasi pengurutan layanan berdasarkan waktu kedatangan (timestamp) sehingga menghilangkan potensi penyerobotan antrian. Fitur pemindaian QR Code terbukti meningkatkan kecepatan validasi data secara signifikan dan menyediakan transparansi informasi status antrian secara real-time kepada pengguna. Sistem antrian berbasis Android dengan teknologi QR Code dan prinsip FIFO yang dikembangkan dalam penelitian ini mampu menciptakan pengalaman layanan yang lebih kondusif, tertib, dan efisien bagi siswa, orang tua, serta pihak sekolah. Sistem ini direkomendasikan untuk diimplementasikan guna mendukung digitalisasi layanan di lingkungan pendidikan.