Desak Ketut Angraeni
Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MATA KULIAH BAHASA INGGRIS DALAM PENDIDIKAN SENI DAN KEAGAMAAN Desak Ketut Angraeni
Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu Vol 10 No 1 (2019): PENDIDIKAN DAN BUDAYA HINDU
Publisher : Jurusan Dharma Acarya STAHN-TP Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/ba.v10i1.218

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang sangat penting untuk dikuasai oleh setiap mahasiswa. Karena Bahasa Inggris mempunyai peranan dalam hal pembekalan ilmu pengetahuan untuk berkomunikasi secara global baik dalam pendidikan seni dan keagamaan. Mata kuliah Bahasa Inggris dalam pendidikan seni dan keagamaan sangatlah diperlukan. Karena mahasiswa mampu memahami Bahasa Inggris dasar seperti pemahaman membaca, menulis, berbicara dan mendengarkan dalam Bahasa Inggris. Mahasiswa dapat mengetahui penambahan kata dalam Bahasa Inggris sehingga mereka mampu membaca dan memahami bacaan Bahasa Inggris, menulis kalimat dalam Bahasa Inggris, mendengarkan dan berbicara dengan lawan bicara dengan menggunakan Bahasa Inggris.Pembekalan Bahasa Inggris dasar bagi mahasiswa Pendidikan Seni dan Keagamaan guna memajukan perkembangan seni budaya dan keagamaan secara global
Peran Kurikulum Muatan Lokal Dalam Melestarikan Bahasa Daerah (Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah) Desak Ketut Angraeni
Satya Sastraharing : Jurnal Manajemen Vol 4 No 2 (2020): Satya Sastraharing: Jurnal Manajemen
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/satya-sastraharing.v4i2.605

Abstract

Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Isi kurikulum merupakan susunan dan bahan kajian dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan satuan pendidikan yang bersangkutan, dalam rangka upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional. Dari berbagai mata pelajaran yang ada baik di sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas terdapat salah satu mata pelajaran yang mampu membantu melestarikan budaya daerah setempat adalah mata pelajaran muatan lokal. Muatan lokal dalam kurikulum terdapat pada peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 79 tahun 2014 tentang muatan lokal kurikulum 2013. Muatan lokal merupakan bahan kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan lokal yang dimaksudkan untuk membentuk pemahaman peserta didik terhadap keunggulan dan kearifan di daerah tempat tinggalnya. Muatan lokal yang masuk ke dalam satuan Pendidikan yaitu salah satunya adalah bahasa daerah Kalimantan Tengah yaitu bahasa daerah Dayak Ngaju. Peran kurikulum muatan lokal dalam melestarikan kebudayaan daerah terutama bahasa daerah Kalimantan Tengah yang menggunakan bahasa Dayak Ngaju merupakan upaya dalam Pendidikan agar bahasa daerah ini tetap lestari bagi peserta didik daerah aslinya maupun peserta didik pendatang dari luar daerah sehingga peserta didik memiliki bekal kemampuan serta pengetahuan mengenai bahasa daerah di tempat peserta didik tinggal dan memiliki sikap atau perilaku yang selaras dengan nilai-nilai atau aturan-aturan yang berlaku di daerahnya serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional.