Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH ELEMEN GOOD GOVERNANCE TERHADAP TINGKAT KORUPSI DI ASIA TENGGARA Dinda Ayu Dizrisa; Sudrajat Sudrajat; Niken Kusumawardani
Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Vol 25 No 1 (2020): Volume 25 Number 1, Januari 2020
Publisher : Faculty of Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1311.306 KB) | DOI: 10.23960/jak.v25i1.242

Abstract

Corruption is a complex social, political and economic problem and occurs in every country with different levels. Corruption will complicate democracy and governance of a country. To overcome the problem of corruption, the government must implement good governance. This study aims to provide empirical evidence regarding the effect of elements of good governance on the level of corruption in Southeast Asia. Good governance variables are presented by six variables: voice and accountability, political stability and absence of violence / terrorism, government effectiveness, regulatory quality, rule of law and control of corruption. Meanwhile, the level of corruption is measured using the Corruption Perceptions Index (CPI). The research sample was selected using the purposive sampling method and produced a sample of 8 countries and the observation period was carried out in 2009-2018 or as many as 10 years, so the number of samples in this study were 80 samples. Corruption level data used in this study uses the Corruption Perceptions Index (Transparency International), while the good governance data used in this study uses the Worldwide Governance Indicators (World Bank). The research methodology used in this study is multiple linear regression analysis with the IBM SPSS Statistics 24 program. The results showed that the variable voice and accountability, political stability and absence of violence / terrorism, and rule of law had no effect on the level of corruption, whereas the government variable effectiveness, regulatory quality, and control of corruption affect the level of corruption.
UMKM GO GLOBAL: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENERAPAN ESG REPORTING MENUJU BISNIS BERKELANJUTAN Dewi Sukmasari; Niken Kusumawardani; Marselina Marselina; Puspita Yuliandari
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1526

Abstract

Perkembangan ekonomi global menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan melalui penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). ESG reporting menjadi salah satu indikator penting bagi pelaku usaha dalam mengakses pasar global, menarik minat investor, serta membangun reputasi bisnis yang bertanggung jawab. Namun, mayoritas UMKM di Indonesia, khususnya yang dikelola oleh perempuan, masih menghadapi keterbatasan literasi, kapasitas teknis, dan akses informasi terkait penerapan pelaporan ESG. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan teknis kepada anggota PPUMI (Pemberdayaan Perempuan UMKM Indonesia) sebagai mitra sasaran dalam memahami konsep ESG serta menyusun ceklis pelaporan berkelanjutan yang sesuai dengan karakteristik usaha mereka. Melalui metode simulasi penyusunan ceklis laporan ESG, dan pendampingan berbasis studi kasus, diharapkan mitra memiliki pemahaman komprehensif dan keterampilan praktis dalam mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam model bisnis UMKM. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 anggota PPUMI yang merupakan pemilik UMKM. Kegiatan ini menghasilkan ceklis kegiatan berbasis pelaporan ESG yang dapat digunakan di kalangan usaha mikro. Selain itu, kegiatan ini berhasil mengenalkan konsep pelaporan ESG kepada mitra sasaran dan contoh penerapannya di kegiatan usaha masing-masing, sehingga mampu memperkuat kapasitas usaha yang telah dilakukan melalui praktik ekonomi hijau yang berkelanjutan.
Revolusi Keuangan Digital: Memberdayakan UMKM Tata Boga dengan Inovasi Aplikasi Keuangan yang Ramah Pengguna di Kecamatan Metro Barat Niken Kusumawardani; Dewi Sukmasari; Kamadie Sumanda Syafis; Puspita Yuliandari
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1603

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan pedagang kue (tata boga) di Kecamatan Metro Barat melalui penerapan manajemen keuangan sederhana berbasis digital. Kegiatan ini akan dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu: (1) Identifikasi dan survei awal, yang bertujuan untuk memetakan pola pengelolaan keuangan pedagang kue serta kendala yang mereka hadapi; (2) Pelatihan manajemen keuangan sederhana, yang mencakup pencatatan pemasukan dan pengeluaran harian, perhitungan harga pokok penjualan, serta strategi perencanaan keuangan berbasis aplikasi digital yang mudah digunakan; (3) Pendampingan dan implementasi, di mana peserta akan dibimbing dalam menerapkan sistem pencatatan keuangan sederhana menggunakan aplikasi digital gratis seperti BukuWarung; serta (4) Monitoring dan evaluasi, guna mengukur efektivitas program dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan manajemen keuangan mitra sasaran. Kegiatan ini dihadiri oleh pemilik UMKM yang bergerak di bidang tata boga sejumlah 20 orang. Sebelum memulai kegiatan diberikan diskusi singkat dan beberapa pertanyaan terkait proses pencatatan keuangan yang sudah dilakukan. Hasil akhir dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman mengenai penggunaan aplikasi keuangan berbasis digital dalam kegiatan ini menggunakan aplikasi BukuWarung dan juga terciptanya ekosistem usaha mikro yang lebih profesional, berkelanjutan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi finansial.