Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE AKUT PADA ANAK DI KELURAHAN PABBUNDUKANG KECAMATAN PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP Palancoi, Najamuddin Andi
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak adalah seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun dan belum pernah kawin, (Azis Alimul,2009).Diare dapat terjadi akibat infeksi bakteri, virus, intoleransi makanan, pencemaran makanan oleh zat berbahaya, (Suharyono,2008)  Melalui faktor lingkungan, seseorang yang keadaan fisik atau daya tahan tubuhnya rendah, akan mudah terserang penyakit (Mark, 2010)Dari penelitian dengan sampel 40 ibu-ibu yang memiliki anak, didapatkan 60 % memiliki kondisi lingkungan sehat, dan 40 % memiliki kondisi lingkungan yang tidak sehat. Demikian juga dengan tingkat pengetahuan didapatkan 70 % ibu yang pengetahuannya kurang dan 30 % ibu dengan pengetahuan baik.Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian diare sehingga diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam sehingga tidak terjadi diare, demikian juga ditunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan dan kejadian diare Kata kunci : Pengetahuan, Lingkungan dan diare
PENGARUH KECERDASAN INTERPERSONAL DAN TAKS COMMIMENT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII MTS NEGERI BALANG-BALANG KABUPATEN GOWA Najamuddin Najamuddin; Ridwan Idris; Ahmad Afiif
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2015): December
Publisher : Department of Mathematics Education Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.411 KB) | DOI: 10.24252/mapan.2015v3n2a3

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kecerdasan interpersonal dan taks commitment terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII MTs Negeri Balang-Balang Kebupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah Ex-post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs Negeri Balang-Balang Kabupaten Gowa yang berjumlah 257 siswa sedangkan sampelnya adalah 51 siswa dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menggunakan analisis regresi sederhana dan analisis regresi ganda. Berdasarkan analisis statistik deskriptif diperoleh gambaran kecerdasan interpersonal berada pada kategori sedang yakni sebesar 57%, gambaran task commitment berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 65% dan gambaran gasil belajar matematika berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 67%. Berdasarkan analisis statistik inferensial dengan menggunakan analisisregresi sederhana, pengaruh kecerdasan interpersonal terhadap hasil belajar matematika didapatkan nilai sig adalah 0,000<0,05 berarti H0 ditolak, pengaruh task commitment terhadap hasil belajar matematika didapatkan nilai sig adalah 0,000<0,05 berarti H0 ditolak. Analisis regresi ganda didapatkan pengaruh kecerdasan interpersonal dan task commitment terhadap hasil belajar matematika siswa didapatkan Fhitung>Ftabel (30,251>3,19) berarti H0 ditolak. Ini artinya baik kecerdasan interpersonal dan task commitment terdapat pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE AKUT PADA ANAK DI KELURAHAN PABBUNDUKANG KECAMATAN PANGKAJENE KABUPATEN PANGKEP Najamuddin Andi Palancoi
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/kesehatan.v7i2.53

Abstract

Anak adalah seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun dan belum pernah kawin, (Azis Alimul,2009).Diare dapat terjadi akibat infeksi bakteri, virus, intoleransi makanan, pencemaran makanan oleh zat berbahaya, (Suharyono,2008)  Melalui faktor lingkungan, seseorang yang keadaan fisik atau daya tahan tubuhnya rendah, akan mudah terserang penyakit (Mark, 2010)Dari penelitian dengan sampel 40 ibu-ibu yang memiliki anak, didapatkan 60 % memiliki kondisi lingkungan sehat, dan 40 % memiliki kondisi lingkungan yang tidak sehat. Demikian juga dengan tingkat pengetahuan didapatkan 70 % ibu yang pengetahuannya kurang dan 30 % ibu dengan pengetahuan baik.Berdasarkan analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian diare sehingga diperlukan pengetahuan dan pemahaman yang mendalam sehingga tidak terjadi diare, demikian juga ditunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lingkungan dan kejadian diare Kata kunci : Pengetahuan, Lingkungan dan diare
Hubungan Usia, Lama Pendidikan, Pekerjaan, dan Paritas Ibu Dengan Tingkat Kepatuhan ANC di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018 Najamuddin Andi Palancoi; Yusril Ihsanul M; Azizah Nurdin
UMI Medical Journal Vol 6 No 1 (2021): Umi Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v6i1.106

Abstract

Latar Belakang: : ANC atau Antenatal Care merupakan suatu pelayanan oleh tenaga kesehatan yang memenuhi standard yang sesuai kepada ibu hamil untuk memeriksa kondisi kehamilannya. Ibu hamil dapat patuh melakukan ANC disebabkan oleh banyak faktor seperti diantaranya adalah usia ibu saat hamil, lama pendidikan yang sudah ditempu, status pekerjaan, dan paritas ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan usia, lama pendidikan, status pekerjaan, dan paritas ibu dengan tingkat kepatuhan ANC. Hasil: Design penelitian ini adalah analitik retrospektif dengan menggunakan pendekatana Cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu hamil yang mengalami komplikasi berupa perdarahan postpartum kemudian melihat bagaiman kepatuhan kepatuhan ANC ibu tersebut berdasarkan dari rekam medik RSUD Syekh Yusuf pada Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu total sampling. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara status pekerjaan ibu hamil dengan kepatuhan ANC
Hubungan Tingkat Kepatuhan ANC dengan Kejadian Anemia, Makrosomia, dan Gemelli pada Kasus Pendarahan Postpartum Azizah Nurdin; Yusril Ihsanul M; Najamuddin Andi Palancoi
UMI Medical Journal Vol 5 No 2 (2020): UMI Medical Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/umj.v5i2.113

Abstract

Latar Belakang :Antenatal care (ANC) merupakan pelayanan ibu hamil yang dilakukan selama kehamilan oleh tenaga kesehatan profesional. Keidakpatuhan ANC merupakan salah satu faktor risiko tidak langsung mengakibatkan terjadinya komplikasi kehamilan seperti anemia, makrosomia dan gemelli. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian anemia, makrosomia dan gemelli. Metode : Penelitian ini menggunakan design penelitian yaitu analitik retrospektif dengan pendekatana Cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang mengalami perdarahan postpartum di RSUD Syekh Yusuf Tahun 2018. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian anemia dengan nilai p-value sebesar 0,004. Sedangkan variabel lain didapatkan hasil tidak terdapat hubungan yang signifikan, yaitu hubungan tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian makrosomia didapatkan nilai p-value sebesar 0,759, dan hubungan tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian gemelli didapatkan nilai p-value sebesar 0,085. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat kepatuhan ANC dengan kejadian anemia.
Profile Of Leukocyte Count In Children With Typhoid Fever At The Dr. Tadjuddin Chalid Hospital, Makassar Rivaldy Prayudha; Najamuddin Andi Palancoi; Syatirah Jalaluddin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 14 No 02 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Sciences)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.27 KB) | DOI: 10.33086/jhs.v14i02.1864

Abstract

Demam tifoid termasuk dalam salah satu penyakit endemik di Indonesia yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Terjadinya penularan akibat perilaku hygiene pribadi dan kebersihan lingkungan yang kurang baik. Penegakan diagnosis dapat ditentukan melalui diagnosis klinis, diagnosis serologis. Pemerikasaan penunjang berupa pemeriksaan hematologi berupa hitung darah lengkap dan sering ditemukan penurunan jumlah leukosit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit penderita demam tifoid pada anak di RS. dr. Tadjuddin Chalid Kota Makassar pada tahun 2018 berdasarkan jumlah leukosit, usia, jenis kelamin, lama perawatan, dan jenis antibiotik. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 75 pasien demam tifoid pada anak yang berusia 1-18 tahun. Data yang gunakan berupa data sekunder berupa rekam medik. Hasil penelitian dari 75 pasien diketahui jumlah leukopenia sebanyak 21 orang (28%), leukosit normal 41 orang (54,7%), dan leukositosis 13 orang (17,3%). Berdasarkan usia leukopenia banyak terjadi pada usia 7-12 tahun sebanyak 11 orang (34,4%. Berdasarkan jenis kelamin leukopenia banyak terjadi pada laki-laki sebanyak 15 orang (34,1%). Berdasarkan lama perawatan leukopenia banyak terjadi pada lama perawatan <7 hari sebanyak 18 orang (26,5%). Berdasarkan jenis antibiotik leukopenia banyak terjadi pada pengobatan dengan ceftriaxone sebanyak 13 orang (26%). Sebagian besar jumlah leukosit penderita demam tifoid pada anak memiliki jumlah leukosit normal namun masih terdapat leukopenia.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia 12-36 Bulan Izdihar Hafizhah Az-Zahra; Najamuddin Najamuddin; Utami Murti Pratiwi
Jurnal Anestesi Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Jurnal Anestesi
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/anestesi.v1i3.430

Abstract

Parenting in the family is an action taken by parents in the family, so that children who get positive parenting can avoid growth and development disorders. This study aims to determine the relationship of parenting patterns to the growth and development of children aged 12-36 months. This research was conducted at Batua Raya Health Center and Tamalanrea Jaya Health Center. The total sample was 172 people with purposive sampling technique. This research is a quantitative study with a cross sectional approach method. The results of this study showed that parents who had positive parenting patterns had good nutrition 71 people, positive parenting patterns had poor nutrition 24 people, negative parenting patterns had good nutrition 40 people, negative parenting patterns had poor nutrition 37 people, positive parenting patterns had appropriate child development 71 people, positive parenting patterns had poor child development 24 people, negative parenting patterns had appropriate child development 41 people and negative parenting patterns had poor child development 36 people. The data analysis used is chi square and the p value for growth is 0.002 and the p value for development is 0.003. This shows that there is a relationship between parenting patterns and the growth of children aged 12-36 months.
Hubungan Faktor Kesehatan Lingkungan Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Kassi-Kassi Rezki, Andi Iffah Cahyaniputri; Darmawansyih, Darmawansyih; Rahim, Rosdianah; Palancoi, Najamuddin Andi; Sabry, Muhammad Sadik
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 20, No 1 (2024): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.20.1.30-41

Abstract

Stunting adalah kondisi kekurangan gizi yang bersifat kronis yang menunjukkan kegagalan pertumbuhan dan perkembangan. Kondisi ini dinilai dari panjang badan atau tinggi badan menurut umur (PB/U atau BB/U) dengan nilai z-score yaitu <-2 Standar Deviasi (SD). Kesehatan lingkungan dari aspek sanitasi dan hygiene yang rendah akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi yang berdampak terhadap penurunan status gizi terutama terjadinya stunting yang terjadi pada balita. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara faktor kesehatan lingkungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar tahun 2021. Desain penelitian menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada bulan Desember tahun 2021. Jumlah sampel sebanyak 251 balita yang diambil dengan teknik purposive sampling.  Data dinalisis menggunakan univariat dan bivariat yaitu dengan uji chi-square. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara sumber air minum (p=0,022), kualitas fisik air minum (p=0,006), kepemilikan jamban (p=0,041), pengelolaan limbah (p=0,000), dan kebiasaan mencuci tangan (p=0,002) terhadap kejadian stunting. Kesimpulan terdapat hubungan antara sumber air minum, kualitas fisik air minum, kepemilikan jamban, pengelolaan limbah, dan kebiasaan mencuci tangan terhadap kejadian stunting.
GAMBARAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR PALANCOI, NAJAMUDDIN ANDI; KEMALAHAYATI, ANNISA DWI; ANABARWATI, ANDI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol 8, No 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17955

Abstract

Latar belakang: Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan upaya hidup sehat dan bersih, mencegah penyakit yang berhubungaan dengan lingkungan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan survei deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan lima pilar STBM di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, pengambilan sampel meenggunakan metode convinience sampling dengan total 62 KK. Hasil penelitian menunjukan bahwa 100% melakukan stop buang air besar sembarangan, 98% responden melakukan cuci tangan pakai sabun dengan baik, 100% mengolah makanan dan minuman rumah tangga dengan baik, 100% melakukan pengamanan sampah rumah tangga dengan baik dan 98% melakukan pengamanan limbah cair rumah tangga. Dari hasil pengamatan 5 pilar STBM, semua kelurahan melaksanakan STBM dengan baik diatas 98%.
GAMBARAN PELAKSANAAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR PALANCOI, NAJAMUDDIN ANDI; KEMALAHAYATI, ANNISA DWI; ANABARWATI, ANDI
Al-Iqra Medical Journal : Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedokteran
Publisher : Journal Medical Universitas muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/aimj.v8i1.17955

Abstract

Latar belakang: Sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan upaya hidup sehat dan bersih, mencegah penyakit yang berhubungaan dengan lingkungan. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan survei deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan lima pilar STBM di wilayah kerja Puskesmas Kassi-Kassi, pengambilan sampel meenggunakan metode convinience sampling dengan total 62 KK. Hasil penelitian menunjukan bahwa 100% melakukan stop buang air besar sembarangan, 98% responden melakukan cuci tangan pakai sabun dengan baik, 100% mengolah makanan dan minuman rumah tangga dengan baik, 100% melakukan pengamanan sampah rumah tangga dengan baik dan 98% melakukan pengamanan limbah cair rumah tangga. Dari hasil pengamatan 5 pilar STBM, semua kelurahan melaksanakan STBM dengan baik diatas 98%.