Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Manajemen Usaha Digital Design Tri Purwani; Alexander Dharmawan; Yani Prihati
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.735 KB) | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.562

Abstract

AbstrakUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian negara sekaligus sebagai tulang punggung penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.  Walaupun begitu,  UMKM cenderung rentan terhadap tekanan baik dari pihak internal maupun eksternal sehingga agar tetap bisa bertahan dan berkembang, dibutuhkan dukungan dari pemerintah terutama berkaitan dengan permodalan, akses pasar dan perijinan usaha. Sebagai salah satu UMKM, usaha disain dan konveksi WE Clothing menghadapi beberapa permasalahan yaitu bagaimana memperkuat usaha yang selama ini sudah berjalan dan bagaimana meningkatkan dan memperluas pangsa pasar. Permasalahan pertama disebabkan oleh belum lengkapnya peralatan produksi yang tersedia sehingga proses produksi yang membutuhkan peralatan tersebut tidak bisa ditangani sendiri dan harus diserahkan ke pihak lain. Untuk itu solusi yang ditawarkan adalah  meningkatkan pengelolaan pengembangan usaha melalui pelatihan dan pendampingan manajemen usaha dan meningkatkan kemandirian produksi dengan menyediakan alat tambahan. Masih terbatasnya pangsa pasar disebabkan oleh belum dilakukannya beberapa aktifitas dengan optimal dan masih kurangnya kepercayaan konsumen terhadap produk. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan web untuk memasarkan produk secara online.Hasil yang deperoleh dari solusi yang diberikan tersebut, membawa dampak positif bagi perkembangan usaha We Clothing yaitu a)ada perbaikan manajemen usaha, yaitu adanya laporan keuangan; b)adanya perbaikan kualitas produk yang lebih baik pada saat menggunakan mesin lama dibandingkan dengan pada saat menggunakan mesin baru, serta c) ada peningkatan order baik dari sisi kuantitas maupun dari sisi perluasan wilayah. Keywords: manajemen, digital, design
Penguatan Manajemen Usaha Digital Design Tri Purwani; Alexander Dharmawan; Yani Prihati
WASANA NYATA Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v3i2.562

Abstract

AbstrakUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu penggerak perekonomian negara sekaligus sebagai tulang punggung penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.  Walaupun begitu,  UMKM cenderung rentan terhadap tekanan baik dari pihak internal maupun eksternal sehingga agar tetap bisa bertahan dan berkembang, dibutuhkan dukungan dari pemerintah terutama berkaitan dengan permodalan, akses pasar dan perijinan usaha. Sebagai salah satu UMKM, usaha disain dan konveksi WE Clothing menghadapi beberapa permasalahan yaitu bagaimana memperkuat usaha yang selama ini sudah berjalan dan bagaimana meningkatkan dan memperluas pangsa pasar. Permasalahan pertama disebabkan oleh belum lengkapnya peralatan produksi yang tersedia sehingga proses produksi yang membutuhkan peralatan tersebut tidak bisa ditangani sendiri dan harus diserahkan ke pihak lain. Untuk itu solusi yang ditawarkan adalah  meningkatkan pengelolaan pengembangan usaha melalui pelatihan dan pendampingan manajemen usaha dan meningkatkan kemandirian produksi dengan menyediakan alat tambahan. Masih terbatasnya pangsa pasar disebabkan oleh belum dilakukannya beberapa aktifitas dengan optimal dan masih kurangnya kepercayaan konsumen terhadap produk. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan adalah mengembangkan web untuk memasarkan produk secara online.Hasil yang deperoleh dari solusi yang diberikan tersebut, membawa dampak positif bagi perkembangan usaha We Clothing yaitu a)ada perbaikan manajemen usaha, yaitu adanya laporan keuangan; b)adanya perbaikan kualitas produk yang lebih baik pada saat menggunakan mesin lama dibandingkan dengan pada saat menggunakan mesin baru, serta c) ada peningkatan order baik dari sisi kuantitas maupun dari sisi perluasan wilayah. Keywords: manajemen, digital, design
Analisis Pola Penjualan Menu Makanan Dengan Metode Regresi Linier Dan Visualisasi Interaktif Olivia Kuswandi; Alexander Dharmawan; Cristeddy Asa Bakti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3198

Abstract

Micro, small, and medium enterprises (MSME) often face difficulties in analyzing sales data to support accurate business planning. This study aims to identify sales patterns and forecast demand for the MSME Bakmi Ceria using the linear regression method. The dataset consists of monthly online sales records from Gojek and Grab platforms for four main menus: Mie Ayam, Mie Bakso, Mie Pangsit, and Mie Komplit. The independent variable analyzed is time (month), while the dependent variable is the sales quantity of each menu. Model performance was evaluated using Mean Absolute Percentage Error (MAPE) and the coefficient of determination (R²). Results show that three menus exhibited upward trends, while Mie Komplit declined. MAPE values ranged from 2.55% to 6.98%, with R² reaching 0.99, indicating high model accuracy. These findings confirm that linear regression effectively supports stock planning, promotion strategies, and data-driven decision-making for MSMEs. Keywords: Micro, small, and medium enterprises; Sales pattern; Linear regression; Prediction, Python AbstrakUMKM sering menghadapi kendala dalam menganalisis data penjualan untuk merencanakan strategi bisnis secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola penjualan dan memprediksi permintaan pada UMKM Bakmi Ceria dengan metode regresi linier. Data yang digunakan berupa catatan penjualan bulanan dari platform Gojek dan Grab terhadap empat menu utama: Mie Ayam, Mie Bakso, Mie Pangsit, dan Mie Komplit. Variabel independen yang dianalisis adalah waktu (bulan), sedangkan variabel dependen berupa jumlah penjualan tiap menu. Model diuji menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) dan koefisien determinasi (R²) untuk menilai akurasi. Hasil menunjukkan tiga menu mengalami tren kenaikan, sedangkan Mie Komplit menurun. Nilai MAPE berkisar 2,55%–6,98% dengan R² mencapai 0,99, menunjukkan tingkat akurasi yang tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa regresi linier efektif dalam mendukung perencanaan stok, promosi, dan pengambilan keputusan berbasis data pada UMKM.