Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The The Role of Tongue Twister to Improve the Students’ Speaking Skill Yuni Yuniar; Muhammad Reza Pahlevi; Nia Hoerniasih
INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 8 No 2 (2021): INTERACTION: Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.307 KB) | DOI: 10.36232/jurnalpendidikanbahasa.v8i2.1336

Abstract

Recently the ability to English speaking is very necessary since English has become a foreign language in Indonesia. A correct speech is become crucial to avoid misunderstanding conveying the information to the listener. Therefore, teaching English speaking is very necessary to the teacher in improving the students’ speaking skills. The main reason why learning to speak English is very difficult for the students is because students often use the Indonesian language (mother tongue) as the main language and are not accustomed to speaking in English in their daily life. One of the alternatives technique that can be used by the teacher is using tongue twister. The aims of this study is to explore about what are the problems that faced by the students while learning English speaking in Tongue Twister assisted. The classroom action research is a method that conducted in this research. There are two Cycles in this research and both of cycles showed of 77.14% of students has obtained a score of 75 and 77.13%. This result shows that the students have met the success criteria of the research and the students actively participate in the teaching and learning processes during English-speaking class.
Incorporating E-Learning Madrasah in Teaching Reading Practice Mia Amalia; Nia Hoerniasih; Mobit Mobit
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 19 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8412212

Abstract

The students learn independently during the Covid-19 pandemic and spend long periods of time at home. In order to prepare e-Learning Madrasah for use by Islamic schools in Indonesia, students are required to be taught online through specific Internet Platforms recommended by the Ministry of Religion. This study examines how teachers at the Islamic grade school of Karawang are incorporating e-Learning Madrasah as a media and students' responses to using e-Learning Madrasah in their reading comprehension process. Observation and interviews with teachers and students are used to collect the data. The results of these studies have shown that a number of responses suggest that the use of eLearning Madrasah does not work effectively in English, particularly with respect to teaching reading. Despite the fact that students are still enjoying using media provided by their school, during a Covid 19 pandemic they will be able to carry out educational activities
Peran Pendidik Dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia Dini Di Paud Melati IX Desa Cengkong Kabupaten Karawang Sasikirana Wuni Hassya; Nia Hoerniasih; Abdul Muis
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik halus merupakan aspek perkembangan fundamental pada anak usia dini yang berpengaruh terhadap kesiapan akademik, kemandirian, serta keterampilan hidup dasar di masa selanjutnya. Pada tahap pendidikan anak usia dini, stimulasi motorik halus tidak hanya berfungsi melatih koordinasi gerak jemari, tetapi juga membentuk konsentrasi, ketelitian, dan kemampuan memecahkan masalah. Oleh karena itu, pendidik memiliki peran penting dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mampu menstimulasi perkembangan motorik halus secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pendidik dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat proses pengembangannya di PAUD Melati IX Desa Cengkong Kabupaten Karawang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitianterdiri dari pendidik dan kepala sekolah PAUD Melati IX. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menemukan bahwa pendidik menjalankan lima peran utama, yaitu sebagai perencana, pelaksana, fasilitator dan mediator, motivator, serta evaluator. Pendidik merancang kegiatan melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), melaksanakan kegiatan berbasis bermain menggunakan media konkret seperti gunting, manik-manik, plastisin, dan kertas lipat, mendampingi anak sebagai mediator penggunaan media, memberikan penguatan positif untuk meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri anak, serta melakukan evaluasi berbasis proses melalui observasi dan pencatatan perkembangan anak secara berkelanjutan. Penelitian juga menemukan beberapa faktor pendukung, yaitu kreativitas pendidik, ketersediaan sarana pembelajaran, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua tertentu. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan kemampuan individual anak, mood anak yang tidak stabil, kurangnya stimulasi dari rumah, serta adanya anak yang membutuhkan pendampingan khusus. Dengan demikian, pengembangan motorik halus di PAUD Melati IX telah berjalan efektif, namun tetap membutuhkan kolaborasi yang lebih intensif antara pendidik, sekolah, dan orang tua serta inovasi dalam penyediaan media dan kegiatan pembelajaran.