Sebagai salah satu kota yang terus berkembang, kota Pontianak tidak terlepas dari berbagai masalah mengenai sampah, persoalan mengenai sampah merupakan topik yang selalu hangat untuk diteliti lebih jauh. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran pemulung di dalam tata kelola dan potensi nilai ekonomi sampah di kota Pontianak. Metode analisis yang digunakan dalam mengukur variabel adalah dengan wawancara mendalam kemudian di deskriptifkan. Jenis data yang digunakan berupa data primer dan sekunder terdiri dari kuesioner yang telah disebar. Teknik pengumpulan data dibagi menjadi tiga tahap yaitu observasi, tahap wawancara terstruktur, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa tata kelola sampah di kota Pontianak tidak mengenal adanya pemulung sebagai pihak yang turut menyokong pemerintah dalam mengelola sampah sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk dijual sebagai barang yang memiliki nilai ekonomi. Potensi nilai tambah ekonomi sampah di kota Pontianak belum digali secara serius dan optimal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemerintah melalui DLH Kota Pontianak perlu menjalin kemitraan lintas sektoral dalam tata kelola sampah yang ada di kota Pontianak.