Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

MODEL PENERJEMAH BAHASA ISYARAT INDONESIA DENGAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) Pramono, Ichwanul Muslim; Niswati, Za’imatun; Agustina, Amaliasyifa
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 8, No 01 (2024): SEMNAS RISTEK 2024
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v8i01.7124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem penerjemah bahasa isyarat Indonesia berbasis komputer menggunakan Python Hand Gesture Recognition dengan metode Convolutional Neural Network (CNN) pada video real-time. Sistem ini diharapkan dapat mengenali gerakan tangan secara akurat dan meningkatkan aksesibilitas komunikasi bagi penyandang disabilitas tunawicara. Pengujian sistem penerjemah bahasa isyarat menunjukkan hasil yang positif dengan rata-rata hasil deteksi 70,2%. Sistem berhasil mengenali dan memahami gerakan tangan dalam video real-time dengan tingkat akurasi yang cukup. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan Python Hand Gesture Recognition dengan metode Convolutional Neural Network (CNN) pada video real-time efektif dalam mengenali dan menerjemahkan bahasa isyarat Indonesia. 
Sosialisasi Perizinan Berusaha pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Sandy, Agung Ferdinan; Agustina, Amaliasyifa; Aslamiyah, Suwaebatul
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 9 (2023): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10466827

Abstract

Pertumbuhan ekonomi salah satunya, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah menjadi pilar terpenting di Indonesia. Pemerintah Indonesia saat ini fokus terhadap UMKM untuk mendapatkan perizinan berusaha pada bidang usaha nya. UMKM yang dilakukan oleh pelaku usaha kebanyakan mereka tidak mengurus perizinan berusaha, termasuk Mitra yang belum memiliki perizinan berusaha nya dikarenakan beberapa faktor yaitu karena ketidaktahuan mereka bagaimana cara pengurusanya, perizinan apa saja yang harus mereka dapatkan dan biaya yang akan dikeluarkan sangat mahal. Padahal perizinan berusaha yang didapatkan nantinya, akan membuat pelaku usaha mendapatkan kepastian dan perlindungan hukum dalam berusaha dilokasi yang telah ditetapkan, mendapatkan pendampingan untuk pengembangan usaha, mendapatkan kemudahan pembiayaan ke lembaha keuangan bank dan non-bank dan mendapatkan kemudahan dalam pemberdayaan dari pemerintahan. Apalagi dengan sudah diberlakukannya UU Cipta Kerja membuat semakin dipermudahkannya akses perizinan, rantai pasok, pengembangan usaha, pembiayaan, hingga akses pasar bagi pelaku UMKM. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka kami merasa perlu adanya suatu sosialisasi tentang perizinan berusaha pemasaran digital, yang nantinya dapat dipergunakan oleh mitra kami yaitu Dapur Madam Cus untuk mendapatkan kepastian hukum dan perlindungan usahanya.
Sistem Pakar Penentuan Jenis Pelatihan Kerja yang Sesuai dengan Profile Pencari Kerja Menggunakan Metode Forward Chaining pada Kementerian Ketenagakerjaan RI Aldiansyah, Reza; Opitasari, Opitasari; Agustina, Amaliasyifa
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 10, No 1 (2026): SEMNAS RISTEK 2026
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v10i1.8791

Abstract

Permasalahan utama dalam dunia ketenagakerjaan Indonesia salah satunya adalah ketidaksesuaian antara jenis pelatihan yang diikuti oleh pencari kerja dengan latar belakang dan minat mereka, sehingga pelatihan tidak efektif meningkatkan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem pakar berbasis web yang dapat merekomendasikan jenis pelatihan kerja sesuai dengan profile pencari kerja menggunakan metode forward chaining. Metode ini melakukan penalaran berdasarkan fakta-fakta awal seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, dan minat pencari kerja yang diinput ke dalam sistem, kemudian dicocokkan dengan aturan dalam knowledge base untuk menghasilkan rekomendasi pelatihan yang sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D), Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi secara otomatis, serta mendukung proses digitalisasi layanan pelatihan di Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dengan penerapan teknologi ini, diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelatihan kerja dan meminimalisir kesenjangan kompetensi dengan kebutuhan industri.
Sistem Pendukung Keputusan Prioritas Pengadaan Stok Celana Bahan Pria Menggunakan Metode Moora Kristianto, Nofal; Opitasari, Opitasari; Agustina, Amaliasyifa
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 10, No 1 (2026): SEMNAS RISTEK 2026
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v10i1.8318

Abstract

Pengelolaan stok yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan. CV Seven Douche sebagai perusahaan di bidang fashion pria membutuhkan sistem yang mampu membantu proses pengambilan keputusan dalam menentukan prioritas pengadaan stok celana bahan pria. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System) berbasis web menggunakan metode Multi-Objective Optimization by Ratio Analysis (MOORA). Sistem ini mengevaluasi alternatif pengadaan berdasarkan empat kriteria, yaitu harga, kualitas, ketersediaan ukuran, dan permintaan pasar. Proses perhitungan dilakukan secara sistematis melalui tahapan normalisasi, pembobotan, dan perhitungan nilai Optimasi untuk menghasilkan rekomendasi yang objektif. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP native, dengan HTML, CSS, dan jQuery untuk antarmuka, serta MySQL sebagai basis data. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem ini dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengambilan keputusan serta membantu meminimalkan risiko overstock dan kekurangan barang. Penerapan metode MOORA terbukti efektif dalam mendukung pengadaan stok berbasis data dan kriteria terukur.
Perlindungan Kepastian Hukum di Era Digital: Penegakan Hukum atas Framing Media Digital yang Mengarahkan Persepsi Publik Ega, Danu; Agustina, Amaliasyifa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.15646

Abstract

Framing media digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan persepsi publik. Dalam praktiknya, media digital tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga melakukan proses seleksi, penekanan, dan penyusunan informasi melalui judul,pilihan diksi, visual, serta alur narasi yang digunakan. Proses framing media ini berpotensi mengarahkan cara publik memahami suatu peristiwa, sehingga informasi yang diterima tidak selalu bersifat netral dan objektif. Di era digital, kekuatan framing semakin besar karena informasi disebarluaskan secara cepat dan masif melalui berbagai platform, termasuk media sosial, yang memperluas jangkauan pengaruh media terhadap opinI publik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan statute approach dan conceptual approach. Dalam hukum, framing yang cenderung subjektif dan tendensius dapat menimbukkan dampak serius, terutama ketika informasi yang disajikan berkaitan dengan individu, kelompok, atau kebijakan publik. Persepsi publik yang terbentuk melalui framing tertentu berpotensi mempengaruhi penilaian sosial, reputasi, serta legitimasi suatu proses hukum. Kondisi ini menunjukan bahwa framing media digital bukan sekedar persoalan komunikasi, melainkan juga memiliki implikasi hukum yang nyata terhadap prinsip kepastian hukum.