Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kualitas Kerja ABK Deck Untuk Menunjang Kelancaran Bongkar Muat Kontainer Di KM. Hijau Segar: Elis Suswati, Ibnu Aliudin, Rochanda Elis Suswati; Ibnu Aliudin; Rochanda
Nama Jurnal Akmi Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Sitektransmar Vol. 1 No. 1 Mei 2019
Publisher : LPPM AKMI SUAKA BAHARI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51578/j.sitektransmar.v1i1.10

Abstract

Adanya beberapa kendala yang terjadi pada saat proses bongkar muat yang dikarenakan faktor skill yang dimiliki oleh Anak Buah Kapal (ABK) yaitu penyusunan muatan kontainer pada saat pemuatan. Hal ini disebabkan karena beberapa ABK Deck kurang berpengalaman bekerja di kapal kontainer dan kesalahan pembacaan bay plan pada saat pemuatan. Terjadinya kesalahan dalam pembacaan bay plan saat pemuatan dimana kontainer 40 feet high cube di dalam bay plan sudah ditandai dengan tanda garis tebal dan warna yang berbeda dengan kontainer 40 feet ukuran standar. Faktor lain penyebab keterlambatan yaitu sepatu kontainer (twist lock) dan alat lashing kontainer tidak di persiapkan dengan baik sebelum pemuatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi masalah dalam peningkatan kualitas kerja ABK Deck untuk menunjang kelancaran bongkar muat kontainer di km. hijau segar dan mencari penyebab dan pemecahan dari permasalahan adanya kesalahan penyusunan kontainer pada saat pemuatan dan terjadi keterlambatan dalam pelaksanaan bongkar muat kontainer di atas kapal. Metode yang dilakukan pada penelitian adalah Metode pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi atau pengamatan, interview atau wawancara, dan dokumenter. Kurangnya pengalaman ABK deck bekerja di kapal kontainer sehingga terjadi kesalahan dalam melakukan penyusunan kontainer yang dilakukan oleh ABK pada saat pemuatan. Kesalahan penempatan muatan berdasarkan jenisnya sehingga menghambat muatan lainnya. Karena terjadi masalah teknis seperti kerusakan alat maupun non teknis seperti terjadinya cuaca buruk pada saat bongkar muat sehingga menghambat waktu pada saat bongkar muat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERNAVIGASI GUNA MENCEGAH TERJADINYA KECELAKAAN DALAM PELAYARAN DI KM. HOKKY VIII Mohammad Shohibul Anwar; Dedi Nuryaman; Elis Suswati
Majalah Ilmiah Gema Maritim Vol 23 No 1 (2021): Gema Maritim Vol 23 No 1 tahun 2021 tanggal 31 Maret 2021
Publisher : Politeknik Bumi Akpelni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.947 KB) | DOI: 10.37612/gema-maritim.v23i1.115

Abstract

Keselamatan dalam berlayar merupakan masalah bersama dan tanggung jawab yang harus diatasi oleh semua pihak terutama yang berkecimpung di dunia pelayaran, hal ini tentunya memiliki dampak yang sangat besar terutama masalah keselamatan jiwa di laut dan kapal beserta muatannya yang sangat besar mempengaruhi kepercayaan pengguna jasa transportasi. laut. Dalam setiap pekerjaan, manusia selalu memegang peranan terpenting, dimana ketika sumber daya manusia berperan sebagai manajer, menentukan berhasil tidaknya suatu pekerjaan ditentukan oleh kegiatan manajerial yang dilakukan untuk merencanakan, mengatur, menempatkan, dan mengendalikan bawahannya untuk keberhasilannya. dari pekerjaan mereka. Begitu juga dalam dunia perkapalan dimana manusia memegang peranan yang sangat penting terutama dalam penjagaan baik pada saat berlayar maupun saat berada di pelabuhan, sehingga diatur sedemikian rupa agar kondisi manusia ini dapat tetap dalam kondisi prima untuk menjadi. mampu menjalankan tugasnya baik dalam masa tugas jaga maupun dalam masa istirahat. .Meski begitu, manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan pelayaran yang terjadi hingga saat ini selain penyebab lain seperti faktor alam dan teknis.
Development of Implementation Si-Kemal System at Harbormaster and Port Authority Office of Class II Cirebon Mustain, Iing; Herlina, Yeyen Herlina; Elis Suswati; Eko Wiyandi; Rudy Juanto; Irwan Jaya
Nama Jurnal Akmi Vol 8 No 1 (2026): J.Sitektransmar May 2026
Publisher : LPPM AKMI SUAKA BAHARI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51578/j.sitektransmar.v8i1.158

Abstract

A sailing period is needed to improve the profession of seafarers, based on seafarers’ experience, proven during sailing, and to help determine seafarers’ levels. The sea time required by maritime authorities to issue or upgrade professional seafaring licenses. Purpose – The purpose of the study is to develop a sea time information system of professional seafaring that it can provide efficient, simple, and integrated services in supporting the performance of port services at KSOP Class II Cirebon. Methodology – The research method uses an applied approach, where the procedures and stages of making sea service letter are documented, and the resulting activities and plans are presented as menus and access pages for users. Findings – The results of the study were obtained by the development of the sailing period information system at KSOP Class II Cirebon are divided into six activities. The implementation of the Si-Kemal system includes a list of menus and how to use them. The user menu contains user accounts and profiles. While other menus include the sailing experience page, the sailing period SK page. The final stage is data reporting. This report can be sorted by start and end date, which is usually for monthly and yearly reports. Originality – The stages of making a sail period certificate through validation stages 1 and 2 provided by the system, numbering and issuing a Certificate.