Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Metode Analisis Paracetamol (Acetaminophen) dalam Darah, Plasma, Dan Serum Manusia Diah Muldianah; Sulastri Sulastri; Adelia Fatharani; Diany A. Nurdimayanthi; Dinda S. Rahmawati; Hana Fadhilah
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v2i1.202

Abstract

Paracetamol (Acetaminophen) is one of the drugs most often prescribed to patients, ranging from children to the elderly, as a pain reliever by inhibiting prostaglandin synthesis in the central nervous system. Paracetamol has a broad therapeutic index with an adult dose of 500-1000 mg each time, with an interval of 4-6 hours. The review article aims to compare the analysis and sample preparation methods used to detect paracetamol in human blood, plasma, and serum. In compiling this article, the search method for research journals via the internet was used with Google. The results obtained showed that the detection of paracetamol in blood and serum was analyzed using the Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) with SPE (Solid Phase Extraction) sample preparation method while in plasma it was analyzed using several methods, namely Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (LC-MS), High-Performance Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (HPLC-MS), and Ultra-High-Performance Liquid Chromatography-Mass Spectrometry (UHPLC-MS) with protein precipitation and liquid-liquid extraction sample preparation methods. Among the four methods, the HPLC-MS method is considered fast, selective, and sensitive to analyzing paracetamol
Literature Review: Standardisasi Senyawa Zingiberene Vriezka Mierza; Cindhy Maulida Nurawaliah; Adelia Fatharani; Diah Muldianah; Dinda Shafira Rahmawati
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Farmasetis: Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.536 KB)

Abstract

Zingiberene merupakan senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid yang umumnya ditemukan sebagai salah satu komponen utama dalam minyak atsiri rimpang jahe (Zingiber officinale) dan menyebabkan aroma khas pada jahe. Tidak hanya tanaman jahe, Zingiberene juga terdapat dalam cabe jawa, buah sirih hijau, dan daun Caesaria sylvestris. Untuk memperoleh senyawa Zingiberene maka perlu dilakukan serangkaian proses mulai dari ekstraksi sampai mendapat isolat dan diidentifikasi menggunakan instrumen. Review ini bertujuan untuk menginformasikan metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi Zingiberene. Metode review menggunakan metode studi literatur terhadap 16 jurnal yang terbit antara tahun 2013-2022 pada database google scholar dan google yang berkaitan dengan identifikasi Zingiberene pada tumbuhan menggunakan kata kunci “Identifikasi”, “Isolasi”, dan“Zingiberene”. Penelitian menunjukkan bahwa metode ekstraksi yang paling banyak digunakan adalah dengan metode ekstraksi menggunakan pelarut dan metode distilasi. Sedangkan untuk menganalisis Zingiberene digunakan metode GC-MS, HPLC dan HSCCC.
Teknik Isolasi dan Identifikasi Senyawa Glikosida dari Berbagai Tanaman Diah Muldianah; Diany Aprillia Nurdimayanthi; Dinda Shafira Rahmawati; Hana Fadhilah
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 2 No. 1 (2021): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v2i1.5577

Abstract

Teknik isolasi dan identifikasi senyawa yang tepat diperlukan dalam penemuan senyawa metabolit sekunder untuk memperoleh efek terapi dari tanaman tersebut. Metabolit sekunder tanaman banyak ditemukan di alam sebagai glikosida sehingga melalui tinjauan pustaka ini diharapkan dapat memberikan gambaran terkait berbagai macam teknik isolasi dan identifikasi yang digunakan untuk mengidentifikasi senyawa glikosida pada tanaman. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan cara penelusuran jurnal tentang isolasi dan identifikasi senyawa glikosida melalui database elektronik. Setelah dilakukan tinjauan pustaka pada berbagai jurnal, didapatkan sepuluh tanaman yang diteliti menggunakan metode ekstraksi, isolasi, analisis senyawa, dan analisis struktur senyawa yang beragam untuk mengidentifikasi senyawa glikosida dengan jenis yang berbeda pula yakni glikosida flavonoid, isoflavon glikosida, glikosida furostanol, glikosida iridoid, dan glikosida kumarin.