Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature Review: Standardisasi Senyawa Zingiberene Vriezka Mierza; Cindhy Maulida Nurawaliah; Adelia Fatharani; Diah Muldianah; Dinda Shafira Rahmawati
Jurnal Farmasetis Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Farmasetis: Februari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.536 KB)

Abstract

Zingiberene merupakan senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid yang umumnya ditemukan sebagai salah satu komponen utama dalam minyak atsiri rimpang jahe (Zingiber officinale) dan menyebabkan aroma khas pada jahe. Tidak hanya tanaman jahe, Zingiberene juga terdapat dalam cabe jawa, buah sirih hijau, dan daun Caesaria sylvestris. Untuk memperoleh senyawa Zingiberene maka perlu dilakukan serangkaian proses mulai dari ekstraksi sampai mendapat isolat dan diidentifikasi menggunakan instrumen. Review ini bertujuan untuk menginformasikan metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi Zingiberene. Metode review menggunakan metode studi literatur terhadap 16 jurnal yang terbit antara tahun 2013-2022 pada database google scholar dan google yang berkaitan dengan identifikasi Zingiberene pada tumbuhan menggunakan kata kunci “Identifikasi”, “Isolasi”, dan“Zingiberene”. Penelitian menunjukkan bahwa metode ekstraksi yang paling banyak digunakan adalah dengan metode ekstraksi menggunakan pelarut dan metode distilasi. Sedangkan untuk menganalisis Zingiberene digunakan metode GC-MS, HPLC dan HSCCC.
Formulasi Dan Pengujian Nilai Spf Losion Ekstrak Etanol Batang Cendana (Santalum Album L.) Devi Ratnasari; Dia Septiani; Dinda Shafira Rahmawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.4542

Abstract

Di Indonesia, cendana (Santalum album L.) adalah tumbuhan yang terkenal dengan banyak manfaat. Salah satu manfaatnya adalah sebagai antioksidan alami yang melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet dan radikal bebas yang merusak kulit. Fokus penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi Cendana sebagai bahan dalam tabir surya, yang dapat diukur dengan nilai Sun Protection Factor (SPF). Penelitian melibatkan ekstraksi etanol dari batang Cendana menggunakan metode Soxhlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan flavonoid, fenol, dan terpenoid dalam ekstrak batang cendana menunjukkan tingkat antioksidan yang kuat, dengan nilai IC50 sebesar 89,05 ppm. Berikutnya, empat formulasi losion tabir surya (F0, F1, F2, dan F3) disiapkan dan diuji menggunakan spektrofotometer UV-Vis untuk menentukan nilai SPF-nya. Hasil penelitian mengungkap bahwa losion tabir surya dengan ekstrak batang Cendana menunjukkan tingkat efektivitas yang tergolong rendah, walaupun rendemen ekstrak mencapai 2%. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa Cendana memiliki potensi sebagai bahan tabir surya, meskipun efektivitasnya relatif rendah.