Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Karakterisasi Mikrokristalin Selulosa Berbasis Kulit Sukun (Artocarpus astilis) Melalui Proses Hidrolisa Rinette Visca; Siti Nurjanah; Novita Yuliana
Jurnal Teknologi Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Teknologi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/jtek.v1i8.56

Abstract

Selulosa merupakan salah satu polimer  biodegradabilitas dan merupakan komponen biomassa  terbanyak di alam, yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi industri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh mikrokristalin selulosa dengan memanfaatkan limbah kulit sukun yang mengandung lignoselulosa. Proses yang dilakukan untuk memperoleh mikrokristalin selulosa berbasis kulit sukun sesuai persyaratan standar yang meliputi pembuatan serbuk kulit sukun, tahap isolasi α-selulosa, delignifikasi, bleaching  dan hidrolisa. Hasil isolasi dari kulit sukun berupa serbuk mikrokristalin selulosa dikarakterisasi. Adapun karakterisasi mikrokristalin selulosa yang dilakukan meliputi pengujian kadar air, uji organoleptik, penentuan pH, dan bilangan permanganat. Hasil  penelitian menunjukan  bahwa  kadar  air  dari  mikrokristalin selulosa sebesar 4.24%. Kadar air tersebut telah memenuh standar yaitu maksimum 5%. Mikrokristalin selulosa memiliki pH 6.8 yang sesuai dalam rentang pH 5.0-7.5. Hasil uji bilangan permanganat diperoleh kadar lignin mikrokristalin selulosa yaitu 5.13%. Kadar lignin telah memenuhi SNI 0494:2008  yaitu maksimum 6%.
Perancangan Pemilah Sampah Otomatis di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Elian Hardiawan; Alma Vita Sophia; Luqman Cahyono; Novita Yuliana
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini pengelolaan sampah di PPNS belum menerapkan sistem pengelolaan sampah yang ideal menurut Undang-Undang No.18 Tahun 2008, tentang pengelolaan sampah. Proses pemilahan sampah dapat mempermudah pengelolaan sampah menuju proses pengelolaan lanjutan seperti untuk daur ulang menjadi kompos dan barang yang bernilai, oleh karena itu langkah inovatif ini bertujuan untuk membuat sistem otomatis agar mempermudah dalam memilah sampah sesuai jenis. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti mengusulkan sebuah penerapan pemilahan sampah secara otomatis dalam memilah sampah. Tempat sampah ini mengklasifikasikan menjadi 3 jenis sampah yaitu compostable,non-compostable, dan residue. Cara kerja sampah ini yaitu dengan sensor proximity kapasitif, induktif, dan inframerah untuk mengklasifikasikan jenis sampah. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroller ESP32 yang berfungsi sebagai sistem kontrol sensor dan aktuator. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan persentase rata-rata keberhasilan servo adalah 99,85% dan persentase rata-rata masing-masing sampah compostable adalah 65%, non-compostable adalah 85%, dan residue adalah 85%.