Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KEPEMILIKAN ASING, DAN KEPEMILIKAN TERKONSENTRASI TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Non Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013) Ayu Kusuma Ningrum; Febrina Nafasati Prihantini
Solusi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v15i2.2043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh Struktur Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asing, dan Kepemilikan Terkonsentrasi Terhadap Nilai Perusahaan Studi Empiris Perusahaan Non Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013. Pada penelitian ini sampel yang terpilih berjumlah 26 perusahaan, yang berturut-turut melaporkan laporan keuangan dan annual report di Bursa Efek Indonesia pada periode 2010-2013. Data yang digunakan adalah data sekunder dan pemilihan sampel perusahaan dipilih menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penguj ian hipotesis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dua variabel yaitu Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Asing berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan sedangkan variabel Kepemilikan Institusional Dan Kepemilikan Terkonsentrasi tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan.Kata Kunci : Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Asing, Kepemilikan Terkonsentrasi, dan Nilai Perusahaan
PENGARUH STRES KERJA TERHADAP PERILAKU DISFUNGSIONAL AUDIT DENGAN THE BIG FIVE PERSONALITY DAN LOCUS OF CONTROL SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Pada KAP Di Wilayah Jawa Tengah Dan DIY) Ervin Meika Anggraini; Febrina Nafasati Prihantini
Solusi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v16i3.2174

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengaruh stres kerja terhadapperilaku disfungsional audit dan seberapa besar pengaruh The Big Five Personality dan Locus of Controlsebagai variabel moderasi pada pengaruh stres kerja terhadap perilaku disfungsional audit. Sampel dalampenelitian ini adalah auditor yang berkerja di Kantor Akuntan Publik yang berada di Semarang, Kudus,Solo danDIY. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah respondenyang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 38 auditor. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer yangmenggunakan kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Stres Kerja tidak berpengaruh terhadap perilakudisfungsional, kemudianvariabel The Big Five Personality yaitu Extraversion, Agreeableness,Conscientiousness, Openness to Experience tidak dapat memoderasi pengaruh stress kerja terhadap perilakudisfungsional audit. Sedangkan Neuroticism, Locus of Control yang terdiri dariLocus of Control Internal danLocus of Control Eksternal dapat memoderasi pengaruh stress kerja terhadap perilaku disfungsional audiktantara pengaruh stres terhadap perilaku disfungsional audit.Kata kunci : Stres Kerja, The Big Five Personality, Extraversion, Agreeableness, Conscientiousness, Neuroticism, Openness to Experience, Locus of Control, Locus of control Internal, Locusof Control Eksternal.
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN, TINGKAT INFLASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA BANK UMUM SWASTA NASIONAL DI INDONESIA YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE TAHUN 2006-2009 Melinda Purnamasari; Febrina Nafasati P
Solusi Vol 11, No 3 (2012)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v11i3.2023

Abstract

Penelitian ini bertuiuan untuk menguji secara empiris dan mengetahui pengaruh rasio keuangan, tingkat inflasi dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan yang diproksikan dengan ROA (Return On Asset) pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa dan Non Devisa di Indonesia. Rasio keuangan terdiri dari capitul adequacy ratios (CAR}, non-performing loans (NPL), beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO), dan loan to deposit ratios (LDR).Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 29 perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2009. Namun. setelah melewati tahap purposive sample. Sampel yang digunakan hanyalah 16 bank umum swasta nasional Devisa. Metode anaIisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN PERSEDIAAN PADA UKM OKTA 158 MANDIRI ACCU Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 1 No. 6: Juni 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.43 KB)

Abstract

Salah satu ciri khas dari industri kecil adalah masih banyak kendala yang dihadapi ini baik dari aspek produksi maupun manajemen usahanya. Pada aspek produksi antara lain teknologi/peralatan, kontinyuitas produksi, keseragaman kualitas, packing, labeling, dll, sedangkan pada aspek manajemen usahanya adalah belum banyak dilakukan dukungan promosi, strategi pengembangan pemasaran, serta distribusi yang terbatas dan pembukuan atas hasil usahanya. Begitu pula yang dialami oleh Ota 158 Mandiri Accu yang berada di Plamongan Sari Semarang Timur. Dimana Usaha Ota 158 Mandiri Accu masih merupakan usaha dagang berskala kecil yang juga memiliki kendala dalam hal manajemen, khususnya dalam hal pencatatan persediaan barang dagangannya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUKUAN PADA UKM GALERI BAN Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kharakteristik dari perusahaan kecil adalah masih banyak kendala yang dihadapi ini baik dari aspek produksi maupun manajemen usahanya. Permasalahan pada aspek manajemen usahanya yang selalu menjadi permasalahan adalah mengenai pembukuan atas hasil usahanya. Begitu pula yang dialami oleh UKM Galeri Ban yang berada di Kelurahan Tlogosari Kulon Kecamatan Pedurungan. Dimana Usaha Galeri Ban masih merupakan usaha skala kecil yang juga memiliki kendala dalam hal manajemen, khususnya dalam hal pencatatan hasil usahanya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan pengabdian bagi masyarakat yang memberikan memberikan penyuluhan dan praktek mengenai pencatatan terhadap operasional usahanya. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaku UKM memiliki pemahaman mengenai pentingnya pencatatan operasional usahanya dengan menggunakan buku kas dan dilakukan secara rutin. Dan harapan pelaku UKM memiliki kemauan untuk mengimplementasikannya
AKUNTABILITAS PENGGUNAAN DANA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH Dian Indudewi; Febrina Nafasati; Bambang Sudarmanto; Antonius Dwijo Putranto
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 7 No. 2 (2023): Research Artikel Volume 7 Issue 2: Periode April 2023
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v7i2.1370

Abstract

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membentuk jaring pengaman sosial (JPS) dan jaring pengaman ekonomi (JPE) untuk meminimalisir dampak pandemi covid-19 terhadap masyarakat. Pemberian JPS dan JPE menuntut adanya realokasi dan refocusing anggaran karena pandemi covid-19 terjadi saat angaran tahun berkenaan telah berjalan. Realokasi dan refocusing anggaran ini membawa perubahan besar terhadap mekanisme anggaran pemerintah daerah dimana belanja darurat covid-19 dapat dilakukan melalui mekanisme Belanja Tidak Terduga (BTT). Penggunaan dana untuk bencana/kondisi darurat rawan dengan penyelewengan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif melalui studi dokumen dan wawancara. Studi dokumen mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan teori institusional. Wawancara mengacu pada hasil wawancara peneliti dengan 4 (empat) informan dari 4 (empat) Organisasi Perangkat Daerah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan pertanggungjawaban dana APBD telah akuntabel. Hal ini ditunjukkan melalui kesesuaian proses penganggaran dan pertanggungjawaban dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil wawancara dengan keempat informan menunjukkan hal yang sama. Berdasarkan uraian jawaban dari keempat informan, dapat disimpulkan bahwa proses alokasi dan refocusing anggaran serta pertanggungjawabannya telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hasil analisis juga memperkuat penerapan teori institusional dalam konteks pemerintahan. Kata Kunci : anggaran, realokasi, refocusing, akuntabilitas
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, PROFITABILITAS, ASSETS UTILYZATION DAN EBITDA TERHADAP PENGUNGKAPAN AKUNTANSI SUMBER DAYA MANUSIA Alfa Vivianita; Febrina Nafasati P; Dian Indudewi
IJAB Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 1 No 2 (2020): IJAB: Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijab.v1i2.22

Abstract

Perusahaan yang baik adalah perusahaan going concern. Going concern adalah perusahaan yang berdiri secara terus menerus dan tidak bangkrut. Going conern akan tercapai, jika perusahaan melakukan kegiatan operasi sesuai dengan keinginan stakeholder. Stakeholder menekan perusahaan untuk fokus terhadap kinerja lingkungan. Pelaksanaan kinerja lingkungan akan membuat perusahaan mendapatkan legitimasi dari masyarakat, yang akan mempengaruhi firm value. Namun, implementasi kinerja lingkungan yang masih sukarela, membuat perusahaan melakukan kegiatan yang tidak maksimal. Kegiatan yang tidak maksimal tersebut dapat diatasi dengan memberi peluang perempuan untuk bergabung di jajaran direksi perusahaan. Perusahaan harus merekrut perempuan yang memiliki kompetensi untuk mengawasi dewan direksi, agar menaati dan mengimplementasikan kebijakan dan aturan terkait aktivitas dan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan. Penempatan perempuan di jajaran komisaris perusahaan diharapkan mempengaruhi firm value. Penelitian ini menggunakan teori legitimasi. Deegan (2007) menyebutkan bahwa perusahaan yang berdiri tidak lepas dari kontrak sosial dengan masyarakat sekitar. Kontrak sosial yang dipenuhi oleh perusahaan, akan membuat image perusahaan baik di mata masyarakat. Image tersebut menyebabkan stakeholder perusahaan menjadi loyal. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif. Data sekunder digunakan pada penelitian ini. Purposive sampling adalah metode yang gunakan untuk mengambil sampel penelitian. Penelitian dianalisis dengan Moderating Regression Analysis. Alat statistik menggunakan WarpPLS 7.0. Hasil pada penelitian ini adalah environmental performance tidak berpengaruh terhadap firm value. Female commissionare mampu memperkuat pengaruh environmental performance terhadap firm value.
PENGARUH ENVIRONMENTAL PERFORMANCE TERHADAP FIRM VALUE DENGAN FEMALE COMMISSIONER SEBAGAI VARIABEL MODERASI (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BEI 2016-2018) alfa Vivianita; Febrina Nafasati P; Dian Indudewi
IJAB Indonesian Journal of Accounting and Business Vol 2 No 2 (2021): IJAB: Indonesian Journal of Accounting and Business
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/ijab.v2i2.30

Abstract

Perusahaan yang baik adalah perusahaan going concern. Going concern adalah perusahaan yang berdiri secara terus menerus dan tidak bangkrut. Going conern akan tercapai, jika perusahaan melakukan kegiatan operasi sesuai dengan keinginan stakeholder. Stakeholder menekan perusahaan untuk fokus terhadap kinerja lingkungan. Pelaksanaan kinerja lingkungan akan membuat perusahaan mendapatkan legitimasi dari masyarakat, yang akan mempengaruhi firm value. Namun, implementasi kinerja lingkungan yang masih sukarela, membuat perusahaan melakukan kegiatan yang tidak maksimal. Kegiatan yang tidak maksimal tersebut dapat diatasi dengan memberi peluang perempuan untuk bergabung di jajaran direksi perusahaan. Perusahaan harus merekrut perempuan yang memiliki kompetensi untuk mengawasi dewan direksi, agar menaati dan mengimplementasikan kebijakan dan aturan terkait aktivitas dan tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan. Penempatan perempuan di jajaran komisaris perusahaan diharapkan mempengaruhi firm value. Penelitian ini menggunakan teori legitimasi. Deegan (2007) menyebutkan bahwa perusahaan yang berdiri tidak lepas dari kontrak sosial dengan masyarakat sekitar. Kontrak sosial yang dipenuhi oleh perusahaan, akan membuat image perusahaan baik di mata masyarakat. Image tersebut menyebabkan stakeholder perusahaan menjadi loyal. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif. Data sekunder digunakan pada penelitian ini. Purposive sampling adalah metode yang gunakan untuk mengambil sampel penelitian. Penelitian dianalisis dengan Moderating Regression Analysis. Alat statistik menggunakan WarpPLS 7.0. Hasil pada penelitian ini adalah environmental performance tidak berpengaruh terhadap firm value. Female commissionare mampu memperkuat pengaruh environmental performance terhadap firm value
The Mediating Effect of Resilience in The Relationship Between Work Overload and Job Burnout among Teaching Accountants Dian Indudewi; Febrina Nafasati Prihantini; Agung Santoso Pribadi; Barkah Susanto
International Journal of Economics Development Research (IJEDR) Vol. 4 No. 3 (2023): International Journal of Economics Development Research (IJEDR)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ijedr.v5i1.4206

Abstract

High demand for performance provokes burnout among teaching accountants. As educators, teaching accountants must fulfill three pillars of higher education: educating students, doing research and community service. As professionals, teaching accountants may have a role as auditor or holding a structural position in the university. This study examines resilience as a mediator between work overload and burnout. This study used voluntary sampling and the questionnaires distributed via Google Forms. Seventy-one questionnaires have been received and are amenable to analysis using Smart PLS 4. The testing phase commences with descriptive statistics and quality tests of the instruments, including validity and reliability, before advancing to structural model testing. The findings reveal that work overload exerts a positive impact on job burnout. Furthermore, resilience has been substantiated as a mediator between work overload and job burnout.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN USAHA PADA UKM KERANG 158 Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 6: Juni 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i6.7992

Abstract

Salah satu karakteristik utama dari industri kecil adalah menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usaha, terutama dalam hal manajemen bisnis. Salah satu kendala utama dalam manajemen bisnis adalah perhitungan harga pokok produksi dan pembukuan hasil usaha. Masalah ini juga dihadapi oleh UKM Kerang 158 yang terletak di Plamogan Sari, Pedurungan, Semarang. Sebagai industri kecil, UKM Kerang 158 memerlukan panduan dalam manajemen usaha agar dapat beroperasi dengan lebih efisien. Diharapkan, peningkatan operasional usaha akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan keuntungan UKM Kerang 158. Untuk mengatasi kendala tersebut, dilakukan kegiatan Pengabdian Bagi Masyarakat yang melibatkan pelatihan tentang cara menghitung harga pokok produksi dan pembukuan sederhana dengan menggunakan buku kas untuk mencatat semua kegiatan operasional UKM. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pemilik UKM mengenai pentingnya pencatatan operasional usaha, khususnya laba usaha, serta cara menghitung harga pokok produksi dengan benar.