Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Media Gambar Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas III Sekolah Dasar di Desa Bener Kecamatan Majenang Risa Puspita Oktiana; Fita Permata Sari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.296 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.55212

Abstract

Picture media is a learning tool used by teachers to make it easier when explaining subject matter using pictures. This study was conducted to determine the effect of image media on science learning outcomes for third grade elementary school students in Bener Village, Majenang District. The type of research used is experimental research with a quantitative approach. The research method used is Quasy Experimental. The population in this study were third grade elementary school students in Bener Village, Majenang District. The sample used in this study is a saturated sample. The results showed that the significance value in the experimental class was 0.000<0.05 and the significance value in the control class was 0.001<0.05. means that there is a significant influence between student learning outcomes before and after using image media on third grade elementary school students in Bener Village, Majenang District.
Development of Audio-Visual Physics Animation Media to Improve Students’ Understanding of Concepts and Creativity Fita Permata Sari; Salamun Hadi Subroto; Faruq Haroky
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 8 No 1 (2022): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 8 Issue 1, J
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.08112

Abstract

Increasing technology in this modern era of globalization can be applied to the world of education as a facility to facilitate the learning process delivered. Applying technology can help to learn that are hampered by distance can be overcome by distance learning. Distance learning has not yet become a part of most schools in Indonesia, especially elementary schools. So, there is a need for further research to produce audio-visual animation media so that it can help to learn for elementary school students. This type of research is an educational R&D development research (Educational Research and Development) referring to the ADDIE development model, which consists of five stages: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The type of data used is descriptive qualitative and quantitative data. Techniques for data collection are using questionnaires and questions. This shows no difference between using audio-visual animation learning media for science-themed to permanently save energy and other media provided by educators in schools to improve students’ conceptual understanding and creativity.
Pengaruh Model Pembelajaran Blended Learning Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas IV SD Se-Gugus Ahmad Yani Kecamatan Majenang Shinta Damayanti; Fita Permata Sari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.418 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.55228

Abstract

Student learning activity is very important and affects the character of students. This study aims to determine the influence of blended learning models on students' learning activity. This research uses quantitative approach with experimental method. The population in this study was grade IV elementary school students in Ahmad Yani group of 195 with a sample of 61 students. Data collection techniques using questionnaires. The validity test of the instrument used is the validity of the contents and look for different power using the product moment correlation formula. Instrument reliability using the Alpha Cronbach formula. The prerequisite test of the analysis conducted is a test of normality and homogeneity.The results prove that blended learning model has a significant effect on students' learning activity. This can be indicated by a sig value of 0.001 ≤ 0.05.
Development of Flashcard Media in Learning Science on Animal Life Cycle Material in Class V Elementary School Fita Permata Sari; Ni’matussaleha Ni’matussaleha
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i1.83234

Abstract

Era normal baru dapat ditandai dengan keterbukaan atau globalisasi yang mengakibatkan seseorang dituntut untuk memiliki berbagai jenis keterampilan yang harus dikuasai oleh siswa. Media pembelajaran menjadi salah satu solusi menarik dalam pembelajaran. Media Flashcard menjadi salah satu pilihan dalam pembelajaran IPA.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan Media Flashcard dalam pembelajaran IPA Materi Daur Hidup Hewan Kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE yang dimulai dari tahap Analisys, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan adalah angket validasi ahli materi, ahli media, dan respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah perhitungan analisis dari angket yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor ahli materi 3,81; ahli media 3,66; dan respon siswa 24,6 dari seluruh angket yang diberikan. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa media flashcard pembelajaran IPA materi daur hidup hewan kelas V sekolah dasar dapat dikategorikan layak dan praktis digunakan. 
Application of the SQ3R Method in Science Learning to Determine the Reading Comprehension of Class V Students of MI Al-Mahdy Sindangsari Majenang District Fita Permata Sari; Nurul Izzah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.83287

Abstract

Proses pembelajaran menjadi hal wajib bagi setiap siswa. Proses Belajar Mengajar (KBM) merupakan suatu proses yang rutin dilakukan oleh guru dan siswa di kelas. Proses belajar terjadi oleh interaksi guru dan siswa atau bahkan antara siswa dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman membaca siswa dengan metode SQ3R pada pembelajaran IPA kelas V MI Al-Mahdy Sindangsari. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Penelitian ini mendeskrisikan penerapan metode pembelajaran SQ3R dan pemahaman membaca siswa. Instrumen yang digunakan lembar observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode SQ3R pada pembelajaran IPA kelas V MI Al-Mahdy Sindangsari berjalan dengan baik. Tahapan SQ3R dimulai dari survey, question, read, recite, dan review dijalankan secaraa runtut. Pemahaman membaca siswa sudah baik, hal ini ditunjukkan dengan hasil tes tertulis siswa yang sudah memenuhi tujuan pembelajaran. Secara keseluruhan penggunaan metode SQ3R pada pembelajaran IPA untuk mengetahui pemahaman membaca siswa berjalan dengan baik. 
Analisis Ruang Lingkup Literasi Sains pada Buku Tematik Terpadu Siswa Kelas IV SD Kurikulum 2013 Tema 3 “Peduli terhadap Makhluk Hidup” Fita Permata Sari; Arief Budhiman; Ikhsannudin Ikhsannudin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i4.83383

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui informasi mengenai aspek literasi sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan, sains sebagai jalan untuk menyelidiki, sains sebagai cara berpikir dan sains sebagai interaksi sains, teknologi dan masyarakat pada buku tematik terpadu siswa kelas IV SD kurikulum 2013 tema 3 “Peduli Terhadap Makhluk Hidup”. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan mengisikan/ memberikan koding pada lembar pedoman analisis aspek literasi sains oleh lima ahli dan peneliti sampai diperoleh kode indikator yang stabil. Penelitian ini menunjukkan bahwa buku yang dianalisis memiliki persentase 31,7 % pada aspek sains sebagai jalan untuk menyelidiki, 28 % pada aspek jalan untuk berfikir, 21,4 % pada aspek interaksi sains teknologi dan masyarakat dan 18,9 % pada aspek sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan. Secara garis besar buku yang dianalisis telah merefleksikan literasi sains namun proporsinya belum seimbang. 
Development of Student Worksheets Based on Contextual Teaching and Learning (CTL) in Science Learning Material on Pure Substances and Mixtures for Class V Elementary School Fita Permata Sari; Putri Rizqiyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.83332

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan salah satu mata pelajaran wajib pada kurikulum pendidikan dasar dan menengah. Pembelajaran IPA memiliki karakteristik khusus seperti mempelajari fenomena alam secara fakta tidak hanya teori yang dipahami tetapi lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis CTL pada pembelajaran IPA materi Zat Tunggal dan Campuran Kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D. Model yang dipilih yaitu 4-D yang terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan validasi ahli materi dan media sangat baik dengan presentase keidealan berturut-turut 92,94% dan 87,5% sehingga LKS berbasis CTL pada pembelajaran IPA layak digunakan dalam kelas. Hasil respon siswa berkategori sangat baik dengan prosentase 93,84% sehingga layak implementasikan di kelas besar dan diterapkan dalam pembelajaran IPA kelas V di tingkat Sekolah Dasar. 
Pengembangan Media Pembelajaran POBISISTAR (Pop Up Book IPA Sistem Tata Surya) Untuk Peserta Didik Kelas VI Sekolah Dasar Cahyati Cahyati; Fita Permata Sari; Arief Budhiman
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107242

Abstract

The material about the solar system contains abstract ideas and cannot be witnessed directly; therefore, observation is needed to understand the processes that occur in the cosmos. The purpose of this study was to determine the feasibility and process of creating POBISISTAR (Solar System Pop-Up Science Book) teaching materials for sixth-grade elementary school students. The R&D approach created by Brog and Gall, which consists of the following stages: introduction, product design, product validation, and product trial, was used in this work. Data collection methods included student response questionnaires and questionnaire validation from media experts and material experts. The research findings showed that, according to validation from media experts and material experts, the POBISISTAR (Solar System Pop-Up Science Book) teaching materials for sixth-grade elementary school students were 80% and 78.67%, respectively. Ninety-five percent of students answered the questionnaire. According to the research findings, sixth-grade elementary school students can use POBISISTAR (Solar System Pop-Up Science Book) teaching resources. Materi tentang tata surya mengandung gagasan yang abstrak dan tidak dapat disaksikan secara langsung; oleh karena itu, pengamatan diperlukan untuk memahami proses yang terjadi di kosmos. Tujuan penelitian ini adalah untuk memastikan kelayakan dan proses pembuatan bahan ajar POBISISTAR (Pop Up Book IPA SistemTata Surya) untuk siswa kelas enam sekolah dasar. Pendekatan R&D yang dibuat oleh Brog dan Gall, yang terdiri dari tahapan-tahapan berikut: pendahuluan, desain produk, validasi produk, dan uji coba produk, digunakan dalam karya ini. Metode pengumpulan data meliputi angket respons siswa dan validasi angket dari ahli media dan ahli materi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, menurut validasi dari ahli media dan ahli materi, bahan ajar POBISISTAR (Pop Up Book IPA SistemTata Surya) untuk siswa kelas enam sekolah dasar masing-masing adalah 80% dan 78,67%. Sembilan puluh lima persen siswa menjawab angket. Menurut temuan penelitian, siswa kelas VI sekolah dasar dapat menggunakan sumber ajar POBISISTAR (Pop Up Book IPA SistemTata Surya).
Tantangan Pemahaman Konsep Pecahan pada Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Zidan Muhabib; Arief Budhiman; Fita Permata Sari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107495

Abstract

The low ability of elementary school students to understand fractions is one of the causes of poor overall mathematics achievement in Indonesia. This study aims to identify the types of difficulties, contributing factors, and learning approaches used to overcome difficulties in learning fractions through a systematic literature review. A review of 15 scientific articles published between 2020 and 2025 revealed that students struggle to visualize fractions as parts of a whole, compare fractions, and understand the relationship between numerators and denominators. The most dominant contributing factors include weak foundational numeracy skills, low motivation to learn, and the use of procedural teaching methods that lack contextual relevance. Meanwhile, approaches such as educational games, visual representations, interactive digital media, and realistic learning have proven effective in significantly improving understanding of fraction concepts. From these results, it can be concluded that efforts to improve fraction understanding should focus on conceptual and contextual learning supported by interactive media relevant to the characteristics of elementary school students.Rendahnya kemampuan siswa Sekolah Dasar dalam memahami konsep pecahan menjadi salah satu penyebab lemahnya pencapaian matematika secara keseluruhan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesulitan, faktor penyebab, serta pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi kesulitan belajar pecahan melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian terhadap 15 artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 yang dianalisis menggunakan prosedur PRISMA menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, membandingkan pecahan, dan memahami hubungan antara pembilang dan penyebut. Faktor penyebab yang paling dominan meliputi lemahnya pemahaman numerasi dasar, minimnya motivasi belajar, dan penggunaan metode pembelajaran prosedural yang tidak kontekstual. Kajian juga menemukan bahwa pendekatan berbasis visual, digital, permainan edukatif, dan Realistic Mathematics Education (RME) secara konsisten efektif meningkatkan pemahaman siswa. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan pemahaman pecahan perlu difokuskan pada pembelajaran yang bersifat konseptual, kontekstual, dan didukung oleh media interaktif yang relevan dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar.
Pengembangan Media Poster Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Pada Materi IPA Bagian Tubuh Tumbuhan untuk Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Yesi Sukmandari; Fita Permata Sari; Sagi Winoto; Arief Budhiman
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107491

Abstract

Poster learning media is one of the tools that can be used by teachers to convey information to students such as encouraging understanding and arousing enthusiasm related to learning so that it is easy to understand. This study aims to develop and determine the feasibility of poster media as a learning aid in the material of plant body parts science for grade IV students in Elementary Schools. This study uses the Research & Development (R&D) method with a 4D model with development stages, namely Define, Design, Develop, and Disseminate, but the final stage is not used in this study. Data collection techniques use questionnaires for media experts and material experts as well as student questionnaires. The results of the study showed that the validation of media experts and material experts obtained an average percentage of 94.23% and 84.61%. While the operational trial on the student response questionnaire obtained an average percentage of 96%. The conclusion of the study shows that poster media as a learning aid in the material of plant body parts science for grade IV students in Elementary Schools is said to be very feasible to use in learning.Media pembelajaran poster menjadi salah satu alat bantu yang dapat digunakan oleh guru untuk menyampaikan informasi kepada siswa seperti mendorong pemahaman dan membangkitkan antusias terkait dengan pembelajaran sehingga mudah dimengerti. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media poster sebagai alat bantu pembelajaran pada materi IPA bagian tubuh tumbuhan siswa kelas IV di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Reaserch & Development (R&D) dengan model 4D dengan tahap pengembangan, yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebarluasan), tetapi tahap akhir tidak digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk ahli media dan ahli materi serta angket siswa. Analisis data peneltian ini menggunakan rumus skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa validasi ahli media dan ahli materi mendapatkan presentase rata-rata 94,23% dan 84,61%. Sedangkan uji coba operasional pada angket respon siswa mendapatkan presentase rata-rata 96%. Simpulan dari penelitian menunjukan media poster sebagai alat bantu pembelajaran pada materi IPA bagian tubuh tumbuhan siswa kelas IV di Sekolah Dasar dikatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Disarankan agar penelitian selanjutnya mengeksplorasi efektivitas media poster dalam meningkatkan pemahaman siswa dengan membandingkannya dengan media pembelajaran visual lainnya.