Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Pelayanan Administrasi Melalui Tata Kelola Kearsipan Kantor Kapanewon Tempel Clara Riska Agustina
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2022): Maret
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.921 KB) | DOI: 10.55824/jpm.v1i2.84

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil kegiatan magang yang bertujuan untuk mengetahui dan membantu dalam optimalisasi dalam pengelolaan arsip di kantor Kapanewon Tempel. Adapun, luarn dari kegiatan ini adalah membantu Kantor Kapanewon Tempel untuk pengelolaan kearsipan melalui optimalisasi tata kelola kearsipan. Dalam pelaksanaan magang ini, yang berperan sebagai mitra adalah salah satu instansi pemerintah yaitu Kapanewon Tempel bagian Sekretariat (Subbagian Umum dan Kepegawaian) Kapanewon Tempel. Kapanewon Tempel merupakan salah satu kantor pemerintahan yang melayani kepentingan umum yang tidak akan lepas dari kegiatan kearsipan. Observasi yang dilakukan di Kantor Kapanewon Tempel menunjukkan bahwa dalam melaksanakan pengelolaan arsip kantor tersebut masih belum sepenuhnya melaksanakan pengelolaan arsip secara maksimal disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor-faktor itu antara lain keterbatasan biaya untuk pengadaan fasilitas pengelolaan arsip. Arsip pada Kantor Kapanewon Tempel masih dalam keadaan kurang tertata karena kurangnya peralatan atau fasilitas untuk pengelolaan arsip. Kurangnya Sumber Daya Manusia, terbatasnya tenaga, ruangan terbatas, dan sarana yang kurang. Hal ini perlu mendapat solusi yang tepat agar pengelolaan arsip menjadi lebih baik, yaitu dengan penambahan fasilitas atau sarana prasarana dan pengusulan tenaga kerja baru seperti dengan upaya mengatasi hambatan yang terjadi dalam pengelolaan arsip yang berkaitan dengan penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan terhadap pengelolaan arsip.
Formulating Community Empowerment Strategies for the Tourism Destination Program in Banyurejo Village, Sleman District, The Special Region of Yogyakarta Clara Riska Agustina; Hanantyo Sri Nugroho
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 14 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v14i2.111-121

Abstract

This paper explores strategies for community empowerment within the tourist destination program in Banyurejo Village, Sleman Regency, specifically focusing on Si Cangkring Valley Tourism Village as a form of community empowerment. Employing a qualitative descriptive method, the research utilizes analysis to formulate and evaluate strategies aimed at leveraging strengths and opportunities, while mitigating weaknesses to address emerging threats. The second phase employs the Litmus Test tool to prioritize strategic issues, assessing each issue through 13 specific questions to guide strategy formulation and evaluation. The findings highlight strengths and weaknesses from the internal environment, alongside opportunities and threats from the external environment identified in the strategic environmental analysis. This process identifies four key issues, leading to a strategic evaluation that prioritizes budget utilization and the strength of supporting information media to enhance community engagement in tourist villages, maximizing strategic value. Subsequently, these issues are formulated into a cohesive strategic program.