Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KASUS PENCURIAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK BERDASARKAN ASAS RESTORATIF Riska Andini Hasnabila; Tundjung Herning Sitabuana
Jurnal Hukum Adigama Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Hukum Adigama
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/adigama.v4i2.17475

Abstract

This is an analysis of Court Conclusion Number 9/PID. SUS-ANAK/2016/PT.BDG, which examines whether the appellate court judge's ruling, which is based on the restorative justice concept, is appropriate. The research uses an analytical descriptive method with a normative juridical strategy to explain and investigate the elements that judges consider while making judgments. Because the judge evaluates the case based on restorative justice ideals, the appeal court judge's decision confirming the decision of the first-level court judges is the proper choice. The judge examines not only the attempt to have a deterrent impact, but also the best interests of children who are in trouble with the law, as well as the best interests of children who are not in dispute with the law.such as ensuring that children's educational rights are met and that they are not exposed to harmful influences that may lead to a return of crime. Education, health care, and advocacy for all children, regardless of origin, race, gender, disability, or ability, should be considered in the problem of children in confrontation with the law. The children are unable to acquire a decent education due to the prison's incapacity to provide proper education to its inmate
PSIKOEDUKASI PENGENALAN DIRI DI SD NEGERI 03 SIJUK KABUPATEN BELITUNG Cut Salma Komala Thayeb; Riska Andini Hasnabila; Nur Laeli Fentilia; Reynaldi Salim; Michael Housen; Denrich Suryadi
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i3.26183

Abstract

Pendidikan seks masih menjadi hal yang tabu dalam masyarakat terlebih jika dibicarakan kepada anak usia dini, padahal pendidikan seks ini sangat penting mengingat anak akan memasuki usia remaja. Tingkat kekerasan seksual di Indonesia juga menjadi salah satu alasan mengapa pendidikan seks ini perlu diberikan kepada anak usia muda, karena tahun demi tahun kekerasan seksual ini mengalami peningkatan. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk membantu anak mengetahui topik biologis seperti pertumbuhan dan masa puber selain itu juga mencegah anak-anak dari tindak kekerasan dan mengurangi rasa malu ketika sedang mengalami masa pubertas. Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 3 April 2023 bertempat di Sekolah Dasar Negeri 03 Sijuk, Kabupaten Belitung dan dihadiri oleh 46 siswa-siswi SD tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa penyuluhan mengenai pengenalan diri dan pendidikan seks pada siswa. Sesi penyuluhan dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi pertama untuk penyampaian pendidikan seks kepada siswa laki-laki dan dilanjutkan dengan sesi 2 penyampaian pendidikan seks kepada siswa perempuan. Adapun materi yang disampaikan yaitu mengenai alasan individu harus mengenal diri, pengenalan anggota tubuh dan organ reproduktif, fase pubertas, perubahan psikis, gender role, dan masih banyak materi lain yang berhubungan dengan pendidikan seks secara umum. Kegiatan psikoedukasi ini membantu siswa-siswi untuk memiliki pengetahuan yang baik mengenai pendidikan seks dan belajar berani bertanya kepada orangtuanya saat membahas mengenai masalah seksualitas. Pihak sekolah juga sebaiknya melakukan kegiatan edukasi bagi para orangtua untuk mempersiapkan diri dengan ragam informasi mengenai seksualitas dan kesediaan untuk mendamping anak.