Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KRADENAN, PAPRINGAN, DAN PAGER, KECAMATAN KALIWUNGU, KABUPATEN SEMARANG DALAM PROGRAM HIDUP BERSIH DAN SEHAT Ahmad Ahid Mudayana
Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jp.v1i1.337

Abstract

Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat Desa Kradenan, Papringan, dan Pager, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang adalah kurangnya kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Maka program KKN UAD difokuskan pada kesehatan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat menuju masyarakat yang sejahtera. Metode pelaksanaan program KKN meliputi : pendidikan masyarakat dan praktek langsung. Dampak dari kegiatan KKN ini adalah : 1) tercipta kesadaran masyarakat tentang pentingnya PHBS , 2) memberikan penyuluhan tentang bahayanya buang air besar di sungai 3)melakukan pemeriksaan jentik nyamuk dan pemberian obat Abate di masyarakat, 4) memberikan penyuluhan bahaya asap rokok di tempat umum, 5) mengajak masyarakat memeriksakan anaknya ke POSYANDU secara rutin.
EVALUASI MANAJEMEN CENTRAL STERILE SUPPLY DEPARTEMENT (CSSD) DALAM MEMINIMALISIR TERJADINYA HEALTHCARE ASSOCIATED INFECTION (HAIs) DI RSUD Dr. DARSONO PACITAN Aniska Yustiana; Ahmad Ahid Mudayana
Jurnal Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : UPPM Poltekkes Kemenkes Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32763/v2knk292

Abstract

Central Sterile Supply Department (CSSD) atau Instalasi Pusat Sterilisasi adalah unit pelayanan yang strategis dalam upaya pencegahan infeksi dan mempunyai fungsi utama yaitu menyiapkan alat-alat bersih dan steril untuk keperluan perawatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan rancangan penelitian yang digunakan studi kasus Pengumpulan data menggunakan wawancara, checklist dan telaah pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa1) perencanaan CSSD sudah terencana dengan baik, 2) pengorganisasian CSSD belum tersusun secara maksimal, 3) Pelaksanaan terdiri dari penerimaan alat, pengemasan, pelabelan, pensterilan, pendistribusian dan penyimpan, 4)Pengawasan dilakukan setiap 6 bulan.
Gambaran Pengetahuan Remaja tentang Diabetes Melitus sebagai Dasar Pelaksanaan Edukasi Kesehatan Rosyidah Rosyidah; Liena Sofiana; Ummul Khair; Erni Gustina; Yuniar Wardani; Ahmad Ahid Mudayana; Suci Musvita Ayu; Ardyawati Wira Oktaviana; Ratna Muliyaningsih; Muhammad Miftah Rais
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 5 (2026): Volume 9 Nomor 5 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i5.25475

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang terus meningkat dan memerlukan upaya pencegahan sejak dini melalui edukasi kesehatan. Pengetahuan remaja dan mahasiswa tentang diabetes melitus menjadi dasar penting dalam penyusunan materi edukasi yang tepat sasaran. Mengetahui gambaran pengetahuan mahasiswa tentang diabetes melitus sebagai dasar pelaksanaan edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember di Kampus 3 Universitas Ahmad Dahlan dengan melibatkan 165 mahasiswa. Metode yang digunakan berupa pengisian kuesioner pengetahuan tentang diabetes melitus yang terdiri atas 15 item pertanyaan, kemudian dilanjutkan dengan edukasi kesehatan oleh Dinas Kesehatan. Data dianalisis secara deskriptif. Mayoritas peserta berjenis kelamin perempuan sebanyak 141 orang (85,50%), sedangkan laki-laki sebanyak 24 orang (14,50%). Sumber informasi terbanyak berasal dari guru sebanyak 71 orang (43,00%). Tingkat pengetahuan peserta secara umum tergolong sangat baik, ditunjukkan oleh tingginya proporsi jawaban benar pada hampir seluruh item pertanyaan. Pengetahuan mahasiswa tentang diabetes melitus tergolong sangat baik, tetapi masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat. Edukasi kesehatan penting dilakukan untuk meningkatkan pemahaman secara lebih menyeluruh dan mendukung pembentukan perilaku hidup sehat. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Pengetahuan, Mahasiswa, Edukasi Kesehatan.  ABSTRACT Diabetes mellitus is a non-communicable disease that continues to increase and requires early prevention efforts through health education. The knowledge of adolescents and university students about diabetes mellitus is an important basis for developing appropriate and targeted educational materials. To identify the level of students’ knowledge about diabetes mellitus as a basis for implementing health education. This activity was conducted on December 15 at Campus 3 of Universitas Ahmad Dahlan and involved 165 students. The method used consisted of administering a diabetes mellitus knowledge questionnaire with 15 items, followed by health education provided by the Health Office. The data were analyzed descriptively. Most participants were female, with 141 students (85.50%), while 24 students (14.50%) were male. The main source of information was teachers, reported by 71 students (43.00%). Overall, the participants’ level of knowledge about diabetes mellitus was very good, as shown by the high proportion of correct answers on almost all questionnaire items. Students’ knowledge about diabetes mellitus was generally very good, although several aspects still need improvement. Health education is important to enhance students’ understanding more comprehensively and to support the development of healthy lifestyle behaviors. Keywords: Diabetes Mellitus, Knowledge, Students, Health Education.