Er Ayu Nurafifah
Universitas Airlangga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Model Matematika Orde Fraksional Penyebaran Worm Berbasis Wi-Fi Pada Smartphone Mohammad Imam Utoyo; Er Ayu Nurafifah; Miswanto Miswanto
Limits: Journal of Mathematics and Its Applications Vol 15, No 2 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.752 KB) | DOI: 10.12962/limits.v15i2.4304

Abstract

Worm merupakan suatu program atau software (perangkat lunak) yang memiliki kemampuan mereplikasi diri dan dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan komputer. Pada umumnya worm menginfeksi jaringan komputer, namun seiring dengan perkembangan teknologi menyebabkan munculnya worm jenis baru yaitu worm berbasis Wi-Fi (Wireless Fidelity) yang dapat menginfeksi smartphone. Salah satu upaya penanggulangan worm adalah dengan menambahkan sebuah node baru pada jaringan Wi-Fi yaitu node karantina untuk meminimalisir penyebaran worm pada smartphone. Model matematika penyebaran worm berbasis Wi-Fi  pada smartphone dapat digunakan untuk mengetahui dinamika penyebaran worm. Melalui dinamika penyebaran worm, dapat dipelajari faktor penghambat infeksi worm. Pada penelitian ini dilakukan analisis kestabilan titik setimbang model matematika orde fraksional penyebaran worm berbasis Wi-Fi pada smartphone dengan orde turunan fraksional α∈(0,1].  Berdasarkan analisis model, diperoleh dua titik setimbang yaitu titik setimbang bebas worm〖  P〗_0 dan titik setimbang endemik 〖 P〗_1. Titik setimbang bebas worm stabil asimtotis lokal jika basic reproduction number R_0<1, sedangkan titik setimbang endemik stabil asimtotis lokal jika basic reproduction number R_0>1.  Kemudian dilakukan analisis sensitivitas dan simulasi numerik dengan variasi nilai orde fraksional α untuk mengetahui dinamika penyebaran worm berbasis Wi-Fi pada smartphone. Berdasarkan hasil simulasi numerik diperoleh hasil bahwa penambahan node karantina pada jaringan Wi-Fi dapat menurunkan populasi node terinfeksi dan meningkatkan populasi node yang pulih.