Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Sistem Informasi Penggunaan Anggaran Takterduga Pada Kantor Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Berbasis Web Menggunakan Codeigniter Samsuddin Samsuddin; Zulfan Zainal; Ade Irfan Saputra; Munawir Munawir; Susmanto Susmanto; Taufik Hidayat
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 3 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i3.4504

Abstract

Abstrak - Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskkriptif yang bertujuan untuk menggambarkan konsep sistem informasi penggunaan anggaran takterduga pada Badan Pengelolaan Keuangan Aceh berbasis web, masalah yang dihadapi badan pengelolaan keuangan Aceh saat ini masih terbatasnya dalam mengimput data penggunaan anggaran dikarenakan hanya satu perangkat saat mengelola data yang ada, sehingga kesulitan dalam penyajian laporan. Tujuan terwujudnya Implemetasi Sistem Informasi Penggunaan Anggaran Takterduga berbasis web untuk mengatasi permasalahan dalam mengumpulkan data, mengimput data dan dapat mendukung penyajian informasi yang kompleks oleh pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan Aceh. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode analisis dan metode perancangan. Metode perancangannya yaitu membuat implentasi sistem informasi, desain basis data dan analisis data penggunaan anggaran. Metode analisis dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara, studi kepustakaan, survey langsung di Badan Pengelolaan Keuangan Aceh dengan cara mewawancarai orang-orang terkait untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan. Hasil akhir dari implentasi sistem informasi Penggunaan Anggaran Takterduga berbasis web dimanfaatkan untuk mempermudah dan mempercepat pengaksesan data serta memberikan pihak pimpinan dalam mengakses penuh ke data tanpa melakukan pemrosesan data operasional. Dengan terbangunnya implementasi sistem informasi dapat dihasilkan data yang terstruktur dan terintegrasi dengan baik sebagai masukan bagi pimpinan dalam proses pengambilan keputusan.Kata Kunci : Implementasi, Sistem Informasi, Penggunaan Anggaran Takterduga, Web
Sistem Informasi Manajemen Penyiaran Informasi Kegiatan DPRA Berbasis Web Nurul Aliyah; Zulfan Zainal; Munawir Munawir
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 4 (2022): Agustus 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i4.4411

Abstract

Abstrak - Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Penyiaran Informasi berbasis web ini adalah aplikasi atau perangkat lunak computer yang dirancang untuk mengolah data yang berkaitan dengan hubungan atau Kerjasama Jurnalis dan Karyawan di bagian Kantor Humas Sekretariat DPRA untuk membagikan suatu berita yang terkait di Instansi maupun diluar Instansi. Masalah yang dihadapi di Humas saat ini adalah melakukan pelayanan informasi masih menggunakan manual yaitu surat tertulis dan sangat sulit bagi jurnalis atau media jika ingin memberikan informasi secara cepat tanpa harus menunggu waktu tanpa harus menunggu waktu yang sangat lama. Oleh karena itu, diperlukan suatu aplikasi untuk memberikan solusi pada permasalahan tersebut. Tujuan dibuatnya aplikasi Manajemen Penyiaran Informasi ini yakni mempermudah bagi Jurnalis/Media bekerja sama antar karyawan Humas untuk mengajukan berita dan memberikan informasi terkait penolakan dan disetujuinya sebuah berita oleh karyawan Humas yang diajukan oleh Jurnalis/Media. Program ini dikembangkan dalam menggunakan Bahasa pemograman PHP (Hypertext Prepocessor), Framework Laravel. XAMPP, Visual Studi code, dan basis data MySQL. hasil yang diharapkan dari pembuatann aplikasi ini adalah mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Penyiaran Informasi berbasis web yang mampu menerima dan mengirimkan data berita atau sebuah surat kabar yang diajukan oleh Jurnalis/Media dengan cepat tanpa harus melakukannya secara manual.Kata kunci: Sistem Informasi, Humas, Manajemen Penyiaran Informasi, PHP, MySQL, Visual Studio code. Abstract - This web-based Information Broadcasting Management Information System application is an application or computer software designed to process data related to the relationship or collaboration between journalists and employees in the Public Relations Office of the DPRA Secretariat to share news related to institutions and outside agencies. The problem faced in Public Relations at this time is that information services still use manuals, namely written letters and it is very difficult for journalists or the media if they want to provide information quickly without having to wait for a very long time. Therefore, we need an application to provide solutions to these problems. The purpose of making this Information Broadcasting Management application is to make it easier for journalists/media to work together among public relations employees to submit news and provide information regarding the rejection and approval of a news story by public relations employees submitted by journalists/media. This program was developed using the PHP (Hypertext Preprocessor) programming language, Laravel Framework. XAMPP, Visual Study code, and MySQL database. The expected result of making this application is to develop a web-based Information Broadcasting Management Information System that is able to receive and send news data or a newspaper submitted by journalists/media quickly without having to do it manually.Keywords: Information Systems, Public Relations, Broadcasting Information Management, PHP, MySQL, Visual Studio code.
Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Attention Deficit Hiperactivity Disorder Menggunakan Metode Certainty Factor Berbasis Web Yeni Yanti; Zulfan Zainal; Feri Susilawati; Munawir Munawir; Abdul Aziz Luqmana
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 5, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v5i6.5558

Abstract

AbstrakGejala Penyakit ADHD terjadi biasanya dikalangan anak-anak. Salah satunya  anak- anak cenderung melakukan aktivitas yang berlebihan, anak-anak mengalami kesulitan dalam mengontrol tingkat aktivitas dan kurang mampu untuk focus dalam mengerjakan sesuatu bagi anak penderita ADHD. Namun Masyarakat terutama orang tua masih tidak menyadari akan perilaku berlebihan anak-anak dan tingkat konsentrasi rendah yang dimiliki oleh anak-anak yang bisa saja anak tersebut menderita ADHD. Tujuan penelitian ini merancang sistem yang dapat membantu orang tua dan tenaga medis untuk mendeteksi anak yang kemungkinan terdeteksi menderita ADHD dan tingkat kenyakinan terhadap diagnosis gejala ADHD dengan mengggunakan Metode Certainty Factor berbasis Web. Hasilnya menunjukkan rancangan Sistem pendukung untuk mendiagnosa penyakit menggunakan metode certainty factor diPuskesmas Batoh berjalan lancar dan sukses meningkatkan level  keyakinan kepastian bagi orang tua dan dokter anak atas jawaban persentasi penyakit ADHD , telah di implementasi dan bisa diakses oleh pasien, dan pasien dengan mudah konsultasi atau istilahnya e-konsultasi dengan menjawab beberapa pertanyaan.Kata Kunci: ADHD,Certainty Factor, Anak-Anak , Gejala Penyakit, Sistem Pakar  Abstract ADHD symptoms usually occur among children. One of them is that children tend to do excessive activities, children have difficulty controlling activity levels, and are less able to focus on doing something for children with ADHD. However, the community, especially parents, are still unaware of the excessive behavior of children and the low level of concentration possessed by children who may have ADHD. The purpose of this research is to design a system that can help parents and medical personnel to detect children who may be detected with ADHD and the level of confidence in the diagnosis of ADHD symptoms using the Web-based Certainty Factor Method. The results show the design of a support system for diagnosing diseases using the certainty factor method at the Batoh Health Center runs smoothly and successfully increases the level of certainty confidence for parents and pediatricians on the answer to the percentage of ADHD disease, has been implemented and can be accessed by patients, and patients easily consult or the term e-consultation by answering a few questionKeywords: ADHD, Certainty Factor, Children, Disease Symptoms, Expert System
Implementasi Protocol Telnet Clientless Remote Deskstop Gateway Yeni Yanti; Susmanto susmanto; Munawir Munawir; Zulfan Zainal
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 2, No 2 (2019): OKTOBER 2019
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v2i2.2010

Abstract

Abstrak— Perkembangan teknologi remote kontrol komputer saat ini cukup banyak, antara lain Remote Deskstop Gateway. Protocol Telnet Clientless Remote Deskstop Gateway merupakan software remote kontrol yang dapat digunakan untuk melihat dan berinteraksi dengan suatu komputer melalui komputer lain dalam jaringan, baik lokal ataupun Internet. Remote Deskstop Gateway adalah sebuah teknologi yang bisa mengizinkan pengguna untuk mengakses komputer lain secara remote. Implementasi remote desktop ini menggunakan arsitektur dan protokol dari teknologi Remote Deskstop Gateway untuk transaksi client dan server. Pengaksesan remote desktop komputer melalui windows 10  dengan membuat aplikasi Remote Deskstop Gateway. Uji coba dilakukan pada laboratorium jaringan komputer, dengan mengkoneksikan ke dalam jaringan Wifi, sehingga bisa memonitoring dinas pendidikan Aceh dalam menggunakan komputer laboratorium. Konfigurasi Remote Deskstop Gateway pada komputer laboratorium digunakan untuk menentukan user name, password maupun port number yang digunakan untuk proses remote desktop melalui aplikasi Remote Deskstop Gateway. Dari hasil uji coba remote desktop dengan menggunakan sistem remote desktop gateway clientless menggunakan protocol telnet pada Dinas Pendidikan Aceh. semua fungsi remote kontrol berjalan dengan baik.  Kata kunci: Protocol Telnet, Remote Desktop, Gatway, Dinas Pendidikan Aceh.
Optimasi Jaringan Wireless pada Jaringan Akses Fakultas Teknik Universitas Serambi Mekkah Menggunakan Virtual Access Point Jayadi Natada; Taufik Hidayat; Zulfan Zainal; Munawir Munawir; Susmanto Susmato
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 7, No 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v7i3.7867

Abstract

Abstrak - Wireless access point umumnya dihubungkan ke router melalui jaringan kabel (kebanyakan telah terintegrasi dengan router) dan dapat digunakan untuk saling mengirim data antar perangkat wireless (seperti laptop, printer yang memiliki wifi) dan perangkat kabel pada jaringan. salah satu perangkat yang terdapat wireless access point yaitu router mikrotik RB 1100 AH2. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan penggunaan Virtual Access Point (VAP) untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi jaringan wireless. Metode yang digunakan sebagai analisa kinerja sebuah jaringan adalah satu laptop yang menjadi Virtual Access Point lalu,  2 laptop sebagai Client, pada laptop client telah dipasang Software Wireshark untuk mengukur Jaringan. Dari hasil penelitian bahwa secara umum, pelayanan Access Point memakai Real Access Point lebih stabil dibanding Virtual Access Point pada browser Google Chrome maupun Virtual pada browser Opera, Namun saat menggunakan Opera Browser Virtual Access Point cukup baik dan angka yang diperoleh meningkat namun cenderung tidak stabil juga. Selain itu tidak terjadi packet loss pada setiap pengujian dari Access Point lain. Ini bisa memperlihatkan pelayanan 2 browser jika dihitung dari parameter packet loss dikategorikan sangat baik. Saat melakukan perhitungan menggunakan Opera Browser, Virtual Access Point lebih baik dari pada pengukuran menggunakan Google Chrome.Kata kunci: Optimasi, Jaringan, Virtual Access Point,  Abstract - Wireless access pointsgenerally connected to a router via a cable network (most are integrated with the router) and can be used to send data to each other between wireless devices (such as laptops, printers that have wifi) and wired devices on the network. One of the devices that has a wireless access point is the Mikrotik RB 1100 AH2 router. The aim of this research is to improve the quality and optimize the use of Virtual Access Points (VAP) to increase the capacity and efficiency of wireless networks. The method used to analyze the performance of a network is one laptop which becomes a Virtual Access Point and then, 2 laptops as clients, on the client laptops Wireshark software has been installed to measure the network. From the research results, in general, Access Point services using Real Access Points are more stable than Virtual Access Points on the Google Chrome browser or Virtual Access Points on the Opera browser. However, when using the Opera Browser, the Virtual Access Point is quite good and the numbers obtained increase, but tend to be unstable too. . Apart from that, no packet loss occurs in any tests from other Access Points. This can show that the service of 2 browsers if calculated from the packet loss parameters is categorized as very good. When doing calculations using Opera Browser, Virtual Access Point is better than measurements using Google Chrome.Keywords: Optimization, Network, Virtual Access Point
Sistem Penerapan Fuzzy Multi Attribute Decision Making (MADM) Dalam Mendukung Keputusan Untuk Menentukan Lulusan Terbaik Pada Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi Medan Susmanto Susmanto; Zulfan Zainal; Munawir Munawir
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 1, No 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v1i1.735

Abstract

Proses dalam menetapkan calon Kelulusan terbaik pada Sekolah Tinggi Teknik Poliprofesi Medan bukanlah hal yang mudah terlebih dengan mempertimbangkan beberapa alternatif dan kriteria pada suatu situasi yang bersifat samar (Fuzzy), maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk Sistem Pendukung Keputusan adalah dengan menggunakan Fuzzy Multi Attribute Decision Making (MADM). Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif, dalam hal ini alternatif yang dimaksudkan yaitu untuk menentukan calon lulus terbaik dengan latar belakang yang beraneka ragam antara lain berdasarkan nilai indeks prestasi (IPK), Lama Studi semester berjalan, Lama penyelesaian Tugas Akhir (TA) dan nilai Tugas Akhir (TA) dimana masing-masing memiliki kriteria yang bobotnya berbeda, hal ini tentunya akan mempersulit pengambilan keputusan untuk menentukan lulusan terbaik yang efektif sehingga penilaian kelulusan terbaik tersebut tepat sasaran, serta proses untuk melakukan seleksi perangkingan dapat dengan mudah dan cepat disertai dengan data yang akurat ada di sekolah tinggi tersebut.
Analisis Log Akses Server Web untuk Mendeteksi Anomali dan Serangan Siber Menggunakan Metode Kuantitatif dan Kualitatif Zahrul Maizi; Munawir Munawir; Zulfan Zainal
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i3.9335

Abstract

Abstrak - Log akses server web merupakan sumber informasi yang sangat penting dalam pemantauan keamanan siber. Penelitian ini menganalisis file access_log dari sebuah server web menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi pola aktivitas, jenis serangan, dan anomali. Metode kuantitatif melibatkan perhitungan total permintaan, frekuensi alamat IP, dan distribusi kode status HTTP. Sementara itu, metode kualitatif berfokus pada identifikasi pola serangan seperti XML External Entity (XXE), SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), Directory Traversal, dan Command Injection melalui analisis isi permintaan. Hasil analisis data file log akses (access_log) dari server web yang diteliti menunjukkan total 190.742 permintaan, dengan sebagian besar (98,79%) menghasilkan kode status error (4xx atau 5xx). Anomali signifikan terdeteksi dari IP 192.168.168.1 yang bertanggung jawab atas 85,22% permintaan dan mayoritas upaya serangan XXE (162.787 kejadian) yang menghasilkan kode status 400 (Bad Request). Selain itu, berbagai jenis serangan lain juga terdeteksi, menunjukkan server menjadi target pemindaian dan serangan yang beragam. Evaluasi keamanan menunjukkan perlunya penguatan konfigurasi parser XML, implementasi Web Application Firewall (WAF), dan pemantauan log secara berkelanjutan untuk mitigasi risiko.Kata kunci: Server Web; Log Akses Server Web; Analisis Keamanan; Deteksi Anomali; Serangan Siber; XXE.Abstract - Web server access logs are a crucial source of information for cybersecurity monitoring. This study analyzes access_log files from a web server using qualitative and quantitative approaches to identify activity patterns, attack types, and anomalies. The quantitative method involves calculating total requests, IP address frequency, and HTTP status code distribution. Meanwhile, the qualitative method focuses on identifying attack patterns such as XML External Entity (XXE), SQL Injection, Cross-Site Scripting (XSS), Directory Traversal, and Command Injection through analysis of request content. The results of the access_log file analysis from the examined web server show a total of 190,742 requests, with the majority (98.79%) resulting in error status codes (4xx or 5xx). Significant anomalies were detected from IP 192.168.168.1, which was responsible for 85.22% of requests and the majority of XXE attack attempts (162,787 occurrences) that yielded a 400 (Bad Request) status code. Furthermore, various other types of attacks were also detected, indicating the server was a target of diverse scans and attacks. The security evaluation highlights the need for strengthening XML parser configurations, implementing Web Application Firewalls (WAF), and continuous log monitoring for risk mitigation.Keywords: Web Server; Web Server Access Log; Security Analysis; Anomaly Detection; Cyber Attack; XXE.
Analisis Kinerja Ant Colony Optimization pada Routing Jaringan Sensor Nirkabel Berdasarkan Paket, Energi, Dan Throughput Munawir Munawir; Misbahuddin Misbahuddin; Yeni Yanti; Nurhanif Nurhanif; Fania Fania; Tartillah Izzatillah
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 8, No 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v8i6.10051

Abstract

Abstrak - Wireless Sensor Networks (WSN) memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi modern seperti pemantauan lingkungan, pertanian presisi, dan smart city. Namun, keterbatasan energi node sensor dan kompleksitas komunikasi multihop menjadikan perancangan protokol routing yang efisien sebagai tantangan utama. Penelitian ini menganalisis kinerja algoritma Ant Colony Optimization (ACO) dalam optimasi routing WSN berdasarkan tiga metrik utama: jumlah paket, konsumsi energi, dan throughput. Simulasi dilakukan dengan 100 node yang tersebar acak pada area 100 × 100-meter dengan komunikasi berbasis cluster multihop. Hasil simulasi menunjukkan bahwa komunikasi Node→CH memiliki kinerja paling stabil, dengan jumlah paket berkisar antara 85–97 per ronde dan konsumsi energi relatif rendah pada kisaran 2.0–2.8 × 10⁻⁴ J. Sebaliknya, komunikasi CH→CH menunjukkan fluktuasi tajam, dengan beberapa ronde mencapai nol paket maupun nol konsumsi energi. Jalur CH→BS merupakan yang paling boros energi (2.5–3.5 × 10⁻⁴ J) dan throughput tidak konsisten, meskipun pada ronde tertentu mampu mencapai puncak hingga 3.6 × 10⁴ bit. Temuan ini memperkuat literatur bahwa komunikasi intra-cluster lebih efisien, sementara jalur antar-CH dan CH→BS memerlukan pengembangan tambahan. Secara keseluruhan, ACO terbukti efektif dalam menjaga komunikasi intra-cluster, tetapi masih memerlukan perbaikan untuk komunikasi jarak menengah dan jarak jauh. Integrasi heuristik energi residual, multipath routing, atau hibridisasi metaheuristik menjadi rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.Kata kunci: Wireless Sensor Networks; Routing; Ant Colony Optimization; EnergyConsumption; Throughput;  Abstract - Wireless Sensor Networks (WSNs) play a vital role in various modern applications such as environmental monitoring, precision agriculture, and smart cities. However, the limited energy of sensor nodes and the complexity of multihop communication make the design of efficient routing protocols a major challenge. This study analyzes the performance of the Ant Colony Optimization (ACO) algorithm in optimizing WSN routing based on three key metrics: packet delivery, energy consumption, and throughput. Simulations were carried out with 100 nodes randomly distributed within a 100 × 100-meter area using cluster-based multihop communication. The results indicate that Node→CH communication achieved the most stable performance, with packet delivery ranging from 85 to 97 per round and relatively low energy consumption between 2.0–2.8 × 10⁻⁴ J. In contrast, CH→CH communication exhibited sharp fluctuations, with several rounds dropping to zero packets and zero energy consumption. The CH→BS path was the most energy-consuming (2.5–3.5 × 10⁻⁴ J) and demonstrated inconsistent throughput, although in certain rounds it reached a peak of 3.6 × 10⁴ bits. These findings reinforce existing literature that intra-cluster communication is more efficient, while CH→CH and CH→BS links require further optimization. Overall, ACO has proven effective in maintaining intra-cluster communication, but improvements are still needed for medium- and long-range communication. Future research should consider integrating residual energy heuristics, multipath routing, or metaheuristic hybridization to enhance routing stability and prolong network lifetime.Keywords: Wireless Sensor Networks; Routing; Ant Colony Optimization; Energy Consumption; Throughput;