Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : journal of exploratory dynamic problems

Implementasi Teknik Usap Abur Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Kelompok B Di TK Pelita Harapan Erlina Ratna Asmara; Melvi Lesmana Alim; Moh Fauziddin; Musnar Indra Daulay; Kasman Edi Putra
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.155

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Pelita Harapan. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam menggenggam alat tulis dengan benar, mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, mengontrol gerakan jari, serta menghasilkan karya yang rapi. Oleh karena itu, diperlukan suatu kegiatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini, salah satunya melalui teknik usap abur.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui penerapan teknik usap abur pada kelompok B di TK Pelita Harapan Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 14 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung persentase ketuntasan kemampuan motorik halus pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik usap abur mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Pada kondisi awal, persentase ketuntasan kemampuan motorik halus anak mencapai 28%. Setelah dilaksanakan tindakan pada Siklus I, persentase meningkat menjadi 57%, kemudian pada Siklus II meningkat kembali menjadi 86%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar anak telah mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). Selain meningkatkan kemampuan motorik halus, teknik usap abur juga membuat anak lebih aktif, percaya diri, teliti, kreatif, serta lebih antusias mengikuti kegiatan pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik usap abur efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Pelita Harapan Kecamatan Kerumutan Kabupaten Pelalawan. Teknik usap abur dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan untuk menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Media Kancing Baju Warna di TK Tunas Baru Desa Ranah Mega Sulastari; Yenda Puspita; Moh Fauziddin; Melvi Lesmana Alim; Kasman Edi Putra
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 3 No. 3 (2026): No.3 Vol.3 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v3i3.162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Tunas Baru. Anak masih mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan jari dan tangan, seperti mengelompokkan, menyusun, dan menempel benda kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui penggunaan media kancing baju warna. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok B TK Tunas Baru. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan lembar penilaian perkembangan anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menghitung persentase perkembangan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kancing baju warna dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Persentase kemampuan motorik halus anak pada pra-siklus mencapai 40%, meningkat menjadi 65% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, media kancing baju warna terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan bermain yang aktif, menarik, dan menyenangkan.