Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Analisis Numerik Dan Analitikal Kekakuan Elastik Lateral Pada Jembatan Rangka Terbuka Dengan Menggunakan Program Abaqus Moh. Fadhlan Rosyidi; Hidajat Sugihardjo; Budi Suswanto; Ahmad Basshofi Habieb
Jurnal Aplikasi Teknik Sipil Vol 20, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1602.277 KB) | DOI: 10.12962/j2579-891X.v20i1.11974

Abstract

Bresing tranversal merupakan elemen yang berpengaruh terhadap stabilitas lateral batang tekan. Seperti pada jembatan rangka terbuka, tidak adanya pengikat transversal mengurangi stabilitas lateral dan batang tekan rentan terhadap tekuk. Tekuk akan menyebabkan kerusakan pada seluruh jembatan. Oleh karena itu, kekangan elastis yang diberikan oleh elemen vertikal dan balok lantai sangat penting untuk stabilitas lateral jembatan rangka terbuka. Penelitian ini membahas tentang analisis numerik model 2D wire dan modifikasi numerik model 3D solid dengan menggunakan program bantu Abaqus. Kemudian hasil analisis dibandingkan dengan Analitikal menggunakan Formula Engesser dan studi terdahulu yang dilakukan oleh Matthies (2012). Kekakuan elastik lateral yang dihasilkan oleh model 2D wire adalah 6.4675 kip/in dengan selisih masing-masing sebesar 2.179% antara numerik dengan analitikal dan sebesar 1.677% dengan studi terdahulu. Kekakuan elastik lateral yang dihasilkan oleh model 3D solid adalah 6.614 kip/in dengan selisih masing-masing sebesar 0.030% antara numerik dengan analitikal dan sebesar 0.575% dengan studi terdahulu. Model modifikasi numerik dengan 3D Solid selanjutnya akan digunakan sebagai acuan pemodelan pada penelitian lanjutan yaitu modifikasi penampang jembatan terbuka yang memudahkan aksesibilitas pengguna.
Studi Komparatif Kinerja Seismik Gedung 13 Lantai RC-SW dan USPSW-CFST Berbasis Analisis Respons Spektrum di Surabaya Ifarrel Rachmanda Hariyanto; Yuyun Tajunnisa; Buntetriana Shanti; Kohar Yudoprasetyo; Moh. Safii Mansur; Yosi Noviari Wibowo; Moh. Fadhlan Rosyidi
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.1.246

Abstract

Bangunan bertingkat memerlukan sistem penahan gaya lateral yang mampu mengendalikan simpangan dan tetap efisien terhadap berat struktur. Penelitian membandingkan struktur eksisting gedung perkuliahan 13 lantai setinggi 56 m di Surabaya yang menggunakan portal momen beton bertulang dengan reinforced-concrete shear wall dan struktur modifikasi yang menggunakan USPSW dengan kolom CFST. Analisis dilakukan dengan pemodelan tiga dimensi dan respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Hasil analisis digunakan untuk memeriksa panel USPSW, elemen batas, sambungan, pondasi tiang, serta biaya material. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya meninjau perilaku panel atau elemen secara terpisah, penelitian ini membandingkan respons struktur, kapasitas elemen utama, pondasi, dan biaya pada satu objek gedung. Hasil menunjukkan partisipasi massa kedua model lebih dari 99%. Periode fundamental turun dari 1,76 s menjadi 1,61 s dan berat model berkurang 28,15%. Simpangan maksimum arah Y turun 20,9%, sedangkan arah X naik 8,3% namun masih memenuhi batas izin. Pada model modifikasi tanpa shear wall, simpangan maksimum mencapai 64,34 mm pada arah X dan 54,59 mm pada arah Y, sedangkan setelah USPSW dipasang turun menjadi 24,21 mm dan 22,71 mm. Panel kritis menggunakan pelat 4,8 mm dengan rasio kebutuhan-kapasitas 0,72, sedangkan rasio interaksi EBV CFST sebesar 0,91. Pondasi modifikasi menggunakan spun pile D600 mm sepanjang 36 m dan memenuhi pemeriksaan yang dilakukan. Biaya struktur bawah turun 7,51%, tetapi biaya material total meningkat sekitar 160% dari Rp37,01 miliar menjadi Rp96,24 miliar. Dari hasil tersebut, USPSW-CFST dapat mengurangi berat struktur dan simpangan arah Y, tetapi belum memberikan hasil yang lebih baik pada seluruh parameter dan biaya.