Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Storytelling sebagai Teknik Pemberdayaan pada Anak dan Remaja Eks Korban Konflik Lahan Aprilianti Pratiwi; Yolanda Valentia; Dimas Aryalasa Nugraha; Muhammad Marlin Muhaimin
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 5, No 2 (2022): Mei 2022
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v5i2.627

Abstract

Konflik lahan meninggalkan pengalaman buruk dan trauma bagi sekelompok masyarakat yang mengalaminya, salah satunya adalah anak-anak dan remaja Telukjambe, Karawang, Jawa Barat. Lahan tempat tinggal dan garapan orang tua mereka secara tiba-tiba diklaim pihak swasta. Kala itu, intimidasi dan ancaman, dari preman bayaran dan aparat kepolisian hampir tiap hari mereka dapatkan. Bahkan pengusiran pun mereka alami. Akibatnya, mereka harus kehilangan tempat tinggal dan hidup dipengungsian. Fokus kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan anak-anak korban konflik lahan dalam kegiatan storytelling, yaitu sebuah sarana yang digunakan untuk pemulihan trauma pada anak korban bencana, termasuk korban konflik lahan. Peserta pada kegiatan ini adalah anak-anak dan remaja eks korban konflik lahan di Telukjambe. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu meningkatkan keterampilan berkomunikasi sekaligus membantu memulihkan trauma anak-anak dan remaja eks korban konflik lahan Telukjambe. Metode yang digunakan adalah melakukan eksperimen, yaitu melaksanakan kegiatan storytelling kepada anak dan remaja eks korban konflik di Telukjambe, Karawang, Jawa Barat. Proses yang dilalui pada kegiatan ini yaitu melakukan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Kampung Pasir Ipis, Telukjambe, Karawang, Jawa Barat. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan berkomunikasi serta pulihnya trauma pada anak dan remaja eks korban konflik lahan di Telukjambe.
INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA PROMOSI FESTIVAL PARIWISATA KOTA BOGOR (STUDI ETNOGRAFI VIRTUAL PADA AKUN @cgmbogor_fest) Aprilianti Pratiwi; M. Girindra Madanacaragni
Jurnal Audience: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): FEBRUARI 2020
Publisher : COMMUNICATION MAJOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v3i1.3728

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi telah mengubah proses komunikasi, tak terkecuali pada aspek promosi. Proses promosi yang semula banyak dilakukan secara tatap muka kini telah dimediasi dengan media komputer atau biasa disebut dengan CMC (Computer Mediated Communication). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi   bentuk   promosi   Cap   Go  Meh   Bogor   Street   Festival   yang dilakukan oleh akun Instagram @cgmbogor_fest.  Metode yang digunakan pada penelitian  ini  adalah  etnografi  virtual.  Melalui  metode  observasi  mendalam secara virtual yang telah dilakukan, diketahui bahwa panitia Cap Go Meh Bogor Street  Festival  melakukan  promosi  pariwisata  melalui  akun  @cgmbogor_fest dengan   mengunggah   poster   digital,   poto,   video   dan   potongan   poto.   Dari keempat bentuk promosi digital pada akun @cgmbogor_fest, poster menjadi alat promosi  utama karena dalam poster terdapat beberapa informasi, diantaranya tentang  waktu  dan  tempat  pelaksanaan  festival,  pengisi  acara,  nomor  kontak yang  dapat  dihubungi  serta  media  sosial  yang  dapat  ditelusuri.  Penggunaan media sosial menjadi salah satu media yang seringkali digunakan untuk promosi pariwisata dikarenakan dapat meningkatkan awareness masyarakat untuk dapat hadir ke suatu tempat secara nyata dengan bantuan informasi dari dunia maya.Kata Kunci: CMC, etnografi virtual, instagram, promosi pariwisata, social media marketing AbstractTechnological developments have changed the communication process, including the promotion aspect. The promotion process, which was previously done face- to-face, has now been mediated by computer or commonly known as CMC (Computer Mediated Communication). The purpose of this study was to identify the form of the Bogor Street Festival Cap Go Meh promotion carried out by the Instagram account @cgmbogor_fest. The method used in this research is virtual ethnography.  Through  a  virtual  in-depth  observation  method  that  has  been carried  out,  it is known  that  the committee  of the Cap Go Meh  Bogor  Street Festival  promotes  tourism  through  the @cgmbogor_fest  account by uploading digital  posters,  photos,  videos  and  photo  grid.  Of  the  four  forms  of  digital promotion   on   the   @cgmbogor_fest    account,   digital   poster   is   the   main promotional  tool because in the poster there is some information, including the time and place of the festival, the performers, contact numbers and contactable social media. The use of social media is one of the media that is often used for tourism promotion because it can increase public awareness to be able to present a real place with the help of information from cyberspace. Keywords: CMC, instagram, social media marketing, tourism promotion, virtual etnography