Endang Mayasari
Program Studi S1 Kebidanan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI SECARA DINI DI KELURAHAN BAGAN JAWA PESISIR WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAGAN SIAPIAPI KECAMATAN BANGKO KABUPATEN ROKAN HILIR Endang Mayasari
Jurnal Doppler Vol. 2 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.365 KB)

Abstract

Women's reluctance to perform IVA tests is due to a lack of knowledge as well as feel embarrassed, anxious and fearful of the results of their examination stating they have cervical cancer. In the case from year to year cases of cervical cancer has been found in advanced stages, with the IVA test makes it easier for women to find cervical cancer as early as possible, because the IVA test is one of the early detection of cervical cancer with a simple method. The advantages of IVA test that is safe, accurate, does not take long on the results of examination and the cost is relatively cheap compared to other examinations. In Puskesmas Rawat Inap Simpang Tiga in 2015, women who do IVA test that is as many as 110 people with the result 102 declared negativ and 8 positive people. This research is analytical research with cross sectional approach. The population of this research were all women of reproductive age who were married in Rawat Inap Simpang Tiga Public Health Center that was 693 people with accidental sampling technique with a large sample of 40 people. The result of statistical test stated that there is a significant relationship between knowledge, attitude and support of husband with the implementation of IVA test with p value (0,027, 0,012 and 0,012). Suggestion of researcher to health officer to develop effective communication and information about the importance of early detection of cervical cancer with IVA method, and the formation of cancer cadres every posyandu in an effort to increase woman awareness for early detection of cervical cancer
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA TANPA INDIKASI PADA IBU POSTPARTUM DI RSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU TAHUN 2019 Endang Mayasari
Jurnal Doppler Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.873 KB)

Abstract

In 2007 an estimated 15% of births worldwide occurred with SC surgery. In developing countries, the proportion of births by cesarean is around 21.1% of the total births, while in developed countries only 2%. The purpose of this study was to determine the factors associated with the selection of SC deliveries without indication in postpartum mothers at Arifin Achmad Regional Hospital in Riau Province. This type of research uses a quantitative analytical research design with cross sectional study design. Case sampling technique used random sampling with a total sample of 70 people. The results showed that 40 respondents (57.14%) did not deliver SC. Respondents who delivered SC were 30 people (42.86%). There is a significant relationship between parity and SC delivery with p value = 0.00 (α 0.05). There is a significant relationship between age and SC delivery with p value = 0,000 (α
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DI DESA PULAU RAMBAI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMPAR TIMUR Endang Mayasari
Jurnal Doppler Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.605 KB)

Abstract

In 2007 an estimated 15% of births worldwide occurred with SC surgery. In developing countries, the proportion of births by cesarean is around 21.1% of the total births, while in developed countries only 2%. The purpose of this study was to determine the factors associated with the selection of SC deliveries without indication in postpartum mothers at Arifin Achmad Regional Hospital in Riau Province. This type of research uses a quantitative analytical research design with cross sectional study design. Case sampling technique used random sampling with a total sample of 70 people. The results showed that 40 respondents (57.14%) did not deliver SC. Respondents who delivered SC were 30 people (42.86%). There is a significant relationship between parity and SC delivery with p value = 0.00 (α 0.05). There is a significant relationship between age and SC delivery with p value = 0,000 (α
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PULAU JAMBU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2020 Endang Mayasari; Erma Kasumayanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Angka balita gizi kurang di Propinsi Riau dari tahun ke tahun meningkat, tercatat dari 12,4% pada tahun 2015, meningkat menjadi 14,2% pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 meningkat lagi menjadi 19,27%. Propinsi Riau sendiri menjadi propinsi yang memiliki jumlah balita sangat kurus terbanyak dari semua propinsi yang ada di Indonesia di tahun 2017 dengan persentase 12,2% dari semua jumlah balita yang ada dan pada tahun 2018 adaah sebesar 23,1%.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional., ada hubungan yang signitifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita nilai p = 0,002 (p
GAMBARAN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA UPT BLUD PUSKESMAS TAMBANG TAHUN 2021 Endang Mayasari Mayasari
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia terdapat 373.000 orang ibu hamil, dan yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan sebanyak 107.000 (28,7%) orang ibu hamil. Survey pendahuluan yang dilakukan penulis pada 5 orang ibu hamil trimester III di Desa Kualu pada tanggal 10 juni 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III di Desa Kualu dan Desa Tarai Bangun wilayah kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang yang berjumlah 70 orang. Adapun jumlah sampel pada penelitian ini adalah 70  ibu hamil trimester III di Desa Kualu dan Desa Tarai Bangun Wilayah Kerja UPT BLUD Puskesmas Tambang. Dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 70 responden, diperoleh data tentang karakteristik responden. bahwa dari 70 responden sebanyak 25 orang    ( 33%) memiliki paritas Primipara, 36 orang ( 54%) adalah Multigravida dan 9 orang  ( 13%) adalah grandemultigravida. Pada karekteristik Usia, sebanyak 8 orang  ( 11%) yang berusia < 20 Tahun, 48 orang ( 67%) yang berusia 20-35 tahun, 14 orang ( 22 %)  yang berusia > 35 tahun. Responden yang bekerja sebanyak 38 orang ( 54%) dan tidak bekerja sebanyak 32 orang ( 46 % ). Responden pendidikan tinggi sebanyak 47 orang ( 67% ) dan sebanyak 23 orang ( 33%) berpendidikan rendah. Pada tabel kecemasan sebanyak 43 orang ibu hamil         ( 61%) mengalami cemas menghadapi persalinan dan 27 orang ( 27%) tidak mengalami cemas.
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER PAYUDARA DI DESA BATU BELAH UPTD PUSKESMAS KAMPAR ELVIRA HARMIA; ENDANG MAYASARI
Jurnal Ners Vol. 6 No. 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v6i2.4168

Abstract

Kanker payudara salah satu penyumbang angka kematian terbanyak di Indonesia. Berdasarkan data dari Global Burden of Cancer Study (2020) total kasus kanker di Indonesia mencapai 396.914 dan kanker payudara menyumbang jumlah yang tebanyak yaitu 65.858 kasus atau 16,6 dari total kasus kanker di Indonesia. Menurut data dari Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2020) mengungkapkan bahwa angka kejadian tertinggi untuk perempuan adalah kanker payudara yaitu 1,7 per 1000 penduduk pada tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan wanita usia subur tentang kanker payudara di Desa Batu Belah UPTD Puskesmas Kampar tahun 2022 dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi berjumlah 340 wanita usia subur dan sampel penelitan sebanyak 184 wanita usia subur. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dan alat ukur penelitian adalah kuesioner dengan teknik analisa data univariat. Diperoleh hasil bahwa pengetahuan wanita usia subur di Desa Batu Belah UPTD Puskesmas Kampar tentang kanker payudara sebagian besar dalam kategori kurang yaitu 113 orang (61,41%). Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan promosi kesehatan terutama deteksi dini kanker payudara untuk menambah pengetahuan wanita usia subur tentang kanker payudara serta upaya pencegahan terjadinya kanker payudara. Kata Kunci: Pengetahuan, Kanker Payudara
PKM PENCEGAHAN COVID 19 DI ERA NEW NORMAL PADA MASYARAKAT DESA PULAU JAMBU KECAMATAN KUOK KABUPATEN KAMPAR Erma Kasumayanti; Dewi Sulastri Juwita; Endang Mayasari
COVIT (Community Service of Health) Vol. 1 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/covit.v1i1.9538

Abstract

The Corona virus can cause disorders of the respiratory system, acute pneumonia and even cause death. This virus spreads very quickly and has spread to almost all countries, including Indonesia. Preventive efforts in the health protocol implemented by the community in breaking the chain of transmission of COVID 19 during the New Normal period, namely by getting used to using masks, washing hands with soap (handsanitanizer), maintaining distance (social distancing), staying away from crowds and avoiding traveling outside the area, especially the areas that have been declared as red zones. In Pulau Jambu Village, there is still low public awareness of compliance in implementing health protocols in the new normal era in preventing Covid-19. Many people still don't use masks in public places, don't pay attention to social distancing and still have low awareness of washing hands. Health promotion regarding the prevention of Covid-19 is carried out to increase public knowledge and awareness to decide the transmission of the Covid-19 virus. This activity starts from the preparation stage, implementation of activities. After the PKM was carried out on July 17 2020. The result was that there was an increase in public knowledge about how to prevent Covid 19. With this PKM activity it is hoped that the community can increase their awareness to improve health and prevent disease. Keywords: Covid -19, New Normal Era, Prevention
FAKTOR – FAKTOR  YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI 0-6 BULAN DI DESA BUKIT KEMUNING WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS SUKARAMAI TAHUN 2022 Erma Kasumayanti; Siti Hotna; Endang Mayasari
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.13935

Abstract

Masa bayi merupakan masa kritis dalam kehidupan manusia, dimana bayi di usia 6 bulan pertama kelahiran hanya bisa diberikan ASI Ekslusif untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya. Namun  kenyataannya, banyak diantara bayi sebelum usia 6 bulan sudah diberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Pemberian MP-ASI dini dapat berdampak pada gangguan kesehatan bayi seperti gangguan pencernaan. Pemberian MP-ASI dini disebabkan  kurangnya pemahaman orang tua terhadap pemberian ASI Ekslusif, budaya dan dukungan keluarga yang salah dalam memberikan  MP-ASI pada bayi sebelum usia 6 bulan.  Jenis penelitian ini  adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan  di desa Bukit Kemuning yang berjumlah 92 orang. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling.   Pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian MP-ASI dini pada bayi 0-6 bulan  dengan p value=0,002, ada hubungan antara dukungan social keluarga dengan pemberian MP-ASI pada bayi 0-6 bulan  dengan p value =0,0001, ada hubungan pekerjaan dengan kejadian pemberian MP-ASI dini pada bayi 0-6 bulan dengan p value =0,005. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan peranan orang tua dan dukungan keluarga terhadap pentingnya pemberian ASI Ekslusif selama 6 bulan pertama dan dilanjutkan dengan pemberian MP-ASI sesuai usia anak sehingga kebutuhan nutrisi anak terpenuhi dan anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU YANG MEMILIKI BALITA TERHADAP PEMANFAATAN POSYANDU DI DESA EMPAT BALAI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2022 Endang Mayasari; Erma Kasumayanti; Siti Hotna
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.14046

Abstract

Pemanfaatan posyandu adalah partisipasi ibu untuk membawa balitanya ke posyandu dan memanfaatkan berbagai pelayanan kesehatan di posyandu. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui Gambaran pengetahuan ibu yang memiliki balita dalam pemanfaatan posyandu oleh ibu balita. Desain penelitian ini adalah Deskriptif Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita di desa Empat balai Wilayah Kerja Puskesmas tahun 2022 yang berjumlah 57 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengambilan data di lapangan Analisa data yang digunakan adalah Univariat Hasil penelitian menunjukkan terdapat bahwa dari 67 responden, mayoritas ibu balita berusia yaitu 20-35 Tahun (59,7%). diketahui bahwa dari 67 responden, mayoritas tidak bekerja yaitu 52 orang (77,6%). 67 responden, memiliki pengetahuan baik sebanyak 56 orang ( 83,6%) Pengetahuan mempengaruhi keputusan untuk melakukan Tindakan termasuk keputusan pemanfaatan posyandu dalam mendeteksi pertumbuhan dan perkembangan balita