Optimalisasi pemberian asuhan keperawatan pada pasien rawat inap, khususnya di pelayanan kesehatan jiwa yang membutuhkan pelaksanaan interaksi terapeutik yang terencana sesuai kebutuhan dan tingkat ketergantungan pasien. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemberian asuhan keperawatan melalui optimalisasi interaksi terapeutik perawat dengan pasien sesuai standar waktu minimal pelayanan keperawatan di Ruangan MPKP Mandau I Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau Tahun 2026. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi koordinasi dengan kepala ruangan dan ketua tim, identifikasi permasalahan, serta penyusunan instrumen kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi saat handover, edukasi mengenai pengaturan waktu pelayanan berdasarkan tingkat ketergantungan pasien menggunakan rumus Gillies, pendampingan penggunaan checklist, serta penyesuaian pembagian pasien sesuai jumlah perawat yang bertugas. Evaluasi dilakukan melalui observasi pelaksanaan interaksi terapeutik dan wawancara dengan perawat serta pasien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 18 pasien yang dilakukan identifikasi awal, terdapat 9 pasien yang belum memperoleh asuhan keperawatan secara optimal. Setelah dilakukan implementasi, sebanyak 6 pasien (66,7%) mengalami peningkatan dalam pemenuhan asuhan keperawatan melalui interaksi terapeutik yang lebih terstruktur, sedangkan 3 pasien (33,3%) masih memerlukan tindak lanjut. Kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa optimalisasi interaksi terapeutik melalui edukasi, pendampingan, penggunaan checklist, dan pengaturan beban kerja perawat dapat mendukung peningkatan kualitas pemberian asuhan keperawatan. Disarankan agar kegiatan monitoring, supervisi, dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk mempertahankan keberlanjutan penerapan interaksi terapeutik sesuai standar pelayanan keperawatan.