Mega Permatasari
Mahasiswa Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Price Earning Ratio Dan Unusual Market Activity Terhadap Stock Price Movement Dengan Stock Investment Risk Sebagai Pemoderasi Permatasari, Mega; Tambun, Sihar
Balance Vocation Accounting Journal Vol 5, No 1 (2021): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/bvaj.v5i1.5049

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tentang pengaruh price earning ratio dan unusual market activity terhadap stock price movement yang dimoderasi stock investment risk. Di dalam investasi ada 3 fase penting dalam pergerakan harga saham, yang pertama fase akumulasi, kedua fase partisipasi publik dan yang terakhir fase distribusi. Pergerakan harga saham yang tidak wajar dapat diindikasi dengan diterbitkannya unusual market activity, yang bertujuan sebagai pemberitahuan bahwa harga saham tersebut sedang mengalami fluktuasi yang diindikasikan tidak wajar. Stock price movement pada dasarnya sangat sensitif terhadap sentiment pasar baik positif maupun negatif, dalam hal ini price earning ratio merupakan salah satu rasio keuangan yang digunakan oleh investor terutama investor para penganut analisis fundamental, dimana price earning ratio mencerminkan harga untuk setiap rupiah laba.
Analisis Literasi Pajak Terhadap Perencanaan Pajak Masayarakat di Kecamatan Cibungbulang Permatasari, Mega; Herlina, Lina
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 3 No. 2 (2024): Dakwatussifa Journal Of Dakwah and Comunication
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v3i2.198

Abstract

Potensi perpajakan Indonesia sangatlah besar, namun sayang belum tergarap optimal dari 254,8 juta penduduk Indonesia hingga januari 2015, baru tercatat 26,8 juta WP orang pribadi, padahal pemilik pekerjaan potensial mencapai 44,8 juta orang. Belum lagi penduduk usia 15 tahun yang bisa di katagorikan usia produktif angkanya menjadi 206,6 juta orang, wajib pajak yang memiliki kemampuan yang sama harus membayar pajak dalam jumlah yang sama. Terdapat pengaruh literasi terhadap pengelolan perpajakan. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Literasi berpengaruh terhadap Perencanaan. Pengaruh ini menunjukkan bahwa Literasi yang baik akan memberikan implikasi terhadap peningkatan Perencanaan. Berdasarkan hasil perhitungan antara Literasi dengan Perencanaan, diperoleh nilai dengan βY2 = 0,115 sementara nilai t hitung = 2,214 sedangkan t tabel pada taraf signifikansi α = 0,01 = 1,649 untuk dk = 396 dan nilai thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa literasi (X) berpengaruh terhadap Perencanaan (Y).
The Image of "Nation" and "People" in the Indonesianwac Corpus: A Corpus Linguistic Study Muthmainnah, Robi’atul; Haq, Tsanaa Mahara; Permatasari, Mega; Aulia, Hikmah
Journal of Social Research Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i2.2999

Abstract

The terms bangsa (nation) and rakyat (people) play a pivotal role as pillars of collective identity while simultaneously establishing political legitimacy. Both terms frequently appear in Indonesian socio-political discourse; however, the ideological nuances distinguishing their representations have not been extensively explored in depth. This study aims to reveal how the images of bangsa and rakyat are constructed in Indonesian discourse. The study employs a mixed quantitative and qualitative method using a corpus linguistics approach. This research utilizes data sourced from the IndonesianWaC corpus, accessed via SketchEngine, with the analysis limited to the top 50 collocates (determined by frequency and LogDice scores) as well as 50 relevant concordance lines for each lemma. The analysis focuses on three aspects: collocation patterns, observing lexical meaning associations; semantic prosody, identifying evaluative tendencies (positive or negative); and semantic preference, to map the semantic domains accompanying both words. This study is expected to provide empirical evidence regarding the dynamics of lexical usage that reflect power relations, societal attitudes, and identity construction in the Indonesian language.