Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU BIMBINGAN KONSELING DALAM MENANGANI SISWA PELANGGAR TATA TERTIB SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 NOGOSARI Indah Sarwosri; Buddy Riyanto; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses komunikasi interpersonal guru bimbingan konseling dalam menangani siswa pelanggar tata tertib di SMK Negeri 1 Nogosari. Pada teori Wilbur Schramm (1954) dimulai dari pengirim pesan (encoder) yang mengirim pesan (massage) kepada penerima pesan (decoder) yang kemudian secara bergantian mengirim pesan kepada pengirim pesan pertama, terdapat 6 langkah proses komunikasi : 1) keinginan berkomunikasi, 2) Encoding oleh komunikator, 3) Pengiriman pesan, 4) Penerimaan Pesan, 5) Decoding oleh komunikan, dan 5) Umpan balik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yaitu menggambarkan fakta-fakta yang ada dilapangan dengan teknik wawancara dan observasi. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposiv sampling dengan mengambil informan guru BK dan Siswa SMK N 1 Nogosari Tahun ajaran 2019/2020. Teknik analisis data menggunakan teori Milles dan Hubberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi interpersonal guru BK tidak berjalan dengan efektif sebab tidak tercapainya tujuan bimbingan yaitu untuk membantu merubah perilaku siswa dari yang berperilaku negatif ke perilaku positif dengan menegakkan kedisiplinan melalui arahan atau bimbingan yang diberikan oleh guru bimbingan konseling dan siswa tidak melakukan tindakan yang sama lagi. Karena guru bimbingan dan konseling memberikan arahan dan nasehat diartikan oleh siswa sebagai amarah. Jadi saat komunikasi berlangsung antara guru BK dan siswa tidak berjalan dengan seimbang. Hambatan berupa kesalah pahaman dalam memaknai pesan yang disampaikan oleh guru bimbingan konseling kepada siwa juga tidak optimal. Karena siswa masih menunjukan etiket yang tidak baik dan tidak mematuhi arahan yang diberikan guru BK. Kata Kunci :Komunikasi Interpersonal, Guru BK, pelanggar Tata Tertib.
PERSEPSI PEMILIH PEMULA PADA IKLAN POLITIK KAMPANYE PASANGAN CALON PRESIDEN DAN CALON WAKIL PRESIDEN PADA PEMILU 2019 DI MEDIA TELEVISI Dicky Muchtarom; Maya Sekar Wangi; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya iklan politik di televisi sebagai strategi kampanye politik, peneliti kemudian tertarik untuk meneliti tentang persepsi pemilih terhadap tampilan visual iklan kampanye politik di televisi calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi pemilih pemula terhadap iklan politik kampanye pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Pada Pemilu 2019 di Media Televisi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Cutlip dan Center yang dikenal dengan The 7 C’s of communication. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Hasil analisis mengenai persepsi mahasiswa terhadap iklan politik kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2019 di media televisi dapat disimpulkan sebagai berikut: Aspek credibility, pemilih pemula menyukai figur calon presiden yang kuat sekaligus berkarakter baik, yang bisa dipercaya dan yang akan memimpin mereka menuju masa depan. Mahasiswa sebagai pemilih pemula lebih menyukai karakter Jokowi yang menyita perhatian kaum milineal melalui berbagai video blog (vlog) dan swafoto yang diunggahnya ke sejumlah media sosial, seperti Instagram, Twitter, dan Youtube. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan oleh Prabowo yang memiliki karakter kaku, formal, dan terlalu tegas dan keras. Aspek context, persepsi pemilih pemula menyatakan bahwa tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis. Aspek content, menunjukkan bahwa persepsi pemilih pemula terhadap tema iklan politik Pilpres 2019 sudah baik, yaitu mengangkat permasalahan mengenai penyediaan lapangan pekerjaan, penyediaan sembako murah dan adanya biaya pendidikan sampai kuliah gratis, namun iklan Jokowi dapat memberikan solusi terhadap permasalahan sosial tersebut dengan peluncuran tiga kartu, yaitu kartu prakerja, kartu sembako murah, Kartu Indonesia Pintar (KIP Kuliah). Kata Kunci: Persepsi pemilih pemula, iklan politik.
STRATEGI BRANDING PRODUK TSHIRT SAKA TELA MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Agum Sri Setyadharma; Nurnawati Hindra Hastuti; Siswanta Siswanta
Solidaritas: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2020)
Publisher : Solidaritas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan dalam bisnis di bidang fashion, dapat ditinjau dari beberapa aspek. Salah satunya adalah bagaimana strategi promosi dari pelaku bisnis tersebut, dalam menjalankan atau memasarkan bisnisnya. Promosi dan membangun brand (branding) tidak harus melalui media-media yang mahal. Promosi melalui media instagram merupakan cara yang efektif dan efisien cukup untuk meningkatkan daya saing produk dan usaha. Teori yang digunakan dalam menganalisis strategi branding produk Tshirt Saka Tela menggunakan teori Rangkuti mengenai strategi branding merek baru (New brand). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif (model saling terjalin). Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan mengenai strategi branding produk Tshirt Saka Tela melalui media sosial instagram dilakukan dengan menggunakan akun Instagram dengan nama @Saka Tela. Akun tersebut merupakan akun media sosial yang dikelola oleh produk Tshirt Saka Tela yang memberikan informasi produk Tshirt Saka Tela, serta digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan, maupun followers yang ingin memesan atau menjawab pertanyaan pelanggan terhadap produk-produk Tshirt Saka Tela. Dalam penggunaan instagram tersebut, Tshirt Saka Tela menggunakan Promote Ig untuk memudahkan produk Saka Tela terlihat di beranda instagram, sehingga banyak pembeli baru dari berbagai daerah untuk melakukan pembelian maupun melakukan COD (cash on delivery) dengan pemilik Tshirt Saka Tela. Hasil penelitian menggunakan analisis SWOT diperoleh Strategi-SO, Strategi-WO, Strategi-ST dan Strategi-WT. Dari keempat strategi tersebut Tshirt Saka Tela hanya menggunakan strategi S-O yaitu dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang dimilikinya. Bentuk pelaksanaanya yaitu menambah variasi produk baru dan mengoptimalkan media online sebagai media promosi. Penambahan variasi produk baru dilakukan dengan menambah variasi produk seperti tas, sandal, gantungan kunci, aksesoris dan sebagainya. Sedangkan mengoptimalkan media online dilakukan dengan menggunakan berbagai macam media seperti instagram, facebook maupun melalui toko online serta Tshirt Saka Tela dalam mempromosikan produknya agar lebih detail dalam memberikan informasi produk, baik mengenai harga, stok barang dan ukuran. Kata Kunci: Branding Produk, Media Sosial Instagram.
SMARTPHONE FOTOGRAFI UNTUK FOTO PRODUK HANDYCRAFT Siswanta Siswanta
JURNAL EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN Vol. 20 No. 4 (2020): Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan : December
Publisher : Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.095 KB)

Abstract

This Paper aims to describe the implementation of art and photography skills with smartphone camera devices. The coaching method is done to establish a humanist relationship between coaches and aspiring photographers namely SME entrepreneurs so that there is a sharing experience among the coaching participants so that the participants can produce simple photography but high artistic value. In the early stages of the shooting technique, participants began to understand the difference in the quality of the shooting results of the same object handcraft where the shooting was done with the camera lens of two different smartphones type and the number of camera lenses. The next step, with the direction of coach photographer, the participants have been able to show the creative shooting Handy craft as per the talents of each coaching participant. The implications of this activity are photography techniques using smartphone cameras emphasizing the power aspect of imagination and the creation of human resources rather than the software and hardware aspects used for shooting.
Indonesian Press History: Literature Study of Press History Research in Indonesia Lukas Maserona Sarungu; Siswanta Siswanta; Yantika Nur Cahyati
ETTISAL : Journal of Communication Vol 7, No 2 (2022): ETTISAL : Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ejoc.v7i2.8518

Abstract

The absence of a map on the history of Indonesian Press makes it difficult for communication researchers to understand the scope of this field. The purpose of this study is to provide an up-to-date description of the historical researches of newspapers in Indonesia. The literature study method is used to select, sort and map various research literature on the history of newspapers in Indonesia. The result of this study is a mapping diagram of newspaper history that divides press history research into 5 genres, namely: local press, media organizations, ideology and propaganda, media history in general, and press bans. The implication is that this diagram can be used as a basis for press history researchers to gain insight into the themes and timeframes that have been researched by the researchers and at the same time open up opportunities for which themes and timeframes still need further investigation. Ketiadaan peta mengenai riset sejarah surat kabar menyulitkan peneliti komunikasi untuk memahami ranah penelitian tersebut. Tujuan penelitian ini berusaha untuk memberikan gambaran terkini tentang penelitian-penelitian sejarah surat kabar di Indonesia. Metode studi literatur digunakan untuk memilih, memilah dan memetakan beragam literatur penelitian sejarah surat kabar di Indonesia. Hasil kajian ini adalah diagram pemetaan sejarah surat kabar yang membagi riset sejarah pers kedalam 5 genre, yaitu: pers lokal, organisasi media, ideologi dan propaganda, sejarah media secara umum, dan pembreidelan pers. [A1] [A2] Implikasinya, diagram ini dapat dijadikan dasar bagi para peneliti sejarah pers untuk mendapatkan wawasan mengenai tema dan timeframe yang telah diriset oleh para peneliti dan sekaligus membuka peluang bagi tema dan timeframe mana saja yang masih perlu untuk diteliti lebih lanjut.  [A1]Tambahkan tujuan, metode dan hasil scr eksplisit [A2]Done: saya tambahkan dan saya beri Bold. Terima kasih
2022 End Year Homecoming: News Analysis About Policy Dynamics Siswanta; Mohammad Sawir; Muhammad Kasim; Nanda Saputra; Iskandar
Jurnal Komunikasi Profesional Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.686 KB) | DOI: 10.25139/jkp.v7i1.6057

Abstract

Online news grows up to be influential day by day, especially after the world facing a great disaster of COVID-19 Pandemic. When the Pandemic is over, 2022 is marked to be the meaningful year where people is finally released from pandemic fear and is able to go on meaningful holiday with their friends and family. With the successful Eid Holiday movie hit, Christmas is noted to be one of Indonesia’s important moment to celebrate the freedom from COVID-19 since it also happens in 2022. Online news once again becomes a media that is able to influent people and showing its dynamic in policy throughout their Christmas celebration news. Van Dijk’s analysis method is the fitting method to elaborate the policy dynamics in news media during Christmas 2022 Holiday.
PELATIHAN LITERASI KEAMANAN DIGITAL DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI Lukas Sarungu; Siswanta Siswanta
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 7 No. 1 (2023): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v7i1.1389

Abstract

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memiliki dampak positif dan negative. Damapak positifnya, diantaranya, adalah layanan perbankan yang makin inklusif, ekonomi digital yang bertumbuh dengan pesat, semakin mudahnya transaksi finansial dan non-finansial. Namun sisi negatifnya juga banyak, yaitu pencurian data pribadi, penyebaran hoax melalui media sosial, gangguan hacker terhadap situs-situs pemerintah dan institusi finansial hanyalah Sebagian dari semakin banyaknya ancaman kejahatan siber. Pengabdian ini dikemas dalam bentuk seminar untuk memberikan pemahaman keamanan siber tingkat dasar kepada mahasiswa di lingkungan Universitas Slamet Riyadi Surakarta, tujuannya untuk memperkuat pengetahuan para mahasiswa dalam melindungi diri dari ancaman keamanan siber yang semakin masif. Hasil yang dicapai adalah peningkatan kesadaran dan kapasitas dari para mahasiswa di lingkungan Universitas Slamet Riyadi Surakarta dalam menghadapi ancaman siber.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING BAGI KELOMPOK UMKM DESA WISATA SUMBERBULU, DESA PENDEM, MOJOGEDANG, KARANGANYAR Maya Sekar Wangi; Siswanta Siswanta
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4590

Abstract

Dusun Sumberbulu terletak di desa Pendem merupakan salah satu wilayah kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, daerah tersebut memang diberkahi sumber daya alam yang melimpah diantaranya banyak mata air yang melimpah ruah, tanah yang subur dan pemandangan view kaki gunung lawu yang selalu tampak menarik dilihat dari berbagai sudut pandang diberbagai wilayah desa, serta kentalnya nuansa tradisi yang berbalut corak budaya masyarakat agraris, adalah pesona yang menjadi kekuatan dusun Sumber Bulu mengukuhkan dirinya menjadi desa wisata. Penetapan sebagai desa wisata dinilai strategis terutama sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan wilayah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk mewujudkan desa wisata dengan hasil yang optimal, sudah tentu harus didukung oleh fasilitas-fasilitas dan sumber daya manusia /SDM yang memadahi, salah satunya mulai membentuk lembaga yang beraktifitas pada kegiatan kepariwisataan. Dalam rangka pemberdayaan masyarakat mewujudkan desa wisata, BUMDes memfasilitasi terbentuknya kelompok usaha mikro kecil dan menengah / UMKM. Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM yaitu kurangnya pemahaman akan teknologi sehingga mengalami keterbatasan dalam mengembangkan usahanya. Untuk itu dilakukannya program pemberdayaan wira usaha untuk membantu peningkatan penjualan produk lokal dengan cara pemanfaatan digital marketing. Penggunaan digital marketing dapat dilakukan dengan mengadakan pembuatan akun dan pelatihan cara penggunaannya untuk memudahkan kelompok UMKM dalam memberikan informasi dan berinteraksi secara langsung dengan konsumen, memperluas pangsa pasar, meningkatkan pengetahuan dan penjualan bagi kelompok UMKM dusun Sumberbulu, desa Pendem Mojogedang Karanganyar. Berdasarkan analisa situasi yang telah diuraikan diatas maka tim pengabdian menawarkan penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan digital marketing pada kelompok UMKM untuk mengelola manajemen pemasaran dan promosi dengan cara online untuk memperkenalkan dan memasarkan produk-produk lokal. Dengan adanya pelatihan bagi kelompok UMKM desa wisata Sumberbulu, desa Pendem Mojogedang Karangnyar tersebut dapat mengembangkan cara berjualan yang awalnya masih menggunakan cara konvensional menjadi lebih modern, yakni memanfaatkan e – commerce yang banyak bermunculan, dengan adanya kelompok UMKM yang telah diberikan bekal pengetahuan mengenai cara menerapkan digital marketing harapan tim pengabdian, UMKM dapat memperluas pangsa pasar produk-produknya, sehingga produk lokal mampu menembus hingga kancah regioanal, nasional bahkan internasional.