Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol 2 No 2 (2025): October
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.13082

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN E-MARKETING MASKER RAJUT DHAKNIT DI DESA KARANGANYAR PONCOKUSUMO Fitria Khasanah; Dhania Eka Widyaningrum; Lia Farah Camelia Firdausiah; Yunita Oktavia Wulandari; Ruvita Iffahtur Pertiwi; Cynthia Tri Octaviani
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Inovasi Vol 5 No 1 (2026)
Publisher : STKIP PGRI SITUBONDO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/join.v5i1.2284

Abstract

After the Covid 19 pandemic, many family economies have fallen, especially the lower middle class. Most of the residents of Karanganyar Poncokusumo Village work as farmers, traders and laborers who have been affected by the layoffs so that their income has decreased. Housewives are required to help the family economy. Some housewives have sewing skills and make beads on sandals, shoes and bags. As a result of the pandemic, market demand has decreased, the craftsmen have not returned to work. There is potential and team members have knitting skills, so the team provides training in making and e-marketing knitted masks. The need for masks during a pandemic has increased in accordance with government recommendations to use masks when doing activities outside the home and staying fashionable. Knitting mask training and e-marketing activities were carried out in Karanganyar Village for 7 meetings with 2 activities namely training on making knit masks and connectors, as well as e-marketing or online sales. The training participants totaled 15 housewives. For E-marketing the team socializes Facebook and Instagram social media as well as the Shopee Market Place. The results of the training participants produced 25 connectors and 20 knitted masks of various shapes, wallets, bags, and also barbie doll clothes. Currently the participants are learning to make a bouquet of flowers from knitting. In addition, a business group of women was formed in Karanganyar Poncokusumo village with knitting as the basis.
Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Limbah Rumah Tangga pada Masyarakat Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang Yunita Oktavia Wulandari; Cynthia Tri Octavianti; Fitria Khasanah; Eko Yuniarto; Ruvita Iffahtur Pertiwi; M. Baidawi; Eny Wahyu Suryanti
Babakti: Journal of Community Engangement Vol. 2 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/babakti.v2i2.211

Abstract

Pupuk organik merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan dalam mendukung keberhasilan pertanian. Namun, banyak petani dan masyarakat yang masih bergantung pada pupuk kimia yang dapat merusak kualitas tanah dan lingkungan. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik yang berbasis sampah rumah tangga kepada masyarakat. Pelatihan ini dilaksanakan di Desa Ngawonggo, Tajinan, Kabupaten Malang, yang melibatkan peserta dari kelompok tani, bank sampah Anggur dan ibu rumah tangga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, peragaan, serta praktik langsung dalam pembuatan pupuk organik. Materi yang diberikan mencakup teori dasar tentang pupuk organik dari cangkang telur, kulit pisang, dan air cucian beras beserta manfaatnya, serta cara pembuatan dan aplikasi yang tepat. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta dapat memahami konsep dasar pupuk organik dan berhasil membuat pupuk organik dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Sosialisasi pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan pupuk organik serta memberikan alternatif solusi dalam meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Penerapan Media Puzzle Tarsia dalam Pembelajaran Aljabar Linear Elementer Cynthia Tri Octavianti; Yunita Oktavia Wulandari; Ruvita Iffahtur Pertiwi; Fitria Khasanah
Jurnal Silogisme : Kajian Ilmu Matematika dan Pembelajarannya Vol 11 No 1 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/silogisme.v11i1.14530

Abstract

Pembelajaran Aljabar Linear Elementer menuntut mahasiswa memiliki kemampuan memahami konsep-konsep abstrak, melakukan penalaran matematis, serta menyelesaikan permasalahan secara sistematis. Namun, karakteristik materi yang kompleks dan banyak sering menyebabkan mahasiswa kurang aktif selama pembelajaran sehingga pemahaman konsep menjadi kurang optimal. Salah satu alternatif media pembelajaran yang dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa adalah Puzzle Tarsia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media Puzzle Tarsia dalam pembelajaran Aljabar Linear Elementer serta menggambarkan keterlibatan mahasiswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 23 mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Wisnuwardhana Malang angkatan 2022. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Puzzle Tarsia mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Mahasiswa terlibat dalam diskusi, pembagian tugas, penyelesaian masalah, dan saling bertukar pendapat selama menyusun puzzle. Meskipun demikian, tingkat pemahaman konsep masih bervariasi sesuai kemampuan akademik masing-masing kelompok. Penelitian ini menunjukkan bahwa Puzzle Tarsia berpotensi menjadi media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa pada mata kuliah Aljabar Linear Elementer.