Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Taubat Pelaku Pembunuhan Sengaja dalam Al-Qur’an Ali Abdurahman Simangunsong; Muhammad Zaini; Muhajirul Fadhli
TAFSE: Journal of Qur'anic Studies Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/tafse.v7i1.12417

Abstract

Taubat is one of the religious commandments that man must do. In the Koran, there are many verses that command to repent. On the other hand, the act of killing deliberately is regarded by some mufasir as an act that which there is no repentance (taubat) for the perpetrator. This study wants to see what verses in the Koran are indicated to have a connection with taubat for perpetrators of intentional murder and its interpretation and how the mufasir views related to taubat for perpetrators of intentional murder. This research is a library study and the data is presented using thematic methods. The mufasir referred to in this study are Ibn Katsīr, Hamka, M. Quraish Shihab, al-Qurthubi and Wahbah al-Zuhaili. The results showed that some scholars from salāf circles argued that it was not accepted by people who had committed intentional killings. Meanwhile, the scholars of both salāf and khalāf hold the view that people who have committed the act of killing intentionally still have the opportunity to repent to Allah. Then in an effort to repent, the mufasir took the view that whoever repents of the deeds of wrongdoings earnestly and cheerfully and works righteous charity, then Allah will abolish His torment and bestow upon him a reward. Taubat merupakan salah satu dari perintah agama yang harus dilakukan manusia. Di dalam Alquran, terdapat banyak ayat yang memerintahkan untuk bertaubat. Di sisi lain, perbuatan membunuh dengan sengaja dianggap oleh sebagian mufasir sebagai perbuatan yang tidak ada taubat bagi pelakunya. Kajian ini ingin melihat ayat-ayat apa saja di dalam Alquran yang terindikasi memiliki kaitan dengan taubat bagi pelaku pembunuhan sengaja dan penafsirannya serta bagaimana pandangan mufasir terkait taubat bagi pelaku pembunuhan sengaja. Penelitian ini bersifat kajian perpustakaan dan data yang disajikan dengan menggunakan metode tematik. Para mufasir yang menjadi rujukan dalam kajian ini adalah Ibnu Katsīr, Hamka, M. Quraish Shihab, al-Qurthubi dan Wahbah al-Zuhaili. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian ulama dari kalangan salāf berpendapat bahwa tidak diterima taubat dari orang yang telah melakukan pembunuhan dengan sengaja. Sementara itu, jumhur ulama dari salāf maupun khalāf memiliki pandangan bahwa orang yang telah melakukan perbuatan membunuh dengan sengaja masih memiliki kesempatan untuk bertaubat kepada Allah. Kemudian dalam upaya untuk bertaubat, jumhur para mufasir berpandangan bahwa barangsiapa yang bertaubat dari perbuatan maksiat dengan sungguh-sungguh dan penuh keridhaan, serta mengerjakan amal saleh, maka Allah akan menghapuskan siksa-Nya dan menganugerahkan kepadanya pahala. 
HAK ASASI MANUSIA MENURUT AL-QUR'AN DAN HADIS NABI SAW Muhammad Zaini
Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah: Media Kajian Al-Qur'an dan Al-Hadits Multi Perspektif Vol 13, No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah
Publisher : South East Asia Regional Intellectual Forum of Qoran Hadith (SEARFIQH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jim.v13i1.2351

Abstract

Human Rights at this time has become the center of international attention and become a hot issue and a lot of discussion. Although in Islam human rights not specifically have a charter, but al-Qur'an and Sunnah to focus on human rights. Prophet Muhammad from the beginning has been to implement the principle of religious freedom in the form of the principle of equality and respect for human beings in the medina very heterogeneous society as stipulated in the charter of the medina.
Ragam Metode dan Corak Pemikiran dalam Khazanah Teologi Islam Muhammad Zaini
SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Aneuk Muda Peduli Umat, Bekerjasama dengan Pusat Jurnal Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sinthop.v2i1.2825

Abstract

This article aims to analyze the phenomenon of population mobility in Mekarwangi Village, Sindangkerta Subdistrict, West Bandung Regency, West Java, Indonesia. This research uses a qualitative approach with a descriptive method to gain a deep understanding of the migration situation in the village. Data was collected through in-depth interviews with community members who have migrated and through direct field observations. This study highlights the crucial role of knowledge and education in encouraging family members to engage in social mobility. The people in Mekarwangi Village are aware that education can provide better opportunities for their future, thus they feel compelled to seek opportunities elsewhere. Furthermore, various factors influence the decision of labor migration from Mekarwangi Village. One of them is the aspiration for a better life. Additionally, the low income level also plays an important role in influencing the migration decision. Moreover, the limited job opportunities in the home area are also significant factors. If job opportunities are limited in Mekarwangi Village, community members will seek opportunities elsewhere that offer broader job prospects. Abstrak Diskursus seputar aliran-aliran teologi Islam yang berkembang selama ini di antaranya adalah bahwa munculnya aliran-aliran teologi dalam Islam dominannya disebabkan faktor politik, padahal jika ditelusuri lebih dalam ternyata faktor kebebasan berpikir (tafakur) merupakan salah satu faktor utamanya, namun faktor ini kurang diangkat ke permukaan. Atas dasar pemahaman ini maka yang menjadi rumusan masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana ragam metode dan corak pemikiran yang berkembang dalam khazanah teologi Islam. Pembahasannya dilakukan secara deskriptif analisis dengan berpijak pada sumber-sumber relevan yang tidak dibatasi jumlahnya. Hasil dari pembahasan menunjukkan bahwa proses kegiatan berpikir yang dilakukan oleh para ulama kalam telah memberi pengaruh cukup signifikan dalam pertumbuhan dan perkembangan teologi Islam. Dalil-dalil akal pikiran yang telah dipersubur oleh filsafat Yunani dan peradaban-peradaban lainnya juga sangat berperan penting dalam mengembangkan teologi Islam. Di samping itu, terbentuknya aliran-aliran dalam teologi Islam lebih dominan dikarenakan perbedaan metode berpikir di kalangan ulama dalam memberikan penjelasan tentang Tuhan, keesaan-Nya, dan sifat-sifat-Nya.
Ragam Metode dan Corak Pemikiran dalam Khazanah Teologi Islam Muhammad Zaini
SINTHOP: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya Vol 2 No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Lembaga Aneuk Muda Peduli Umat, Bekerjasama dengan Pusat Jurnal Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/sinthop.v2i1.2825

Abstract

This article aims to analyze the phenomenon of population mobility in Mekarwangi Village, Sindangkerta Subdistrict, West Bandung Regency, West Java, Indonesia. This research uses a qualitative approach with a descriptive method to gain a deep understanding of the migration situation in the village. Data was collected through in-depth interviews with community members who have migrated and through direct field observations. This study highlights the crucial role of knowledge and education in encouraging family members to engage in social mobility. The people in Mekarwangi Village are aware that education can provide better opportunities for their future, thus they feel compelled to seek opportunities elsewhere. Furthermore, various factors influence the decision of labor migration from Mekarwangi Village. One of them is the aspiration for a better life. Additionally, the low income level also plays an important role in influencing the migration decision. Moreover, the limited job opportunities in the home area are also significant factors. If job opportunities are limited in Mekarwangi Village, community members will seek opportunities elsewhere that offer broader job prospects. Abstrak Diskursus seputar aliran-aliran teologi Islam yang berkembang selama ini di antaranya adalah bahwa munculnya aliran-aliran teologi dalam Islam dominannya disebabkan faktor politik, padahal jika ditelusuri lebih dalam ternyata faktor kebebasan berpikir (tafakur) merupakan salah satu faktor utamanya, namun faktor ini kurang diangkat ke permukaan. Atas dasar pemahaman ini maka yang menjadi rumusan masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana ragam metode dan corak pemikiran yang berkembang dalam khazanah teologi Islam. Pembahasannya dilakukan secara deskriptif analisis dengan berpijak pada sumber-sumber relevan yang tidak dibatasi jumlahnya. Hasil dari pembahasan menunjukkan bahwa proses kegiatan berpikir yang dilakukan oleh para ulama kalam telah memberi pengaruh cukup signifikan dalam pertumbuhan dan perkembangan teologi Islam. Dalil-dalil akal pikiran yang telah dipersubur oleh filsafat Yunani dan peradaban-peradaban lainnya juga sangat berperan penting dalam mengembangkan teologi Islam. Di samping itu, terbentuknya aliran-aliran dalam teologi Islam lebih dominan dikarenakan perbedaan metode berpikir di kalangan ulama dalam memberikan penjelasan tentang Tuhan, keesaan-Nya, dan sifat-sifat-Nya.
Beragam Metode Memahami Hadis Nabi Saw Muhammad Zaini
El-Sunan: Journal of Hadith and Religious Studies Vol 1 No 1 (2023): April-September
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/el-sunan.v1i1.3457

Abstract

The existence of hadiths has not only colored society in various aspects of life, particularly in the academic world, but has also become a continual and fascinating subject of study and research, including approaches and methodologies for understanding and applying hadiths. Nevertheless, comprehending the meaning of a hadith properly can sometimes be relatively challenging. Therefore, the understanding of hadiths has undergone a very long journey, from the time they were spoken and established by the Prophet Muhammad until the present day. The methods used to understand these hadiths have varied from one period to another. This can be understood as a dynamic in the development of human intellectual insight that never ceases over time. The evolution in the understanding of hadiths is also marked by the emergence of various approaches and methods in line with the changing conditions and situations. ABSTRAK Keberadaan hadis tidak hanya telah mewarnai masyarakat dalam berbagai kehidupan, terutama dalam dunia akademisi, akan tetapi juga telah menjadi bahasan dalam kajian dan penelitian yang menarik dan tiada hentinya, termasuk pendekatan dan metodologi pemahaman hadis beserta aplikasinya. Meskipun demikian, untuk memahami maksud suatu hadis secara baik terkadang relative tidak mudah. Oleh karena itu, pemahaman terhadap hadis telah mengalami perjalanan yang sangat panjang, sejak hadis itu diucapkan dan ditetapkan oleh Nabi saw sampai saat sekarang inki. Metode yang digunakan dalam memahami hadis tersebut saling berbeda antara satu periode dengan periode yang lain. Hal ini dapat dimaklumi sebagai suatu dinamika perkembangan wawasan intelektual manusia yang tidak pernah berhenti sepanjang masa. Perkembangan pemahaman terhadap hadis juga ditandai oleh munculnya berbagai pendekatan dan metode sesuai dengan kondisi dan situasi.
Al-Qur’an and Modern Geoscience: Part I Muhammad Zaini; Mulyadi Abdul Wahid; Abd Mujahid Hamdan
Elkawnie Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v6i1.6828

Abstract

Abstract : Islamic tradition and science have been going through a long history. The Islamic world centred in the Middle East was once a centre of knowledge that was marked by the birth of prominent Islamic scientists and the development of knowledge and technology. Islamic tradition and science are naturally integrated. For instance, it can be seen from the necessity of Earth science knowledge in Islamic ritual practising. However, the decline of Muslim civilization also had an impact on science, including in the field of geoscience. This paper seeks to explain the relationship between the Tafsir al-Qur’an and geoscience, among of them are about the creation of the earth, the structure of the earth, as well as tectonic and volcanism, wherein al-Qur’an they are delivered in many parts.Abstrak : Tradisi Islam dan sains mengalami sejarah yang panjang. Dunia Islam yang berpusat di Timur Tengah pernah menjadi pusat pengetahuan yang ditandai dengan lahirnya ilmuan Islam terkemuka dan pengembangan pengetahuan dan teknologi. Tradisi Islam dan sains terintegrasi secara alamiah termasuk integrasi antara ilmu kebumian dan peribadatan ummat Islam. Namun, kemunduran Islam juga berdampak pada kemunduran di bidang sains, termasuk pada bidang kebumian. Makalah ini berupaya memaparkan hubungan antara tafsir-tafsir Al-Quran dengan ilmu kebumian, diantaranya penciptaan bumi, struktur bumi, serta tetonika dan vulkanisme, dimana hal tersebut telah disebutkan di beberapa bagian di dalam Al-Quran.
BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH KUNCI MENUJU SUKSES AKADEMIK DAN SOSIAL EMOSIONAL SISWA Mira Fauziah; Muhammad Zaini; Mahdi NK
TADBIRUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023): TADBIRUNA
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/jurnalmanajemenpendidikanislam.v4i2.1599

Abstract

Guidance and counseling are important pillars in basic education. This service not only focuses on students' academic problems, but also plays a crucial role in shaping their social and emotional character. This research aims to dig deeper into how guidance and counseling contribute to creating a conducive learning atmosphere and supporting overall student success. Through data analysis from various case studies and statistics, this research will examine the impact of guidance and counseling on improving students' academic achievement and emotional well-being. In other words, this research wants to show how guidance and counseling can help students not only achieve good grades, but also grow into individuals who are balanced and ready to face life's challenges