Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERAN PONDOK PESANTREN DARUL ULUM GERSEMPAL OMBEN SAMPANG DALAM PENANGANAN PENCEGAHAN COVID 19 Zainuddin Zainuddin; Musleh Musleh; Maryam Qadarin; Muslihul Umam
Al-Khidmah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): September
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Nazhatut Thullab Sampang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.083 KB)

Abstract

Selain sebagai Institusi Pendidikan Islam di Indonesia, pondok pesantren punya peran aktif dalam masalah sosial kemasyarakatan di Indonesia. Wabah Covid-19 merupakan sebuah bencana global, dan sudah di tetapkan oleh WHO sebagai pandemi sejak akhir tahun 2019. Maka pondok pesantren memiliki peranan yang sangat signifikan dalam upaya preventif penyebaran Covid-19 ini. Artikel ini memaparkan strategi atau peran pondok pesantren Darul Ulum Gersempal serta kontribusi santri terhadap masyarakat sekitar khususnya di Desa Gersempal dalam penanganan penyebaran Virus Corona. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan literatur. Data yang didapat bersumber dari hasil Pengabdian Masyarakat dan berbagai buku dan jurnal ilmiah. Tujuan penulisan artikel ini, untuk memotivasi masyarakat tentang pentingnya mencegah penyebaran Covid-19, serta memberikan penyadaran kepada masyarakat agar ikut andil dalam penanganan coronavirus yang menyebar diseluruh belahan dunia. Untuk itu, pondok pesantren Darul Ulum Gersempal banyak mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan terhadap masyarakat atas urgensi pencegahan virus yang mematikan ini.
PengaruhBudaya Kerja Islami terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Distributor Camilan Ibu Rosidah di Desa Baruh KecamatanSampang Kabupaten Sampang Maryam Qadarin; Rifki Rufaidah
IQTISODINA Vol. 3 No. 1 (2020): JUNI
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.503 KB)

Abstract

Abstrak Budaya kerja Islami merupakan salah satu faktor terpenting dalam mencapai produktivitas kerja karyawan dalam suatu perusahaan, produktivitas kerja ini sebagai faktor penunjang suksesnya perusahaan meningkatkan hasil kerja yang baik secara kualitas maupun kuantitas sehingga visi misi perusahaan dapat tercapai. Berdasarkan hal tersebut, maka peniliti memfokuskan penelitian ini kepada tiga poin yaitu: pertama, bagaimana tingkat budaya kerja Islami dan produktivitas kerja karyawan distributor camilan Ibu Rosidah . Kedua, apakah terdapat pengaruh budaya kerja Islami terhadap produktivitas kerja karyawan distributor camilan Ibu Rosidah. Ketiga, seberapa besar pengaruh budaya kerja Islami terhadap produktivitas kerja karyawan distributor camilan Ibu Rosidah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, dari hasil nilai IKM diketahui bahwa mayoritas karyawan distributor camilan Ibu Rosidah di Desa Baruh memiliki nilai budaya kerja Islami dan produktivitas kerja yang baik. Kedua, budaya kerja Islami berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan distributor camilan Ibu Rosidah. Ketiga, persamaan regresi hasil ARLS adalah Y = 23,168 + 0,738X. Hal ini menunjukkan besar pengaruh budaya kerja Islami terhadap produktivitas kerja karyawan distributor camilan Ibu Rosidah sebesar 23,168 artinya jika tidak ada budaya kerja Islami maka produktivitas kerja memiliki nilai tetap sebesar 23,168 satuan, kemudian nilai 0,738 mengandung arti bahwa setiap kenaikan satu nilai budaya kerja Islami berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas kerja sebesar 0,738. Sedangkan Pada penelitian ini R Squaresebesar 0,614 yang artinya pengaruh nilai budaya kerja Islami terhadap produktivitas kerja sebesar 61,4%, sedangkan dari total 100% hal yang mempengaruhi produktivitas kerja terdapat 38,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian seperti motivasi kerja Islam, etos kerja, budaya organisasi syariah dan kepemimpinan Islami. Kata kunci : Budaya kerja Islami, produktivitas kerja, IKM
PENGARUH BAGI HASIL MUDHARABAH TERHADAP KEPUASAN ANGGOTA DI BMT UGT SIDOGIRI KECAMATAN OMBEN KABUPATEN SAMPANG Maryam Qadarin; Shofiyullah .; Romdhonah .
IQTISODINA Vol. 1 No. 1 (2019): JUNI
Publisher : LPPM IAI Nazhatut Thullab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (909.972 KB)

Abstract

BMT UGT Sidogiri Kacamatan Omben Kabupaten Sampang merupakan salah satu lembaga keuangan yang menggunakan prinsip syariah. Salah satu produk yang diminati oleh masyarakat baik yang berupa tabungan dan pembiayaan, namun yang sangat diminati masyarakat adalah pembiayaan mudharabah dengan akad bagi hasil. Bagi hasil adalah pembagian atas hasil usaha yang telah dilakukan oleh pihak-pihak yang melakukan perjanjian yaitu pihak Anggota dan pihak BMT. Dalam hal terdapat dua pihak yang melakukan perjanjian usaha, maka hasil atas usaha yang dilakukan oleh kedua pihak atau salah satu pihak, akan dibagi sesuai dengan porsi masing-masing pihak yang melakukan akad perjanjian. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Ada pengaruh sistem bagi hasil produk Mudharabah terhadap kepuasan Anggota di BMT UGT Sidogiri Kacamatan Omben Kabupaten Sampang. Adanya pengaruh tersebut diketahui setelah membandingkan antara hasil rkerja dengan rtabel harga kritik yang ternyata rkerja lebih besar dari pada rtabel harga kritik, baik pada taraf signifikansi 5%, yaitu 0,662> 0,183 maupun pada taraf signifikansi 1%, yaitu 0,662> 0,243. Dengan demikian, hipotesis kerja (H1) dalam penelitian ini diterima, dan hipotesis nihil (H0) ditolak. (2) Sistem bagi hasil produk mudharabah memiliki pengaruh yang cukup terhadap kepuasan Anggota di BMT UGT Sidogiri Kacamatan Omben Kabupaten Sampang. Hal ini diketahui setelah memasukkan hasil rkerja sebesar 0,662 yang ternyata bergerak di antara rentangan nilai 0,600 sampai 0,800.
REORIENTATION THE ISLAMIC EDUCATION SYSTEM IN ISLAMIC BOARDING SCHOOL; STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF INCLUSIVE VALUE IN SALAFI AND KHALAFI ISLAMIC BOARDING SCHOOL IN MADURA Maryam Qadarin; Ahmad Fauzi
Vol. 1 No. 1 (2022): Proceeding of International Conference Cultures & Languages 2022 453-471
Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/rydjet43

Abstract

Islamic boarding school education system has been more oriented toward the attainment of worship ability and understanding of tauhid with singular dogma, so santri as the output of Islamic boarding school with an exclusive nuance. This condition will be a big problem when Islamic boarding school and Kiai are role model in all aspects of society’s life as in Madura. So that exclusive education system that brought by Kiai and they Islamic boarding school become a qibla for cultural development and the intellectual of Madura society that far from moderation and tolerance. The aim of this study are for measuring the implementation of inclusive Islamic education system in salafi and khalafi Islamic boarding school in Madura in for indicators: tolerance, equality, tawazun, and musyawarah. The result of the first aim will be the key to formulate the strategic way for reorientating the inclusive Islamic education system. This study used quantitative and qualitative method. The result of this study are, first the the implementation of inclusive Islamic education system for indicator tolerance is in quite good category in salafi and in good one in khalafi. The indicator equality , tawazun are in good category for both. The musyawarah showed in quite good category in salafi and in good one in khalafi. Second, There are three strategic way for reorientating the inclusive Islamic education system. 1. Teacher should have ability to apply inclusive value, 2. Curriculum should consist of inclusive value for muslim and others religion.3. using 3 of moderation such moderation of thougth, movement and action.