Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN SISTEM KEUANGAN KOPERASI NGUDI MAKMUR MENUJU TATA KELOLA KOPERASI YANG BAIK Alni Rahmawati; RR Sri Handari Wahyuningsih
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (794.851 KB) | DOI: 10.18196/ppm.33.171

Abstract

Koperasi Produsen Kelompok Tani Ngudi Makmur sebagai lembaga intermediasi, melaksanakanpenghimpunan dana, pengelolaan dan penyaluran dana, memberikan pembiayaan kepada pihak-pihaktersebut dan menjalankan kegiatan–kegiatan sosial lainnya untuk membantu dan meningkatkankesejahteraan anggotanya. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pengembangan usahanya adalahpencatatan keuangan yang masih manual, pengarsipan dokumen yang belum terdokumentasi dengan baikdan tingkat pemahaman bagian keuangan dan pembukuan yang masih kurang, sehingga sering terjadipergeseran pencatatan keuangan dan beberapa dokumen yang hilang dan belum tercatat. Kegiatanpengabdian ini bertujuan untuk melakukan penataan tata kelola koperasi khususnya di bidang administrasipembukuan, sistem keuangan terpadu dan memberikan pelatihan dan pendampingan tentang administrasipembukuan dan keuangan. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut adalah pengelolaanadministrasi pembukuan yang terstandardisasi, membuat sistem keuangan terpadu, meningkatkankompetensi dpengurus, pengelola dan staf melalui pelatihan dan pendampingan. Hasil kegiatan pengabdianini menjadikan koperasi Ngudi Makmur memiliki standarisasi administrasi pembukuan dalam bentukStandard Operating Procedure yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan kegiatan, pencatatankeuangan melalui sistem secara terpadu dan peningkatan pemahaman para pengurus, pengelola dan staf.Implikasi dari pengabdian ini dapat meningkatkan pendapatan koperasi melalui tata kelola koperasi yangterstandarisasi dan sistem keuangan secara terpadu.
Penguatan Kapasitas Pengelolaan Hasil Pertanian Melalui Kelembagaan Pada Kelompok Tani Ngudi Makmur Bantul Alni Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.696 KB) | DOI: 10.18196/ppm.23.393

Abstract

Desa Ngudi Makmur Samiran Parangtritis merupakan salah satu sentra produksi bawang merah diIndonesia. Proses tata kelola yang efisien akan memberikan kelayakan harga yang diterima petani atasharga di tingkat eceran. Tengkulak dan pedagang besar menguasai tata niaga bawang merah, sehinggafarmer’s sharerelatif kecil dibanding dengan pedagang pengumpul. Para pedagang umumnya memilikigudang penyimpanan sehingga pada saat harga jatuh di musim panen raya masih dapat dikendalikandengan memanfaatkan gudang tersebut. Petani terpaksa melepas bawang merah dengan harga yangditentukan pedagang karena tidak memiliki gudang. Kelompok tani belum memiliki lembaga yangdigunakan untuk memenuhi kebutuhan anggotanya secara terpadu, sehingga perlu mendirikan koperasisebagai wadah untuk kemandirian kelompok, pengembangan dan pengelolaan hasil pertanian. Programini bertujuan untuk mewujudkan pemberdayaan petani melalui pengembangan kelembagaan ekonomipetani dalam bentuk Koperasi Produsen. Metode yang digunakan dalam penguatan kelembagaanekonomi petani dalam bentuk pendampingan (edukasi, focus group discussion, coaching dan mentoring)yang menjadi bagian dari proses pendirian koperasi produsen. Hasil dan implikasi dari pendampinganini adalah proses pendirian kelembagaan ekonomi petani sampai ke notaris dalam bentuk koperasiprodusen yang berorientasi usaha agrobisnis dan agroindustri yang mewadahi penyelenggaraan pasarlelang dan penyedia saprodi bagi petani sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan kelompok taniNgudi Makmur, Samiran, Parangtritis, Bantul.
PENINGKATAN KINERJA KOPERASI BMT AMANAH MELALUI PENATAAN MANAJEMEN ORGANISASI Alni Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.325 KB) | DOI: 10.18196/ppm.44.765

Abstract

BMT Amanah merupakan koperasi primer yang didirikan oleh kelompok ternak yang saat ini berdomisili di Kranggan, Galur Kulon Progo. Dalam perkembangannya BMT Amanah menghadapi permasalahan pada manajemen organisasi khususnya aturan dan mekanisme setiap kegiatan yang dilakukan belum terstandarisasi dan administrasi pembukuan yang belum tertata dan terdokumen dengan baik, sehingga, masih banyak terjadi tidak ada notulensi rapat, masih banyak dokumen yang belum terarsipkan. Program peningkatan kinerja koperasi BMT Amanah bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pengurus dan pengelola tentang pentingnya administrasi pembukuan melalui penataan manajemen organisasi dan Standard Operation Procedure (SOP). Metode yang digunakan dalam peningkatan kinerja tersebut dalam bentuk: 1) Pelatihan tentang pengarsipan dan Standard Operating Procedure (SOP) yang dapat memahamkan kepada pengurus dan pengelola tentang penataan organisasi; 2) Pendampingan penyusunan administrasi pembukuan/pengarsipan yang dapat memberikan penataan dan ketertiban administrasi koperasi; 3) Pendampingan dan penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) yang dapat menjadi panduan pelaksanaan kegiatan. Implikasi dari pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman pengurus dan pengelola dalam aspek manajemen organisasi BMT Amanah. Secara keseluruhan kinerja BMT Amanah menjadi meningkat dan meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat terhadap BMTAmanah.