Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Degan Kejadian Disminore Pada Remaja Putri Disma Negeri 4 Pekanbaru Tahun 2025 Novita Novita; Een Husanah; Ika Putri Damayanti; Eka Maya Saputri; Yulrina Ardhiyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2327

Abstract

Dismenore merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah siswi kelas X dan XI yang berjumlah 85 orang yang diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner google from dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia menarche (p=0,003), lama menstruasi (p=0,004), dan indeks massa tubuh (IMT) (p=0,037) dengan kejadian dismenore. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan olahraga (p=0,211) dan riwayat keluarga (p=0,114) dengan kejadian dismenore. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar edukasi terkait pencegahan nyeri haid pada remaja.
Hubungan Perilaku Ibu Tentang Gizi Terhadap Status Gizi Balita Di Puskesmas Kota Pekanbaru Tahun 2025 Cindy Maharani; Een Husanah; Riza Febrianti; Cecen Suci Hakameri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2328

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai kualitas kesehatan anak secara keseluruhan. Salah satu faktor utama yang memengaruhi status gizi balita adalah perilaku ibu, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2022, prevalensi balita underweight di Puskesmas Karya Wanita tercatat sebesar 9,85%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara perilaku ibu tentang gizi terhadap status gizi balita di Puskesmas Karya Wanita Kota Pekanbaru tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita dan Kartu Menuju Sehat (KMS), dengan sampel sebanyak 97 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu mengenai gizi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap status gizi balita (p = 0,000), sikap ibu terhadap status gizi balita (p = 0,002), serta tindakan ibu terhadap status gizi balita (p = 0,000). Oleh karena itu, disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan serta mempertahankan program edukasi dan penyuluhan gizi secara berkelanjutan, terstruktur, dan berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya bagi ibu yang memiliki balita, guna mendukung perbaikan status gizi balita secara optimal
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant Di Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru Tahun 2025 Yusnita Yusnita; Een Husanah; Nurhapipa Nurhapipa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4238

Abstract

Implant merupakan pilihan metode kontrasepsi jangka panjang, termasuk pilihan metode kontrasepsi hormonal, implant dapat segera dipasangkan pada ibu sesaat setelah bersalin atau sebelum meninggakan fasilitas dan implant tidak menggangu produksi ASI sehingga dapat digunakan bagi ibu yang akan menyusui bayinya. Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru termasuk salah satu puskesmas yang penggunaan kontrasepsi implantnya masih rendah yaitu sebesar 2,6%. Hal ini menunjukkan bahwa target masih belum tercapai dan cakupan peserta KB Implant masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Imlant di Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru. Adapun penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuisioner, penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan sampel berjumlah 96 orang. Sampel penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang merupakan peserta kb aktif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 96 responden, proporsi ibu yang menggunakan kontrasepsi implant sebesar 16,7% dan yang tidak menggunakan kontrsepsi implant sebesar 83,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan antara variable umur (p-value=0,090), variabel pendidikan (p-value=0,703), paritas (p-value=0,246) dan ada hubungan antara variable pengetahuan (p-value=0,001) terhadap penggunaan kontrasepsi implant. Diharapkan bagi Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru dapat meningkatkan program KB di wilayah kerja puskesmas Garuda Kota Pekanbaru.