Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBUATAN FASILITAS WUDU PADA MUSALA DI DUKUH BUTUH KIDUL RT 01, SEDAYU Fanny Monika; Fadillawaty Saleh; Martyana Dwi Cahyati; Yunita Furi Aristyasari; Hakas Prayuda
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.497 KB) | DOI: 10.18196/ppm.311.252

Abstract

Mitra pada program pengabdian ini adalah masyarakat Dukuh Butuh Kidul, Sedayu, Bantul, Yogyakarta. Masalah yang dialami mitra yaitu tidak tersedianya fasilitas wudu pada musala, sehingga warga harus berwudu di rumah warga yang berada di sekitar Musala. Sebagai pusat ibadah khususnya salat, maka Musala terkait dengan permasalahan syarat sahnya salat antara lain berwudu dan suci dari najis sehingga diperlukan jaminan sahnya wudu para jamaah serta kesucian musala. Maka dari itu, dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dibiayai oleh LP3M UMY Tahun 2019/2020 kami bersama dengan Mahasiswa Himpunan Sipil (HMS) UMY melaksanakan pengabdian masyarakat berupa pembangunan fasilitas wudu dan toilet pada Musala Dukuh Butuh Kidul. Metode yang digunakan dalam pembangunan tempat wudu dan musala ini mengacu pada panduan pembangunan perumahan dan permukiman perdesaan yang dikeluarkan oleh Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Karena adanya keterbatasan dana hibah pengabdian maka program yang telah dilaksanakan dalam pengabdian ini yaitu berupa pembuatan fondasi, sloof, dan kolom. Untuk tindak lanjut pada periode pengabdian yang akan datang akan dilaksanakan pekerjaan dinding, lantai, atap, sanitasi, dan plumbing.
Peta Digital Kependudukan Berbasis QGIS: Inovasi Teknologi untuk Visualisasi Data kependudukan dan Populasi di Dusun Mrisi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Wahyu Widodo; Emil Adly; Martyana Dwi Cahyati; Anna Nur Nazilah Chamim; Bunsa Jondan Satriawan; Ilham Rizki Saputra; Muhammad Ivan Mareza Pangestu; Trio Yonathan Teja Kusuma
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.2.2024.140-149

Abstract

Digital mapping has become a valuable tool for managing and visualizing geographical information. In this context, this community service aims to create a digital map using WebGIS in Mrisi Hamlet. Mrisi requires accurate and efficient mapping of population data to optimize data collection methods. This is to make decisions related to regional development, and map resources such as UMKM. This activity method involves collecting spatial and attribute data through field surveys, remote sensing, and relevant secondary data sources. The data obtained is then processed and compiled into a web-based geographical information system. In developing digital maps, WebGIS was chosen because it provides easy accessibility, interactive data visualization, and the ability to share geographical information with other users. This activity results in a digital map that includes various relevant information about Mrisi Hamlet. The map includes area boundaries, infrastructure, land use, public facilities location, and other related information. These digital maps are internet-based access and use decision-making by local governments, communities, and other related parties.
Peta Digital Kependudukan Berbasis QGIS: Inovasi Teknologi untuk Visualisasi Data kependudukan dan Populasi di Dusun Mrisi, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Wahyu Widodo; Emil Adly; Martyana Dwi Cahyati; Anna Nur Nazilah Chamim; Bunsa Jondan Satriawan; Ilham Rizki Saputra; Muhammad Ivan Mareza Pangestu; Trio Yonathan Teja Kusuma
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.2.2024.140-149

Abstract

Digital mapping has become a valuable tool for managing and visualizing geographical information. In this context, this community service aims to create a digital map using WebGIS in Mrisi Hamlet. Mrisi requires accurate and efficient mapping of population data to optimize data collection methods. This is to make decisions related to regional development, and map resources such as UMKM. This activity method involves collecting spatial and attribute data through field surveys, remote sensing, and relevant secondary data sources. The data obtained is then processed and compiled into a web-based geographical information system. In developing digital maps, WebGIS was chosen because it provides easy accessibility, interactive data visualization, and the ability to share geographical information with other users. This activity results in a digital map that includes various relevant information about Mrisi Hamlet. The map includes area boundaries, infrastructure, land use, public facilities location, and other related information. These digital maps are internet-based access and use decision-making by local governments, communities, and other related parties.
Studi Eksperimental Karakteristik Mekanik Mortar Serat dengan menggunakan High Volume Fly Ash, Superplasticizer, Serat PVA Martyana Dwi Cahyati; Hakas Prayuda; Fanny Monika
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.18053

Abstract

Material perbaikan struktur memerlukan performa mekanik dan durabilitas yang tinggi, namun penggunaan semen dalam jumlah besar pada mortar berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik mekanik mortar berserat yang menggunakan High Volume Fly Ash (HVFA), superplasticizer, dan serat Polyvinyl Alcohol (PVA) sebagai material ramah lingkungan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen melalui variasi kadar fly ash, rasio air terhadap binder, dosis superplasticizer, dan persentase serat PVA. Pengujian meliputi karakteristik mortar segar, kuat tekan, dan kuat tarik mortar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fly ash dalam jumlah tinggi menyebabkan penurunan kuat tekan awal akibat reaksi pozzolanik yang lebih lambat dibandingkan semen Portland. Namun demikian, penggunaan fly ash sebesar dua kali berat semen masih mampu menghasilkan kuat tekan di atas 20 MPa. Rasio air terhadap binder optimum diperoleh pada nilai 0,23, sedangkan dosis superplasticizer optimum sebesar 2% dari berat binder. Penggunaan superplasticizer berlebih menyebabkan bleeding dan menurunkan kuat tekan mortar. Peningkatan kadar serat PVA mampu meningkatkan kuat tarik dan ketahanan retak melalui mekanisme crack bridging, meskipun kuat tekan cenderung menurun akibat berkurangnya workability dan meningkatnya porositas. Secara keseluruhan, kombinasi HVFA, superplasticizer, dan serat PVA berpotensi menghasilkan mortar berkelanjutan dengan performa mekanik yang memadai.