Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMPERCEPAT LEAD TIME PROSES PENGGANTIAN V-BELT MESIN NR TOYOTA DENGAN SST DI BENGKEL AUTO 2000 XXX Setia Abikusna; Rafli Ramdani
Technologic Vol 11, No 1 (2020): TECHNOLOGIC
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.952 KB) | DOI: 10.52453/t.v11i1.282

Abstract

Abstrak-- Bengkel Auto 2000 XXX merupakan bengkel yang memiliki customer yang cukup banyak khususnya yang memiliki kendaraan Toyota bermesin NR, tetapi alat bantu penunjang perbaikannya ada yang masih sangat minim. Hal ini menyebabkan waktu pengerjaan proses penggantian v-belt membutuhkan waktu yang lama. Masalah yang terjadi dalam proses penggantian v-belt adalah konstruksi mesin memiliki celah yang sempit dan panas yang ditimbulkan dari mesin. Akibatnya, proses penggantian v-belt yang dilakukan oleh teknisi membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu 57 menit 04 detik. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan penelitian dengan membuat Special Service Tool (SST) untuk mempercepat proses perngerjaan. Prinsip kerjanya dengan menghilangkan proses pelepasan dan pemasangan under cover dan crankshaft position sensor (CPS). Perbaikan dengan fokus mempercepat proses penggantian v-belt menggunakan SST sesuai target yaitu 20 menit. Dalam proses penggantian v-belt hanya membutuhkan 19 menit 43 detik lebih cepat dari waktu sebelum dilakukan perbaikan, 100% lebih mudah setelah dilakukan perbaikan yang sebelumnya hanya 6,25 % mudah, dan 100% safe setelah dilakukan perbaikan karena telah dilengkapi pelindung tangan dalam prosesnya. Kata Kunci : Lead time, V-belt, Mesin tipe NR, SST
Pertanggungjawaban Pidana Korporasi atas Pencemaran dan Perusakan Lingkungan: Studi Normatif terhadap Prinsip Strict Liability di Indonesia Rafli Ramdani; Chandra Devaraihan Wahyudi; Sultan Novaliyana Putra
Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry Vol 1 No 2 (2025): December: Custodia: Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/3ehsvm94

Abstract

Corporations play a vital role in economic development, yet massive industrialization often negatively impacts environmental sustainability. This article examines the legal construction of corporate criminal liability in environmental crimes in Indonesia. The research focuses on the paradigm shift from "societas delinquere non potest" to recognizing corporations as subjects of criminal law, as well as analyzing the application of Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management (UU PPLH) and Supreme Court Regulation (PERMA) No. 13 of 2016. The research method used is normative juridical. The discussion results indicate that corporate criminal liability is absolutely necessary to provide a deterrent effect and environmental remediation. The application of the Strict Liability principle and identification theory are crucial instruments for law enforcement to prosecute corporations, not only at the field operator level but also the directing mind or corporate management.