Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengembangan Model Permainan Pembelajaran Renang Untuk Mahasiswa Whalsen Duli Agus Lauh; ilham surya fallo; utami dewi
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol 3, No 2 (2020): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.176 KB) | DOI: 10.31851/hon.v3i2.4476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat (1) bentuk permainan dalam pembelajaran renang untuk mahasiswa. (2) Hasil pelaksanaan tahap uji coba pada kelompok kecil dan kelompok besar model permainan dalam pembelajaran renang untuk mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan. Hasil penelitian yang diperoleh (1) Tersusunnya 15 model bentuk permainan dalam pembelajaran renang termasuk: nama permainan, tujuan permainan, peralatan yang diatur, jumlah peserta dan aturan permainan. (2) Pada uji penggunaan model permainan oleh mahasiswa dalam uji coba kelompok kecil, terlihat bahwa model permainan yang dikembangkan mencapai skor rata-rata 3,11 dengan kategori sangat baik dan pada uji penggunaan model permainan pada uji kelompok besar diperoleh skor rata-rata 3,28 dengan kategori sangat baik.
PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI SERTA STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PERMASALAHAN TERHADAP KEMAMPUAN RENANG DITINJAU DARI TINGKATAN PERCAYA DIRI Rusdi Rusdi; Whalsen Duli Agus Lauh
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.3627

Abstract

Tujuan dalam riset ini ialah mengetahui: 1) Perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri( SPI) serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan terhadap kemampuan renang pada mahasiswa di fakultas olahraga IKIP PGRI Pontianak, 2) Interaksi antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan terhadap kemampuan renang pada mahasiswa di fakultas olahraga IKIP PGRI Pontianak, 3) Perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan untuk siswa yang mempunyai yakin diri besar terhadap keahlian renang pada mahasiswa di fakultas berolahraga IKIP PGRI Pontianak, serta 4) Perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri( SPI) serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan( SPBM) untuk siswa yang mempunyai yakin diri rendah terhadap kemampuan renang pada mahasiswa di fakultas berolahraga IKIP PGRI Pontianak. Metode riset yang digunakan merupakan Eksperimen dengan Vaktorial 2 x 2.Hasil yang bisa disimpulkan dari riset ini ialah, 1.) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara strategi pendidikan inkuiri( SPI) dengan strategi pendidikan berbasis permasalahan terhadap kemampuan renang. Data menunjukkan kalau kemampuan renang memakai strategi pendidikan inkuiri (= 65, 54 serta = s = 5, 975) lebih baik dari pada kemampuan renang memakai strategi pendidikan berbasis permasalahan (= 62, 81 serta s = 3, 858). 2.) Ada interaksi antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan terhadap kemampuan renang dibuktikan dengan diperolehnya nilai sig pada interaksi antara strategi pendidikan serta yakin diri ialah 0, 000( 0, 000lt; 0, 05). 3.) Ada perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan untuk mahasiswa yang mempunyai yakin diri tinggi terhadap kemampuan renang, teruji kalau kemampuan renang untuk kelompok percaya diri tinggi dengan mempraktikkan strategi pendidikan inkuiri (= 71, 15 serta s= 1, 463) lebih besar daripada strategi pendidikan berbasis permasalahan (= 66, 31 serta s= 1, 437). 4.) Tidak ada perbedaan signifikan antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan untuk mahasiswa yang mempunyai percaya diri rendah terhadap kemampuan renang. 
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Shooting Sepak Bola Melalui Metode Bermain Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Siding Kabupaten Bengkayang Whalsen Dulih Agus Lauh; Muhammad Suhairi; Panel
Journal Sport Academy Vol. 1 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.873 KB) | DOI: 10.31571/jsa.v1i1.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dengan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi dan peningkatan pembelajaran Shooting bola kaki dengan gaya mengajar melalui metode  bermain. Ruang Lingkup Penelitian dalam penelitian ini dibedakan menjadi: (1) Variabel masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran shooting bola kaki., (2) Variabel tindakan dalam penelitian ini adalah melalui metode bermain. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, adapun jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas. Alat penelitian yang digunakan berupa proses sikap, lembar observasi dan metode bermain. Sumber data dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik. Dari hasil tes pada prasiklus menunjukkan bahwa hasil belajar shooting bola kaki yang dilakukan oleh siswa meningkat dari 25% pada kondisi awal menjadi 60% pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 85% pada akhir siklus II. Indikator target capaian pada siklus II adalah 75%. Dari hasil belajar siswa yang ditunjukkan, presentase ketuntasan hasil belajar siswa adalah 85%, artinya target capaian pada siklus II sudah tercapai.Berdasarkan dari hasil penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran shooting bola kaki dapat ditingkatkan melalui metode bermain.
Survei Tingkat Kepuasan Siswa Terhadap Ketersediaan Sarana Dan Prasarana Olahraga Pendidikan Jasmani Di SMA Negeri 1 Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Stefanus Erik; Muhammad Suhairi; Whalsen Dulih Agus Lauh
Journal Sport Academy Vol. 1 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.678 KB) | DOI: 10.31571/jsa.v1i2.16

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara empiris tentang tingkat kepuasan siswa terhadap ketersediaan sarana dan prasarana olahraga pendidikan jasmani di SMA Negeri 1 Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sedangkan bentuk penelitian yang digunakan adalah bentuk survei. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung, teknik observasi langsung dan teknik studi dokumentasi. Alat pengumpulan data yang sesuai dengan penelitian ini adalah angket, pedoman observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau yang berjumlah 802 siswa tahun akademik 2021-2022. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase correctio. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan tingkat kepuasan siswa terhadap ketersediaan sarana dan prasarana olahraga pendidikan jasmani di SMA Negeri 1 Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau dengan kategori “tidak puas” karena mencapai 48,1% dengan total skor 1256.
Pendampingan Pembuatan Program Latihan Kontingen Olahraga Masyarakat Kalimantan Barat Pada Fornas VI Whalsen Duli Agus Lauh; Rusdi Rusdi; Dwi Hartanto; Zainal Arifin
Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pendampingan dan bimbingan teknis dalam persiapan kontingen Kalimantan Barat yang akan berpartisipasi pada FORNAS VI Palembang 2022. Sasaran atau peserta dari kegiatan ini yaitu pegiat, INORGA dan KORMI Kalbar yang berjumlah sekitar 10 orang. Pengabdian ini akan dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2022. kegiatan ini dilakukan atau dilaksankan menggunakan 4 tahapan adapun tahap pertama adalah melakukan seminar terkait konsep atau tahapan dalam penyusunan program latihan, kedua menjelaskan program. latihan terkait persiapan periodesasi umum, ketiga penyampain materi tentang periodesasi khusus kecabangan olahraga, empat peresntasi peserta terkain program yang dibuat. Hasil akhir yang diharapkan memiliki kesiapan secara fisik dan mental dari para pegiat olahraga masyarakat untuk menghadapi FORNAS VI Palembang 2022 di samping itu juga sebagai bahan atau bekal di kemudian hari sebagai pembina olahraga masyarakat.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIVITAS JASMANI BAGI ANAK SD SLB TUNANETRA DI KOTA SINGKAWANG Zainal Arifin; Marhadi Saputro; Rubiyatno Rubiyatno; Whalsen Duli Agus Lauh
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Pendidikan Olah Raga (December)
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v8i2.1309

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pembelajaran aktivitas jasmani bagi siswa SD SLB Tunanetra di kota Singkawang. Berdasarkan wawancara dan observasi disimpulkan bahwa pengembangan pembelajaran aktivitas jasmani bagi siswa SD SLB Tunanetra di kota Singkawang dinilai masih kurang variatif dan masih monoton. Kurangnya model permainan dalam pengembangan pembelajaran aktivitas jasmani tersebut membuat peneliti tertarik mengembangkan pembelajaran kinestetik untuk meningkatkan keaktifan siswa khususnya pada aspek jasmani bagi siswa SD SLB Tunanetra. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (R & D) Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) Pedoman wawancara, (2) Skala nilai, (3) Pedoman observasi permainan. Hasil penelitian ini berupa buku panduan aktivitas pembelajaran jasmani untuk siswa SD SLB Tunanetra yang berisikan empat jenis permainan, yaitu: (1) permainan tali penolong, (2) permainan mencari nada, (3) permainan halau bola, (4) permainan bowling ceriadan (5) permainan voli bawah net. Permainan-permainan tersebut sudah melalui proses validasi oleh guru dan pakar dibidangnya.
PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI SERTA STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS PERMASALAHAN TERHADAP KEMAMPUAN RENANG DITINJAU DARI TINGKATAN PERCAYA DIRI Rusdi Rusdi; Whalsen Duli Agus Lauh
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol. 11 No. 2 (2022): December: Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpo.v11i2.3627

Abstract

Tujuan dalam riset ini ialah mengetahui: 1) Perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri( SPI) serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan terhadap kemampuan renang pada mahasiswa di fakultas olahraga IKIP PGRI Pontianak, 2) Interaksi antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan terhadap kemampuan renang pada mahasiswa di fakultas olahraga IKIP PGRI Pontianak, 3) Perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan untuk siswa yang mempunyai yakin diri besar terhadap keahlian renang pada mahasiswa di fakultas berolahraga IKIP PGRI Pontianak, serta 4) Perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri( SPI) serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan( SPBM) untuk siswa yang mempunyai yakin diri rendah terhadap kemampuan renang pada mahasiswa di fakultas berolahraga IKIP PGRI Pontianak. Metode riset yang digunakan merupakan Eksperimen dengan Vaktorial 2 x 2.Hasil yang bisa disimpulkan dari riset ini ialah, 1.) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara strategi pendidikan inkuiri( SPI) dengan strategi pendidikan berbasis permasalahan terhadap kemampuan renang. Data menunjukkan kalau kemampuan renang memakai strategi pendidikan inkuiri (= 65, 54 serta = s = 5, 975) lebih baik dari pada kemampuan renang memakai strategi pendidikan berbasis permasalahan (= 62, 81 serta s = 3, 858). 2.) Ada interaksi antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan terhadap kemampuan renang dibuktikan dengan diperolehnya nilai sig pada interaksi antara strategi pendidikan serta yakin diri ialah 0, 000( 0, 000< 0, 05). 3.) Ada perbandingan antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan untuk mahasiswa yang mempunyai yakin diri tinggi terhadap kemampuan renang, teruji kalau kemampuan renang untuk kelompok percaya diri tinggi dengan mempraktikkan strategi pendidikan inkuiri (= 71, 15 serta s= 1, 463) lebih besar daripada strategi pendidikan berbasis permasalahan (= 66, 31 serta s= 1, 437). 4.) Tidak ada perbedaan signifikan antara Strategi Pendidikan Inkuiri serta Strategi Pendidikan Berbasis Permasalahan untuk mahasiswa yang mempunyai percaya diri rendah terhadap kemampuan renang. 
The Effect of Drill Controled One Arm And Drill Catch Up Freestyle Swimming Training on Men Swimming Athletes Rusdi, Rusdi; Lauh, Whalsen Duli Agus; Risa, Risa
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 7 No. 1 (2024): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v7i1.12768

Abstract

This study aims to determine the differences in the effect of Drill Controlled One Arm and Drill Catch Up Exercises on Swimming Speed ​​for Freestyle in Men's Swimming Athletes at Pontianak Swimming Club. The method used in this research is the experimental method. The sample used in this study were 16 athletes from swimming clubs. Based on the results of the research, the Drill Controled One Arm and Drill Controled One Arm exercises both have an influence on speed in the free swimming style of men's swimming athletes at the Pontianak Swimming Club. Based on the results of the study showed that the results of the Drill Catch Up exercise were better than the Controlled One Arm Exercise for freestyle swimming in male swimming athletes at the Pontianak Swimming Club
Swimming Instructor Confessions : Age And Gender Are Most Fastest In Capturing Swimming Learning Rusdi; Lauh, Whalsen Duli Agus
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.588

Abstract

This Research Aims To Find Out What Age And Gender Children Pick Up Swimming Lessons More Quickly According To The Experience Of Swimming Instructors. The Method Used In This Research Is By Asking Questions Via Google Form Which Are Tailored To The Problem The Researcher Wants To Explore. Questions Are Asked Of The Swimming Instructors And Gain Information And Experience Of The Instructors. The Research Samples Taken In This Study Were 22 Swimming Instructors Who Had Taught Swimming For More Than 5 Years. The Results Show That Based On Recognition From Instructors, Ages 11-13 Years Are 40%, Followed By Ages 8-10 Years At 38%, Ages 5-7 Years 13%, Ages Under 4 Years 6% And Ages 14-16 Years 5%. Meanwhile, Girls Aged 11-13 Years Were 59%, Followed By 8-10 Year Olds With 23%, 13% Aged 5-7 Years, 6% Aged Under 4 Years And 4% Aged 14-16 Years. Meanwhile, In The Gender That Is Faster At Learning To Swim, Men Are 5% More Mature, There Is No Effect At 18%, Women Are 36% Faster, And Men Are 41% Faster.
Eksistensi Olahraga Masyarakat Lauh, Whalsen Duli Agus
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.15097

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui eksistensi olahraga masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat, metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif menggunakan bentuk pendekatan wawancara. Hasil penelitian Eksistensi Olahraga Masyarakat di Kalimantan Barat Keberadaan olahraga masyarakat pada 14 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Barat telah terasa dan dapat dibuktikan dengan berdirinya 9 dari 14 kab/kota organisasi KORMI sampai dengan tahun 2022. Olahraga masyarakat hadir sebagai wadah dari pada aktivitas olahraga dan budaya dimasyarakat sehingga budaya olahraga tradisional pada setiap daerah ataupun kabupaten bisa terus bertahan ditengah mdernisasi dan perkembangan zaman yang semakin pesat dan berkembang. Olahraga masyarakat yang sifatnya rekreasi juga perlu dukungan pemerintah dengan melaksanakan perlombaan-perlombaan yang terprogram di setiap kabupaten ataupun kota. Olahraga masyarakat berada dibawah naungan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang. Di kalimantan barat, olahraga masyarakat telah tumbuh dan berkembang dibawah pembinaan KORMI Kalimantan Barat hingga sampai saat ini masih tetap aktif dan menjadi salah satu segmen penunjang pembangunan olahraga Indonesia khususnya di Kalimantan barat.