Yulastri Arief
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecendrungan Turnover Perawat di Rumah Sakit Islam “Ibnu Sina” Yarsi Sumbar Bukittinggi Reny Prima Gusty; Yulastri Arief
Ners Jurnal Keperawatan Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.508 KB) | DOI: 10.25077/njk.7.2.156-160.2011

Abstract

Turnover yang tinggi merupakan masalah dalam pengelolaan sumber daya manusia di rumah sakit. Angka turnover perawat di Rumah Sakit Islam "Ibnu Sina" Yarsi Sumbar Bukittinggi tiap tahun cenderung naik, data tahun 2009 dan 2010 adalah 21,3% dan 24,3%. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kecendrungan turnover perawat di Rumah Sakit Islam "Ibnu Sina" Yarsi Sumbar Bukittinggi. Jenis penelitian ini deskriptik analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel berjumlah 75 orang. Pengambilan data mengunakan kuesioner. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 54,7% perawat memiliki kecendrungan turnover, terdapat hubungan  antara faktor eksternal yaitu ketersediaan lapangan kerja di institusi lain dengan kecendrungan turnover (p-value 0.039) dan tidak ada hubungan antara faktor internal organisasi (ukuran organisasi, kepemimpinan, kompensasi,  kepuasan kerja, pengembangan karir, bobot pekerjaan,  sentralisasi dan faktor individu karyawan ) dengan kecendrungan turnover. Untuk mengurangi turnover perawat diperlukan  perhatian pimpinan rumah sakit dalam  kajian ulang tentang program – program yang dapat mengurangi turnover perawat antara lain perbaikan  kepemimpinan dalam keperawatan, program pengembangan karir dan upaya dalam meningkatkan kepuasan kerja perawat.
Hubungan Faktor Individual, Sosial dan Pekerjaan dengan Kepuasan Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013 Yulastri Arief
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.818 KB) | DOI: 10.25077/njk.9.2.161-168.2013

Abstract

Ketidakpuasan karyawan dalam bekerja akan mengakibatkan suatu situasi yang tidak menguntungkan bagi organisasi maupun individual. Indikator ketidakpuasan kerja yang terlihat di IGD RS DR M Djamil adalah tingginya angka ketidakhadiran, meningkatnya angka kesakitan dan turn over serta masalah kedisiplinan kerja lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individual (minat dan sikap), faktor sosial (interaksi sesama perawat dan dengan atasan) dan faktor pekerjaan (kondidi kerja dan pengawasan) dengan kepuasan kerja perawat di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dimana populasi dan sampelnya adalah seluruh perawat pelaksana di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang yang berjumlah 45 orang. Untuk mengetahui hubungan antar variabel dilakukan uji chi square. Untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan dilakukan dengan uji regresi logistik.   Hasil uji statistik terdapat hubungan bermakna antara minat dengan kepuasan kerja (p=0,004), sikap dengan kepuasan kerja (p=0,003), interaksi karyawan dengan atasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), pengawasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), tidak terdapat hubungan bermakna antara interaksi sesama karyawan dengan kepuasan kerja (p=0,334), kondisi kerja dengan kepuasan kerja (p=0,727), sedangkan hasil uji regresi logistik didapatkan bahwa pengawasan adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan kerja (p=0,002). Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan oleh manajerial keperawatan untuk dapat lebih meningkatkan kepuasan kerja perawat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya pelayanan keperawatan di IGD.
Hubungan Faktor Individual, Sosial dan Pekerjaan dengan Kepuasan Kerja Perawat di Instalasi Gawat Darurat RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2013 Yulastri Arief
Ners Jurnal Keperawatan Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/njk.9.2.%p.2013

Abstract

Ketidakpuasan karyawan dalam bekerja akan mengakibatkan suatu situasi yang tidak menguntungkan bagi organisasi maupun individual. Indikator ketidakpuasan kerja yang terlihat di IGD RS DR M Djamil adalah tingginya angka ketidakhadiran, meningkatnya angka kesakitan dan turn over serta masalah kedisiplinan kerja lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor individual (minat dan sikap), faktor sosial (interaksi sesama perawat dan dengan atasan) dan faktor pekerjaan (kondidi kerja dan pengawasan) dengan kepuasan kerja perawat di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study dimana populasi dan sampelnya adalah seluruh perawat pelaksana di ruangan IGD RS DR M Djamil Padang yang berjumlah 45 orang. Untuk mengetahui hubungan antar variabel dilakukan uji chi square. Untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan dilakukan dengan uji regresi logistik.   Hasil uji statistik terdapat hubungan bermakna antara minat dengan kepuasan kerja (p=0,004), sikap dengan kepuasan kerja (p=0,003), interaksi karyawan dengan atasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), pengawasan dengan kepuasan kerja (p=0,000), tidak terdapat hubungan bermakna antara interaksi sesama karyawan dengan kepuasan kerja (p=0,334), kondisi kerja dengan kepuasan kerja (p=0,727), sedangkan hasil uji regresi logistik didapatkan bahwa pengawasan adalah variabel yang paling dominan berhubungan dengan kepuasan kerja (p=0,002). Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan oleh manajerial keperawatan untuk dapat lebih meningkatkan kepuasan kerja perawat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan khususnya pelayanan keperawatan di IGD.
Pengaruh Pelatihan Komunikasi Asertif pada Perawat Pelaksana yang Mengalami Konflik Interpersonal terhadap Kinerjanya dalam Memberikan Asuhan Keperawatan di Ruang Rawat Inap RSUD Solok Reny Prima Gusty; Yulastri Arief
Ners Jurnal Keperawatan Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.84 KB) | DOI: 10.25077/njk.8.2.147-153.2012

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan komunikasi apertif pada perawata pelaksana yang mengalami konflik interpersonal terhadap kinerjanya dalam melaksanakan asuhan keperawatan di IRNA RSUD Solok. Jenis penelitian ini adalah Quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest – posttest. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 24 orang. Konflik interpersonal diukur dengan kuesioner dan kinerja perawat dalam memberikan asuhan keperawatan diukur menggunakan lembaran observasi. Data diolah dengan menggunakan uji marginal homogenity. Hasil penelitian menunjukkan terdapat penurunan kejadian konflik interpersonal dan peningkatan kinerja pada responden dengan p =0,00 ( p < 0,05 ), ini menunjukkan terdapat pengaruh dari pelatihan komunikasi asertif terhadap kinerjanya dalam memberikan asuhan keperawatan diruangan rawat inap. Disarankan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan pelatihan komunkasi asertif kepada seluruh perawat sehingga perawat bisa menerapkan dilingkungan kerja sebagai salah satu upaya meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, untuk peneliti selanjutnya agar dapat melanjutkan penelitian ini dengan cara lain dalam mengelola konflik organisasi.