Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Rancang Bangun Automatic Liquid Filling Machine Berbasis IoT (Internet of Things) ahmad syarif; Harianto; Ira Puspasari
Journal of Technology and Informatics (JoTI) Vol. 2 No. 2 (2021): Vol.2 No.2 (2021)
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.357 KB) | DOI: 10.37802/joti.v3i1.178

Abstract

Perkembangan ilmu sains dan teknologi pada pengisi cairan secara otomatis kedalam botol memerlukan mekanik pada sistem untuk membuat sistem tersebut efisien dan berimbas baik pada dunia industri. Membutuhkan mesin dimana dapat melakukan monitoring dan keamanan data dari jauh. Untuk mengatasi masalah tersebut dengan membuat pengisian cairan kedalam botol secara otomatis menggunakan mikrokontroler sebagai sistem utama pada mesin. Membuat mesin dimana sensor dan aktuator untuk mengisi cairan kedalam botol. Untuk dapat membuat pengisian cairan kedalam botol otomatis dan berbasis pada IoT (Internet of Things) untuk monitoring dan keamanan data maka penulis membuat mesin pengisi dengan 100% tingkat keberhasilan dalam mengisi kedalam botol. Kecepatan untuk melakukan pengisian kedua botol 100ml selama 6,8 detik. Rata-rata selisih dari kedua botol 1.3 ml. Rata-rata produksi per menit 10 botol. Waktu untuk sekali proses produksi selama 12 detik. Menggunakan protokol MQTT untuk terkoneksi dengan IoT (Internet of Things) dengan persentase keberhasilan 100%. Waktu rata-rata kecepatan pengiriman data 2 detik. Keamanan data dengan menggunakan aplikasi MQTT Panel memiliki persentase keberhasilan sebesar 100%. Pengisi cairan kedalam botol secara otomatis dapat melakukan monitoring dimana kecepatan pengiriman data lebih cepat dibanding dengan kecepatan sistem produksi.
Implementasi Aplikasi Notifikasi Berbasis SMS Gateway Pada Unit Usaha Kecil dan Menengah Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur Teguh Sutanto; Norma Ningsih; Harianto
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Vol.2 No.1, October 2021
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/society.v2i1.168

Abstract

Unit Usaha Kecil dan Menengan (UKM) Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur adalah salah satu unit usaha koperasi yang melayani simpan dan pinjam anggota. Saat ini Unit UKM sudah menggunakan Aplikasi UKM untuk melaksanakan proses bisnis sehari-hari. Aplikasi UKM belum memiliki fungsi untuk menampilkan dashboard pinjaman dan notifikasi SMS kepada anggota yang memiliki pinjaman yang sudah jatuh tempo. Berdasarkan hal tersebut maka pengabdian masyarakat ini mengusulkan implementasi aplikasi notifikasi berbasis SMS Gateway yang dapat memberikan informasi pinjaman yang akan, sedang dan telah jatuh tempo serta mengirimkan pesan kepada anggota yang pinjamannya akan, sedang dan telah jatuh tempo. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membantu koperasi dalam menyelesaikan permasalahan terkait informasi jatuh tempo dan notifikasi pinjaman pada Unit UKM dengan cara pembuatan aplikasi notifikasi berbasis SMS Gateway. Aplikasi notifikasi ini terdiri dari program web sebagai frontend, service Gammu sebagai backend proses SMS dan seperangkat modem GSM.
Implementasi teknologi drone dan internet of things sebagai sarana untuk memantau polusi udara SO2 dan NO2 di area industri Ilham Ainul Bashir; Weny; Harianto; Heri Pratikno
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 6 No 1 (2025): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v6i1.1634

Abstract

Kegiatan industri menghasilkan pencemaran udara yang menjadi masalah untuk kesehatan manusia dan keberlangsungan lingkungan. Gas berbahaya seperti Sulfur Dioksida (SO₂) dan Nitrogen Dioksida (NO₂) memicu masalah pernapasan, menyebabkan iritasi, dan menurunkan kualitas udara. Masalah utama yang dihadapi dalam pengawasan kualitas udara adalah keterbatasan dari sistem tradisional dan memiliki jangkauan yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas udara yang dapat berubah sesuai kebutuhan dan memberikan informasi dengan menggabungkan teknologi drone dan Internet of Things (IoT). Data sensor dikirim langsung melalui jaringan MQTT dan terlihat di aplikasi ponsel. Metode yang diterapkan adalah rekayasa sistem yang berfokus pada eksperimen. Uji sensor memperlihatkan rata-rata kesalahan relatif sebesar 10,7% untuk MQ-135 dan 10,2% untuk MQ-136, dengan tingkat ketepatan yang cukup untuk pemantauan awal. Sistem IoT telah diuji sebanyak 30 kali dan menunjukkan persentase keberhasilan pengiriman data mencapai 100%. Dalam pengujian drone, alat ini dapat membawa beban seberat 400 gram sejauh 50 meter secara horizontal, tetapi tidak dapat terbang lebih jauh hingga 60 meter. Ketinggian tertinggi yang dapat dicapai drone tidak diuji secara vertikal terhadap mdpl, tetapi pengujian berlangsung di wilayah dataran rendah Kabupaten Sidoarjo yang memiliki ketinggian sekitar 3 hingga 5 mdpl, sehingga tinggi ini tidak menjadi kendala utama dalam penelitian ini. Waktu penerbangan drone hanya mencapai 5 menit, sehingga perlu ada perkembangan lebih lanjut untuk memperpanjang daya tahan energi dan memperluas jarak jangkauannya. Penelitian menunjukkan bahwa menggabungkan drone dengan IoT dapat menjadi pilihan lain untuk pemantauan udara di lokasi industri karena memiliki keunggulan dalam hal mobilitas, kecepatan, dan efisiensi biaya.
Perancangan dan implementasi sistem kontrol serta monitoring suhu dan kelembapan pada inkubator fermentasi tempe menggunakan metode PID Weny Indah Kusumawati; Wishnu Haryo Bhimantoro; Harianto; Pauladie Susanto
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 7 No 1 (2026): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v7i1.2387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem kontrol serta pemantauan suhu dan kelembapan pada inkubator fermentasi tempe berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan mikrokontroler ESP32 dan algoritma PID (Proportional Integral Derivative). Masalah utama dalam produksi tempe tradisional adalah durasi fermentasi yang tidak menentu akibat ketergantungan pada fluktuasi suhu lingkungan alami. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan sensor DHT22, modul AC dimmer untuk pengaturan daya lampu pijar secara halus, serta mist maker dan kipas DC untuk manajemen kelembapan otomatis. Selain itu, protokol MQTT diaplikasikan untuk memfasilitasi pengawasan kondisi internal secara real-time melalui aplikasi seluler tanpa memerlukan intervensi fisik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa parameter PID optimal (Kp=700, Ki=10, Kd=30) mampu mempertahankan stabilitas suhu pada set point 350C dengan steady-state error yang sangat rendah sebesar 0,2%. Analisis statistik terhadap lima batch eksperimen membuktikan bahwa penggunaan inkubator ini secara signifikan mampu mempercepat durasi fermentasi menjadi rata-rata 20,2 jam, atau 23,5% lebih cepat dibandingkan metode alami yang membutuhkan waktu 26,4 jam. Evaluasi kualitas fisik menunjukkan bahwa tempe yang dihasilkan memiliki kepadatan miselium yang lebih tebal, warna putih cerah yang seragam, serta tekstur yang lebih kokoh. Dengan demikian, integrasi kontrol presisi PID dan teknologi IoT tidak hanya meningkatkan efisiensi waktu produksi, tetapi juga menjamin konsistensi kualitas hasil fermentasi bagi industri rumah tangga. Penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan teknologi tepat guna bagi pengrajin tempe untuk menghadapi variasi kondisi lingkungan eksternal yang fluktuatif.
Integrasi monitoring energi listrik dan penjadwalan operasional air conditioner berbasis IoT menggunakan protokol MQTT Harianto; Pauladie Susanto; Ira Puspasari; Weny Indah Kusumawati
INFOTECH : Jurnal Informatika & Teknologi Vol 7 No 1 (2026): INFOTECH: Jurnal Informatika & Teknologi
Publisher : LPPMPK - Universitas Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/infotech.v7i1.2389

Abstract

Konsumsi energi listrik pada sistem pendingin udara (AC) sering kali tidak efisien akibat pengoperasian yang tidak terkontrol dan pengabaian jadwal okupansi ruang. Berbagai penelitian telah mengembangkan sistem kontrol AC berbasis Internet of Things (IoT), namun masih terdapat beberapa keterbatasan, diantaranya belum terintegrasinya fitur penjadwalan otomatis, dan monitoring energi secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan sistem pemantauan daya listrik dengan penjadwalan AC berbasis IoT menggunakan protokol MQTT. Metode penelitian mencakup perancangan perangkat keras berbasis ESP32, sensor suhu dan kelembapan, serta kendali relay yang terhubung ke dashboard pemantauan real-time dan basis data. Hasil evaluasi terhadap 10.476 data teknis menunjukkan bahwa penerapan sistem kontrol otomatis mampu menurunkan rata-rata konsumsi daya dari 577,75 W menjadi 471,49 W, setara dengan efisiensi daya sebesar 22,54%. Selain itu, terjadi penghematan konsumsi energi total dari 210,57 kWh menjadi 176,02 kWh, memberikan efisiensi energi sebesar 19,62%. Penurunan ini terjadi karena optimasi waktu operasional AC yang responsif terhadap kondisi lingkungan dan jadwal aktivitas pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi teknologi IoT dan protokol MQTT efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional AC serta menyediakan sistem pemantauan energi yang transparan dan terukur untuk mendukung manajemen energi yang lebih berkelanjutan.