Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Lecturer Response to Violations of Politeness in Student Speech Megan Asri Humaira; Zahra Fitrah Rajagukguk
Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Vol 2 No 3 (2020): Indonesian Journal of Social Research (IJSR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijsr.v2i3.68

Abstract

The sense of language is reflected in how one communicates. In students, the impression of speaking can be seen from how he communicates as well as communicating with lecturers. However, not a few students do not consider the procedure of communicating with lecturers so as to commit language violations. Whereas the application of impressions in this language should have been a good habit in every individual in communicating and interacting, it is no exception when communicating via WhatsApp chat. This research was conducted to describe how students use language in communicating with lecturers through chat on the WhatsApp messenger app. This research is qualitative research by applying descriptive methods—data obtained using a google form method to lecturers at universities in Indonesia through Whatsapp groups. The results showed that there was suitability of the language used by students towards lecturers and some who committed language violations. Some of the Maxim in the principle of language effect, according to Leech (2016), contained in this study are Maxim wisdom, Maxim appreciation, Maxim simplicity, and Maxim sympathy.
Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa pada Masa Pandemi Covid 19 Zahra Fitrah Rajagukguk
KARIMAH TAUHID Vol. 1 No. 6 (2022): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v1i6.7560

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia telah berpengaruh ke dunia pendidikan sehingga pemerintah Indonesia menetapkan peraturan pendidikan di sekolah melalui tatap muka berubah menjadi pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh. Tujuannya untuk mengurangi penularan Covid-19 di indonesia dimana hal ini membuat siswa dan guru melakukan pembelajaran daring jarak jauh yang banyak mengubah karakteristik siswa SD. Beberapa kendala yang dihadapi sebagian siswa SD antara lain belum mempunyai gawai untuk belajar, kendala sinyal atau akses internet terbatas, kurangnya bersosialisasi antar guru dan siswa, sehingga membuat para siswa menjadi bosan jenuh dalam menerima pembelajaran. Kondisi ini berpengaruh kepada karakteristik siswa sehingga membuat siswa kesulitan dalam menerima pembelajaran. Peran guru sangat penting untuk membentuk karakteristik siswa pada saat Pandemi Covid-19, guru harus kreatif membuat pelaksanaan pembelajaran daring lebih menarik dan menyenangkan. Guru juga harus menjadi figur yang baik dengan memberikan perhatian lebih agar membuat siswa nyaman dalam pembelajaran daring. Dalam penelitian ini kami menggunakan metode kualitatif, yakni dengan cara observasi ke sekolah dasar dan wawancara ke guru kelas. Metode ini lebih menekankan pada jumlah data yang dikumpulkan, sehingga kami mendapatkan informasi yang akurat dan rinci terkait topik yang sedang dikaji. Hasil penelitian menemukan banyak perubahan karakteristik siswa SD yang terjadi pada saat masa Pandemi Covid-19 yaitu siswa tidak fokus dalam menerima materi pembelajaran daring yang dilakukan guru kelas, terdapat siswa yang tidak mengikuti pembelajaran daring pada saat Zoom, terlambat mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru. Para guru harus ekstra lebih dalam menyikapi karakteristik siswa yang berbeda beda apalagi pada saat pandemi ini figur atau peran guru sangat diperlukan oleh siswa.
Kecerdasan Visual-Spasial pada Siswa Sekolah Dasar: Analisis Jurnal Tahun 2020-2023 Salsabila, Misrina; Sesrita, Afridha; Rajagukguk, Zahra Fitrah
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 6 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i6.13682

Abstract

Kecerdasan visual-spasial ialah kecerdasan dalam memahami, menangkap, mengingat, serta menuangkan kembali hasil berpikir pada imajinasinya dalam bentuk visual. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kecerdasan visual-spasial dikembangkan pada siswa Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan kajian kepustakaan melalui jurnal, artikel, buku, dan dokumen yang relevan terkait dengan bahasan pada penelitian. Pengumpulan data dengan mengumpulkan berbagai jurnal yang membahas kecerdasan visual-spasial lalu di analisis menggunakan teknik analisis. Maka dari itu, dapat disimpulkan pada penelitian ini bahwa setiap kecerdasan siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda dari yang lain, seperti pada kecerdasan visual-spasial. Bakat seni, kreativitas, serta ingatan dalam pengimajinasian yang tajam terkait dengan kecerdasan ini. Siswa dengan kecerdasan ini mampu berimajinasi serta menangkap suatu objek visual yang dilihat dan menuangkan kembali ide-ide tanpa meniru yang lain. Pada kecerdasan visual-spasial ini terdapat tiga aspek, yaitu spatial relation, spatial orientation, spatial vizualitation yang dapat membentuk suatu kecerdasan visual-spasial dengan optimal.
Pengembangan Media Pop- Up Book pada Materi Perubahan Wujud Zat Benda Kelas IV di Sekolah Dasar Syahrin, Naira; Rasmitadila; Rajagukguk, Zahra Fitrah
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14497

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang efektif dan interaktif adalah kunci untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa, terutama di sekolah dasar. Saat ini, media pembelajaran yang digunakan kurang bervariatif dan sulit dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Pop-Up Book pada materi perubahan wujud zat benda untuk siswa kelas IV di SD Negeri Cilember 01. Metode penelitian meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil menunjukkan bahwa Pop-Up Book meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan, dengan validasi dari para ahli dan respon siswa yang positif. Namun, penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan kelas. Kesimpulannya, Pop-Up Book merupakan alat pembelajaran efektif dan inovatif, serta dapat diadopsi lebih luas untuk meningkatkan hasil belajar di berbagai mata pelajaran dan tingkat pendidikan.
Characterization of Imagination Patterns in Students' Drawings Class 1 SDIT ALIF Mulyani; Helmanto, Fachri; Rajagukguk, Zahra Fitrah
LADU: Journal of Languages and Education Vol. 5 No. 1 (2025): January-February
Publisher : Mitra Palupi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56724/ladu.v5i1.287

Abstract

Background:  Learning art plays an important role in developing students' creative and imaginative abilities. Through art, students not only learn about techniques and aesthetics but also express their ideas, feelings, and imagination. Art education is realized in the form of visual arts, which can be enjoyed through the sense of sight. This enhances local cultural awareness, fosters appreciation for cultural values, and serves as a medium for creativity development and the generation of new ideas. Art also enables self-actualization and the cultivation of creativity. Imagination, often referred to as the ability to visualize, is the capacity to form new images or sensations that are not directly experienced through sight, hearing, or other senses. Among elementary school students, drawing is one of the most dominant dimensions of imagination. Through drawing, students engage in activities such as scribbling, sketching, and coloring objects, which results in meaningful visual representations. Purpose: This article aims to explore the characterization of imaginative themes that emerge in drawings created by students. Design and methods: The method used in this study is the Narrative Method with a qualitative descriptive approach. The Narrative Method, as applied here, follows Polkinghorne's model. Narrative research aims to explore and understand individual experiences through storytelling. Polkinghorne’s model provides an analytical framework consisting of three key components: theme, context (domain), and cognitive structure. Data collection techniques used in this study include interviews and documentation. This research focuses on identifying the characterization of imaginative themes that appear in the drawings of first-grade students at SDIT ALIF. Results: The findings indicate that the principle of proximality is implemented by grouping nearby objects into patterns. This reflects a perceptual tendency wherein humans perceive closely positioned objects as part of a larger group or relationship. The principle of continuity suggests that individuals tend to view lines and patterns as unified or continuous entities. In the context of imagination, this means that people often form mental images of ideas or concepts in a continuous manner. For example, when imagining an object or scene, individuals tend to fill in the missing or unclear parts in their minds to create a completer and more coherent picture. Based on the discussion, the characterization of imaginative patterns in the drawings of first-grade students involves the senses of sight, hearing, touch, and taste.
Visual words in notes English language SDN Layungsari 2 Bogor City Alya, Nurma; Helmanto, Fachri; Rajagukguk, Zahra Fitrah
LADU: Journal of Languages and Education Vol. 4 No. 6 (2024): November-December
Publisher : Mitra Palupi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56724/ladu.v4i6.289

Abstract

Background: Write is activity combine later letters​​​ formed become a word that has . Results obtained from activity write namely writing. In writing our writing need notice something rule about how method good writing​ ie with orthography. In English language, introduction or wording will​ become complicated because need ability To use compile something letters to become a piece of writing that can understood and comprehended by the reader. However in fact there is various type visual form of words on notes English language student school base layungsari 2 cities Bogor. Every student own character letter or the visual character of the writing is different, still Lots students who haven't use letter capital at the beginning of the text and still lots students who use letter capital in the middle of the word. As for the fallacy in writing form letters, there are a number of letter which similar with letter . Purpose: Research This is for knowing visual words in written English language student sdn layungsari 2 bogor city and expected can become reference learning about with visual words in writing Design and methods: Types of research This use qualitative with technique analysis fill in 60 student writings and use triangulation as data validity . Results: Yes visual diversity of words in notes language English Layungsari State Elementary School 2 cities Bogor. Happens often​ similarity in writing which letters can be changing the meaning of a word and of course can confusing and difficult reader as in the similar letter e letter c, letter a without hat (a) similar with letter o and letter letter a without hat (a) similar with letter q p the Because a number of factors, such as lack of trust self in writing every the letters are, lacking knowledge to something letter or the word will written as well as factor deliberate.
Pelatihan Penggunaan Perangkat Berbasis Internet dalam Pengumpulan Data Penelitian Masa Pandemi COVID-19 Zulfa, Lala Laila; Mujibah, Euis Mauna; Rajaguguk, Zahra Fitrah
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2020): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.24 KB) | DOI: 10.30997/ejpm.v1i2.2835

Abstract

Pemberlakuan Physical Distancing pada masa pandemi COVID-19 membuat keadaan menjadi terbatas. Seluruh sekolah dan perguruan tinggi dialihkan untuk belajar di rumah dan melaksanakan pembelajaran daring (dalam jaringan). Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kompetensi mahasiswa PGSD dalam strategi metodologi penelitian pada era digitalisasi. Pelaksanaan webinar berbentuk workshop via internet dengan aplikasi tatap muka Zoom. Hasil pengabdian masyarakat ini mengungkapkan penelitian merupakan insrument yang begitu penting dalam menyusun skripsi, era digitalisasi mendorong mahasiswa semester akhir melaksanakan penelitian secara digital.  Proses perencanaan dan persiapan harus dipersiapkan dengan sebaik mungkin.